150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar! Ratusan Rumah Terbakar, Dapur Umum Mulai Dibuka di Patmaraga Kotabaru Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu

Hari Ini, ‘Roda 4’ Dilarang Masuk Komplek Rahayu Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 15 Agustus 2019 - 09:31 WIB

Hari Ini, ‘Roda 4’ Dilarang Masuk Komplek Rahayu Banjarmasin

Jembatan Sungai Gardu yang akan dibangun.Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari ini Kamis (15/8/2019), kendaraan roda empat tidak lagi diperkenankan melalui jalan alternatif di Komplek Rahayu Banjarmasin.

Hal tersebut menyikapi rekayasa lalu lintas, pembangunan proyek Jembatan Sungai Gardu 1, yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

Larangan tersebut dikarenakan arus lintas padat penduduk itu diperkirakan akan tinggi, ditambah jalur yang sempit untuk dua mobil yang berpapasan.

Lantas ke mana jalur kendaraan roda 4 dialihkan?

Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Dishub Kalsel Rudy Harianto menerangkan, kendaraan roda 4 akan melalui Jalan Pematang Panjang atau Jalan Gubernur Syarkawie.

Kendati demikian, Dishub memberi sedikit kelonggaran kepada para pengguna jalan khusus. “Kepada BPK dan Ambulans yang hendak melintas ruas jalan ini bisa dalam kondisi darurat saja,” ujarnya.

Rudy menegaskan, warga yang bermukim di kawasan Kelurahan Sungai Lulut boleh menggunakan jalan alternatif. Sementara yang diinstruksikan itu untuk pengguna jalan dari Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar yang ingin melintas.

Dia meminta warga yang memiliki mobil agar memahami kondisi tersebut. Sebab, jika dipaksakan melintas di sana, pekerjaan tiga jembatan ini akan terhambat.

Selain itu, dia menyebutkan, kondisi jalan alternatif tak akan mampu mengimbangi kendaraan roda 4 yang melintas dengan jumlah banyak.

Secara umum, target pekerjaan pembangunan jembatan ini harus selesai akhir tahun mendatang.

Sementara untuk menghalau pengguna kendaraan roda 4 yang akan coba-coba memasuki jalan tersebut, pihaknya akan menempatkan petugas di lokasi pintu masuk dan ke luar.

“Masih ada jalur alternatif melalui Jalan Pematang Panjang Gambut. Masyarakat bisa lewat sana,” ujar Rudy.

Dishub bersama dengan Polda Kalsel meminta kontraktor harus memasang rambu dan pemberitahuan lain terkait adanya pembangunan jembatan di sini. Demikian, katanya agar pengguna jalan tahu dan tidak sampai memutar balik kendaraannya.

Jika tidak demikian, pihaknya mengkhawatirkan hal itu akan memicu kemacetan di jalur alternatif.

Baca Juga: Jembatan Sungai Gardu 1 Ditutup, Warga Inisiatif Alihkan Jalur

Baca Juga: Tahun Anggaran 2019, Pemko Bangun 20 Jembatan di Banjarmasin

Baca Juga: Dikerjakan 15 Agustus, Jembatan Gardu 1 Ditutup 2 Bulan

Baca Juga: Terhambat Lahan, Renovasi Jembatan Sungai Lulut Jalan di Tempat

Reporter : Bahaudin Qusairi
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ramalan BMKG, Hujan Lagi Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Manajemen Syamsuddin Noor Bantu Korban Kebakaran Cempaka
apahabar.com

Kalsel

6 Bulan Petugas Medis Covid-19 Kotabaru Tak Terima Insentif
apahabar.com

Kalsel

Berharap Dijauhkan Bencana, Warga Komplek Bumi Wahyu Gelar Tolak Bala
apahabar.com

Kalsel

Angkat Anak dari Kalangan Sayyid, Bukti Kecintaan Mardani H Maming ke Para Habaib
apahabar.com

Kalsel

Dilarang Kenakan Seragam PNS, Honorer Pertanyakan Kebijakan Pemkot Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Update Haul Guru Sekumpul ke-14; Dihadang Mendung dan Gerimis, Jemaah Terus Berdatangan
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pindah Tugas, Kajari Kotabaru Gelar Family Gathering Bersama Insan Pers
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com