Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

HUT Kalsel Ke-69, Menteri Pariwisata RI Soroti Peran Generasi Muda

- Apahabar.com Rabu, 14 Agustus 2019 - 13:42 WIB

HUT Kalsel Ke-69, Menteri Pariwisata RI Soroti Peran Generasi Muda

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menghadiri HUT Kalsel ke-69 di Taman 0 Kilometer, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Banjarmasin, Rabu pagi. apahabar.com/Rizal

apahabar.com, BANJARMASIN – Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya tampak geram.

Generasi muda dinilai kurang aktif mempromosikan beragam destinasi wisata di Kalsel. Media digital sebagai ujung tombak promosi juga tak dimaksimalkan.

“Padahal destinasinya sudah menjual,” ucap Arief di Hari Jadi Kalsel ke-69 Tahun, Rabu (14/8) pagi.

Pegunungan Meratus tengah diusulkan sebagai United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Meratus, kata Arief, bisa jadi destinasi andalan Kalsel karena tak dimiliki provinsi lain.

Kemudian, ada juga Taman Hutan Raya (Tahura) Mandiangin yang tak kalah seksi dengan destinasi di Sydney, Australia.

“Kita dari Kementerian Pariwisata berencana ingin menjadikan Kalsel sebagai destinasi kelas dunia,” bebernya.

Menurutnya, ada beberapa strategi yang mesti diperhatikan dalam menjadikan Kalsel sebagai pariwisata kelas dunia.

Pertama, Kalsel harus memilih jenis pariwisata yang tepat. Artinya jangan memilih yang sudah dimiliki provinsi lainnya.

“Kalau sungai-kan, semua provinsi di Kalimantan sudah mempunyai sungai. Sehingga Pegunungan Meratus merupakan pilihan yang tepat. Tapi kita serahkan semuanya kepada Gubernur,” tegasnya.

Selain itu, akses yang representatif juga menjadi penentu majunya dunia pariwisata di Kalsel. Misalnya Airport berskala internasional. Agar terealisasinya direct wisata, tak lagi transit.

“Kalau tak direct [penerbangan langsung], maka jumlah wisatawan kurang,” bebernya.

Terakhir soal akomodasi. Konsep nomadic tourism sangat cocok diimplementasikan di Kalsel. Tak mungkin membangun hotel di daerah Tahura Mandiangin, tenda camping bisa jadi solusi.

“Namun, semuanya harus didukung dengan sumber daya manusia yang berkompeten. Harus ada program studi tentang kepariwisataan di Perguruan Tinggi (PT) yang berstandar internasional. Kemenpar berjanji akan membantu Prodi Pariwisata di Kalsel,” tandasnya.

Baca Juga: RTH Nol Kilometer Siap Digunakan Untuk HUT Kalsel ke-69

Baca Juga: Siap-Siap, Pemprov Bakal Gelar Pesta Rakyat HUT Kalsel Ke-69

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Berkaca Pilkada di 2019, Bawaslu Banjarmasin Tingkatkan Pengawasan 
apahabar.com

BNN Kota Banjarmasin

Lomba Takbiran Tradisional Meriahkan Malam Takbiran di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Alalak Hanguskan Mahar, Calon Pengantin Kebingungan
apahabar.com

Kalsel

Ada Sampah di Taman Edukasi, Misi Pendidikan yang Gagal
apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi Pemilu, KPU Kalsel Tangkal Hoaks Server KPU ‘Di-setting’
apahabar.com

Kalsel

Pasukan Hitam Bawaslu Turunkan Baliho Calon Bupati Kotabaru Tanpa Nomor Urut
apahabar.com

Kalsel

Duh, Siring Sungai Kemuning Ambrol Akibat Hujan Deras Guyur Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Hak Warga Binaan Lapas Tabalong Terpenuhi Dapatkan KTP-el
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com