apahabar.com
Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Bumi Kencana. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Menjelang momentum HUT RI ke-74 pada 17 Agustus mendatang, petugas Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Bumi Kencana disibukan dengan sejumlah persiapan.Persiapan yang dilakukan seperti pemasangan umbul-umbul, bendera, perbaikan bangunan, dan pemasangan listrik.

“Untuk di dalam makam dilakukan perbaikan bangunan-bangunan, misal yang terlihat kusam dicat lagi, nisan-nisan dan helm dicat lagi, pagar-pagar dicat dan tulisan di tembok abadi yang kurang jelas dijelasin lagi,” ujar petugas Makam Pahlawan, Nurmaniah kepada apahabar.com saat ditemui di TMPN Bumi Kencana, Selasa (13/8/2019).

Baca Juga: Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang Peserta Touring Kemerdekaan

Nurmaniah mengatakan, tiga hari sebelum 17 agustus, petugas standby untuk mempersiapkan lokasi.

“Membersihkan area dengan ngepel lantai, menyiapkan obor, dan pemasangan lampu sorot,” jelasnya.

Satu hari sebelumnya atau pada 16 Agustus, panitia penyelenggara seperti Kodam, Koramil dan Dinas Sosial telah tiba di lokasi untuk mempersiapkan acara puncak yaitu renungan suci yang dilaksanakan pada malam hari, tepat pukul 12 malam menuju 17 Agustus.

“Lampu mulai dinyalakan jam 5 sore sampai renungan suci jam 12 malam, itu acara puncak, lampu sorot dinyalakan lalu dipadamkan semua selama 5 menit, dan yang dibiarkan nyala hanya obor dan lilin,” terangNurmainah.

Saat pemadaman lampu selama 5 menit itu berlangsung, pembacaan tentang kepahlawanan dan janji-janji pahlawan dilakukan dengan diterangi cahaya obor serta lilin.

“Total ada 357 makam pahlawan yang tercatat di tembok abadi ya, tetapi ada beberapa pahlawan yang baru dimakamkan belum tertulis disitu, sehingga ada 357 lebih makam pahlawan disini,” ungkapnya.

Nurmainahmelanjukan, untuk 1 makam dihiasi cahaya 1 lilin dan 5 makam untuk 1 obor.Setiap makam ada perwakilan dari siswa.

Renungan suci ini bertujuan untuk mengingat detik-detik perjuangan pahlawan saat 17 Agustus 1945 yang banyak gugur, khususnya pahlawan asal Kalimantan Selatan dalam memperjuangkan kemerdekaan.

“Biasanya yang datang selain panitia penyelenggara dan dinas sosial, ada dari keluarga yang bersangkutan, veteran, siswa SD, SMP, SMA sampai pejabat daerah dan provinsi.”

Dapat dipastikan TMPN Bumi Kencana akan dipenuhi banyak manusia pada malam puncak acara.

“Satu sekolah dari SD-SMA biasanya mengirimkan 20 orang siswa belum lagi tamu undangan dan lainnya, makanya parkiran sampai penuh saat puncak acara.”

Untuk renungan suci, sambung Nurmaniah, ini akan dipimpin oleh Komandan Kodam atau yang telah ditentukan panitia.

“Biasanya gantian yang memimpin renungan sucinya, bisa dari komandan TNI Al, AU, dan AD.”

Sedangkan untuk kegiatan di 17 Agustusnya, hanya khusus ziarah kubur.

“Acara puncaknya malam itu saja, untuk 17 Agustusnya khusus berziarah, biasanya sampai antri dari pagi hingga menjelang magrib, kebanyakan dari kalangan mahasiswa dan pelajar,” pangkas Nurmaniah.

Sementara itu, bangunan makam, nisan, dan helm tengah dicat oleh petugas Makam Pahlawan sejak Senin (12/8) kemarin hingga hari ini.

“Sudah mulai ngecatnya dari kemarin, setelah ini mulai masang listriknya,” ujar seorang petugas bagian pengecatan, Hadi.

Baca Juga: Peserta Touring Kemerdekaan Masuki Etape Pertama

Reporter: NurulMufidah
Editor: Muhammad Bulkini