Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru

Jelang Idul Adha, Pasar Marabahan Minim Fluktuasi Harga

- Apahabar.com Rabu, 7 Agustus 2019 - 16:28 WIB

Jelang Idul Adha, Pasar Marabahan Minim Fluktuasi Harga

Dermaga Pasar Marabahan dilihat dari Sungai Barito. Meski jalur darat sudah banyak terbuka, aktivitas di dermaga ini masih ramai. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, MARABAHAN – Menjelang Idul Adha 1440 Hijriah, harga sejumlah bahan pokok di Pasar Marabahan tidak mengalami peningkatan.

Hanya sekitar lima komoditas yang mengalami kenaikan, sesuai pantauan Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopperindag) Barito Kuala.

Kelima komoditas tersebut adalah telur itik pantai, cabe rawit lokal, cabe rawit tiung, bawang prei, wortel dan kentang.

“Kecuali lima komoditas tersebut, tidak terjadi fluktuasi di Pasar Marabahan menjelang Idu Adha,” sahut Kabid Perdagangan Diskopperindag Batola, Surono, Rabu (7/8).

Harga kentang dan wortel tercatat naik sebesar Rp4.000, sehingga sekarang seharga Rp20 ribu per kilogram. Sedangkan telur itik pantai naik Rp100 menjadi Rp2.700 per biji.

Kemudian cabe rawit tiung yang sepekan sebelumnya seharga Rp70 ribu, naik menjadi Rp80 ribu per kilogram. Lantas cabe rawit lokal seharga Rp90 ribu dari sebelumnya Rp80 ribu per kilogram.

Di sisi lain harga beras, gula pasir, minyak goreng, daging ayam dan sapi, telur ayam kampung dan ras, bawang merah, serta ikan asin masih bertahan seperti sepekan sebelumnya.

Harga daging sapi masih bertahan dengan Rp115.000 per kilogram, daging ayam ras Rp35.000 per kilogram dan ayam kampung Rp80.000 per kilogram.

Beras karang dukuh, siam mutiara dan mayang dilepas seharga Rp12.000 per liter. Sedangkan beras unus dan siam 11 berharga Rp10.000 per liter.

Sementara telur ayam ras berukuran sedang dijual seharga Rp26.000 per kilogram, serta telur ayam kampung Rp3.000 per biji.

Kecuali ikan gabus yang turun hingga Rp50.000 per kilogram, harga ikan-ikanan cenderung bertahan. Penurunan harga ikan gabus disebabkan pengurasan kolam sepanjang musim kemarau.

Baca Juga: Alasan Paman Birin Batal Tampil di Mata Najwa

Baca Juga: Kembali Memanas, Puar Junaidi Adukan Ijazah H Rusli ke LLDIKTI!

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rooswandi Salem Dinilai Pantas Pimpin Tanah Bumbu
apahabar.com

Kalsel

Pemkot Tetap Revitalisasi Pasar Sudimampir Baru Meski Ditolak Pedagang
apahabar.com

Kalsel

Izin Tempat Minuman Beralkohol Dipersempit
apahabar.com

Kalsel

Jasad Pria Tua Gemparkan Warga Landasan Ulin Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Dulu Bugar, ‘Kai Api’ Kini Ringkih di RS Ansari Saleh
apahabar.com

Kalsel

Peduli Warga Terdampak Covid-19, Pertamina Kotabaru Bagikan Ratusan Paket Sembako
apahabar.com

Kalsel

Mulawarman Peduli, Impian Kursi Roda Uswatun Hasanah Terkabul
apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19, Pengunjung Kafe di Marabahan Dianjurkan Pulang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com