Resmi, Hakim Vonis Pemilik Gudang Sabu di Banjarmasin Penjara Seumur Hidup! Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Periksa 16 Mahasiswa, Polisi Terbitkan SPDP untuk Korwil BEM Kalsel Dapat Lampu Hijau, SMA di Kalsel Belum Berani Buka Sekolah Netizen Gagal Paham Soal Bingkisan SHM-MAR, Bawaslu: Sarung Boleh

Hari Pertama Operasi Patuh di Batola, Mayoritas Pelanggar Tak Pakai Helm

- Apahabar.com Kamis, 29 Agustus 2019 - 21:33 WIB

Hari Pertama Operasi Patuh di Batola, Mayoritas Pelanggar Tak Pakai Helm

Operasi Patuh digelar Satlantas Polres Batola, Kamis (29/8). Foto-Istimewa.

apahabar.com, BANJARMASIN – Jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan Polda resmi menggelar Operasi Patuh Intan 2019, Kamis (29/8).

Kegiatan penertiban terhadap pengguna kendaraan bermotor ini serentak dilakukan secara nasional, tak terkecuali yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polres Barito Kuala.

Berdasarkan data yang diperoleh apahabar.com, terdapat puluhan pengendara motor yang melanggar terjaring razia. Razia sendiri dilakukan pada beberapa titik sebaran. Seperti di depan Mapolres Batola, Jalan Gusti M. Seman No.1, Ulu Benteng, Marabahan dan di Pos Simpang 4 Anjir.

“Alhamdulillah operasi kewilayahan Patuh Intan 2019 di hari pertama berlangsung lancar. Tercatat ada 46 kendaraan jenis motor kejaring dan langsung ditilang anggota,” kata Kasat Lantas Polres Barito Kuala AKP Didik Suhartanto saat dikonfirmasi reporter apahabar.com melalui gawainya, Kamis malam.

Sebanyak 46 pelanggar tersebut semuanya dilakukan oleh pengguna roda dua. Dengan rincian sebanyak 45 pengendara tidak mengenakan helm, melawan arus sebanyak 4 kasus dan 16 lainnya merupakan pengendara di bawah umur.

“Hari pertama operasi hari ini di dominasi pelanggar yang tidak menggunakan helm. Intinya, kalau memang terbukti melanggar, akan kami lakukan penilangan. Saya harap masyarakat, selain tertib berlalu lintas juga tetap tertib dalam berkendara,” terangnya.

Menurut dia, jumlah pengendara yang terkena tilang kemungkinan akan bertambah mengingat operasi patuh intan hari pertama masih terus dilakukan sampai 13 hari mendatang.

“Dengan operasi ini kami berharap, akan berdampak pada penurunan angka kecelakaan ataupun jatuhnya korban dibandingkan tahun sebelumnya,” pungkasnya.

Baca Juga: Nyaris ke Pemukiman Warga, Satgas Karhutla Masih Berjibaku Padamkan Api di Tambang Ulang

Baca Juga:  Kisruh Dana PPKMB, Ketua BEM ULM Dinonaktifkan

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hujan, Si Jago Merah Amuk Kuin Cerucuk Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Radio Sahabat Anak, Dukung Status Layak Anak Banjar
apahabar.com

Kalsel

Sah, Inilah 10 Pejabat Esellon II yang Dilantik Bupati Tabalong
apahabar.com

Kalsel

Beredar Kabar Hj Ananda Diganti, Ketua Harian Golkar Kalsel Buka Suara

Kalsel

Ditangkap! Suami yang Hendak Bakar Istri di Basirih Banjarmasin Sembunyi di Kolong Rumah
apahabar.com

Kalsel

Game Online Jadi Sumber Penghasilan di Tengah Pandemi Corona
apahabar.com

Kalsel

Pemilu 2019; Ribuan Napi di Lapas Teluk Dalam Tidak Bisa Mencoblos, Ini Penyebabnya
apahabar.com

Kalsel

Panitia Kurban Masjid Sultan Suriansyah Bergerak Salurkan Daging
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com