Tak Sempat Telan Sabu, Warga Amuntai Keburu Diringkus Satresnarkoba HSU Pemerintah Tetapkan 1,3 Juta Formasi CPNS 2021 Pandemi Covid-19, Wakil Rakyat Banjarmasin Malah Minta Mobil Baru Gegara Bakar Sarang Tawon, Rumah di Balikpapan Baru Nyaris Ludes Patroli Gabungan di Tabalong, Petugas Sita Puluhan Elpiji 3 Kg!

Ini Uniknya Tradisi Sembelih Hewan Kurban di Masjid Al Jihad Banjarmasin

- Apahabar.com Minggu, 11 Agustus 2019 - 18:58 WIB
  • apahabar.com, BANJARMASIN – Momentum perayaan Iduladha selalu indentik dengan pemotongan hewan kurban, baik berupa sapi maupun kambing. Tak terkecuali pada Iduladha 1440 hijriah yang jatuh pada Minggu (11/08).

    Di Masjid Al Jihad, Kelurahan Cempaka, Kota Banjarmasin juga selalu melakukan proses penyembelihan hewan kurban setiap tahunnya. Uniknya, panitia pemotongan hewan kurban di Masjid Al Jihad memanfaatkan alat bantu untuk memudahkan dan mempercepat penyembelihan hewan kurban.

    Panitia sudah 5 tahun memakai alat bantu ketika menyembelih hewan kurban. Tapi, ada penyempurnaan alat untuk Iduladha 1438 Hijriah atau di 2017 lalu.

    Usai diatur ulang, alat itu sanggup merampungkan penyembelihan dalam waktu 5 menit untuk 1 ekor sapi.

    Pantauan apahabar.com di lokasi, dua alat pemotong mekanis sedang menjepit satu-persatu sapi yang ingin dipotong. Selain mempercepat proses pemotongan, mesin ini memberi keamanan bagi petugas penyembelih hewan kurban.

    Seorang Ketua Panitia Pelaksana kurban Masjid Al Jihad, Muddasir mengakui alat pemotongan hewan ini sangat membantu proses penyembelihan karena dinilai lebih praktis.

    Panitia hanya menggiring sapi agar masuk ke dalam alat yang terbuat dari besi dan berwarna kuning dan hijau itu. Cara kerja alat menggunakan sistem dinamo. Setelah tubuh sapi masuk ke alat, panitia cuma menekan beberapa tombol ketika hendak memotong bagian leher hewan.

    “Alat terbukti berguna untuk menempatkan posisi sapi yang akan disembelih setelah hewan kurban masuk ke alat itu,” terangnya.

    Kemudian, alat tersebut menjepit erat sapi yang sudah berada di dalam. Langkah selanjutnya, alat akan diputar sehingga membuat posisi sapi menjadi rebah.

    Kalimat Takbir pun mengiringi proses penyembelihan meknis ini. Darah yang tercecer dari proses penyembelihan telah ditampung di tempat yang tersedia di alat tersebut.

    Tahun ini, panitia kurban Masjid Al Jihad bagikan 11 ribu kupon daging kurban dari 92 sapi dan enam ekor kambing yang disembelih.

    Kupon didistribusikan untuk yang berkurban, sedangkan sisanya untuk warga di sekitar masjid dan untuk jemaah Masjid Al Jihad.

    Saat membagikan daging kurban, ia mengakui Masjid Al Jihad masih tidak sepenuhnya patut kepada himbauan Pemko Banjarmasin perihal pemakaian kantong plastik.

    Kondisi demikian sangat kesulitan, meski pemko telah memberikan ratusan bakul purun dan plastik ramah lingkungan.

    “Tahun depan kita pastikan pasti bisa membungkus daging kurban dengan bakul purun,” tegasnya.

    Baca Juga: Begini Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet

    Baca Juga: Presiden Jokowi Berikan Sapi Kurban Seberat 1 Ton ke Kalteng

    Reporter: Bahaudin Qusairi
    Editor: Aprianoor

    Editor: Redaksi - Apahabar.com

    Share :

    Baca Juga

    apahabar.com

    Kalsel

    Bawaslu HSS Temukan ASN Tak Netral dan APK Melanggar Aturan
    apahabar.com

    Kalsel

    Dapoer Wasaka, Rumah Makan Klasik dengan Beragam Menu ‘Bahari’
    apahabar.com

    Kalsel

    Janji Bertemu di Kuburan, Isyarat Kematian Korban Kecelakaan di Batola
    apahabar.com

    Kalsel

    Wali Kota Banjarmasin Minta Tunda Pengesahan Perda Minol
    Sambangi PMI, KNPI Banjarmasin: Corona Tak Menular Melalui Darah

    Kalsel

    Sambangi PMI, KNPI Banjarmasin: Corona Tak Menular Melalui Darah
    apahabar.com

    Kalsel

    Imbas Covid-19, Milenial Tapin Rayakan Hari Air via Medsos
    apahabar.com

    Kalsel

    Bupati Sumenep Kunjungi Mahasiswa Asal Kepulauan di Banjarmasin
    apahabar.com

    Kalsel

    Karhutla Kian Masif, Pemprov Kalsel ‘Bersikukuh’ Kualitas Udara di Banua Belum Tercemar
    error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com