Kandas di Piala Presiden, Barito Putera Langsung Fokus ke Liga 1 Persiba Balikpapan Gasak PSIM Yogyakarta 2-0 Tarif Air Bersih Naik, Dewan Kotabaru Minta Pelayanan PDAM Ikut Membaik Indomaret Izin Masuk Barabai Bukan Pepesan Kosong Gaji ke-13 Sudah Cair Rp 8 Triliun, ASN Banjarmasin Sabar Dulu…

Ibu Kota Pindah, Menteri Bambang: PDB Indonesia Bertambah

- Apahabar.com     Rabu, 21 Agustus 2019 - 15:03 WITA

Ibu Kota Pindah, Menteri Bambang: PDB Indonesia Bertambah

ILUSTRASI: Pemindahan Ibu Kota. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan diyakini akan meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) secara nasional hingga 0-1-0,2 persen, di mana saat ini GDP Indonesia ada pada 1,016 triliun dolar AS.

“Pembangunan ibu kota baru itu akan dimulai 2021,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro di Balikpapan, Selasa.

Sejak tahun tersebut, proyek pembangunan ibu kota mulai secara efektif meningkatkan PDB itu dan terus berlanjut. Apalagi ketika ibu kota baru itu selesai dibangun pada 2024.

Juga akan ada efek berganda untuk perekonomian bagi wilayah di sekitarnya, menurunkan kesenjangan antarkelompok pendapatan dan kesenjangan antarwilayah
.
“Sebab ada perdagangan antarwilayah, investasi, diversifikasi ekonomi, dan peningkatan output dari sektor jasa dan sektor-sektor nontradisional lainnya,” jelas Menteri Brodjonegoro.

Selain membawa dampak secara ekonomi, perpindahan ibu kota juga membawa dampak sosial.

Ibu kota yang baru ini akan dirancang memiliki simbol identitas bangsa, dibangun sebagai kota yang cerdas, hijau, cantik, dan berkelanjutan, selain modern dan memiliki standar internasional.

Kota cerdas atau smart city adalah kota yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup para penghuninya.

Teknologi itu digunakan untuk mendapatkan efektivitas dan efisiensi sehingga orang dapat menggunakan waktunya untuk hal lain dan membuatnya lebih produktif. Tata kelola pemerintahannya juga demikian yang mengedepankan efektivitas dan efisiensi.

“Ibu kota baru itu nanti jadi standar ideal pembangunan sebuah kota di Indonesia,” lanjut Menteri Brodjonegoro.

Kota-kota yang sudah ada sejak lampau dapat memperbaiki dan bersolek diri seperti ibu kota ini nantinya.

Di kota baru itu, misalnya, tidak ada lagi tiang listrik. Sebab listrik dikirim ke rumah dengan kabel bawah tanah. Transportasi kota adalah transportasi umum dan jumlah kendaraan dibatasi.

Sementara ini belum ditentukan akan ke mana di Kalimantan ibu kota negara dipindahkan. Tiga provinsi disebut-sebut memiliki peluang wilayahnya akan ketambahan proyek boyongan ibu kota itu.

Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur sudah menawarkan wilayah yang dianggap cocok sebagai kawasan ibu kota negara.

“Penajam Paser Utara (PPU) memiliki lahan yang pas itu,” kata Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud pada kesempatan terpisah.

apahabar.com

Bambang Brodjonegoro. Foto-nawacita.co

Baca Juga: Bicara Pemindahan Ibu Kota Negara, Garin Nugroho Tatap dari Sudut Kebudayaan

Baca Juga: Menteri Bambang ke Balikpapan, KA Kalimantan dan Ibu Kota Masuk Prioritas

Sumber: Antara
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

pontianak

Nasional

Disoroti Ifan Seventeen, Bos Vapor Pontianak Diduga Korban Sriwijaya Jatuh

Nasional

Cek Rekening, THR PNS Mulai Dicairkan Bertahap
HIPMI Jatim

Nasional

Usai Dilantik, HIPMI Jatim Diajak Perangi Kemiskinan Ekstrem
apahabar.com

Nasional

Brian May Queen Kirim Doa untuk Band Seventeen
Markas Intan Jaya

Nasional

Markas Intan Jaya Digerebek TNI-Polri, Satu Anggota KKB Tewas
apahabar.com

Nasional

7 Orang Kena OTT KPK Terkait Korupsi Distribusi Pupuk, Ada Direksi BUMN yang Dijerat
apahabar.com

Nasional

Buka PKN 2020, Jokowi Dukung Budayawan dan Seniman Tetap Berkreasi Saat Pandemi
apahabar.com

Nasional

DPR: Segera Ajukan RUU, Supaya Pemindahan Ibu Kota Tak Sekadar Wacana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com