Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri Hasil Liga Champions, Tanpa Ronaldo Juventus Ditekuk Barcelona, Messi Cetak Gol, Skor Akhir 2-0

Jemaah Salat Id di Masjid Jami Membeludak hingga Jalan Raya

- Apahabar.com Minggu, 11 Agustus 2019 - 08:15 WIB

Jemaah Salat Id di Masjid Jami Membeludak hingga Jalan Raya

Suasana salat id di Masjid Jami Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahiilhamd. Kumandang takbir menggema serentak pagi ini di seluruh penjuru negeri. Lepas subuh, umat muslim beramai-ramai berangkat menuju Masjid terdekat untuk melaksanakan salat Idul Adha 1440 H.

Seperti halnya Masjid Jami Banjarmasin, salah satu area Masjid terbesar di Kalimantan Selatan yang memuat ribuan jemaah.

Luasnya area Masjid Jami ternyata tak bisa membendung banyaknya jemaah yang datang. Sehingga shaf jemaah shalat Id tersebut meluber ke jalan raya.

Salat ID dimulai pukul 07.15. Masjid Jami terasa lebih istimewa lantaran dua ulama besar Kalsel yang memimpin peribadatan tahunan itu, yaitu KH Ahmad Zuhdianoor yang menjadi imam, sedang yang menjadi khatib adalah KH Husin Nafarin Lc, MA.

KH Husin Nafarin menyampaikan khutbah bertemakan Keluarga Sakinah. Dalam QS 30/21, keluarga sakinah sebagai tanda kekuasaan Tuhan adalah dambaan umat Islam.

“Artinya dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri. Supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih sayang,” ucapnya.

Dalam Al Quran sebutnya, kisah Nabi Ibrahim AS adalah lembaran iktibar dalam membentuk keluarga sakinah yang dipaparkan Allah SWT. Nabi Ibrahim ujarnya, tidak bosan berdoa meminta keturunan untuk meneruskan perjuangan menegakkan agama Allah.

“Istrinya Sarah pun menyarankan agar Ibrahim mengawini Hajar, putri Mesir yang dihadiahkan Raja kepadanya,” lanjutnya.

Selanjutnya Husin Nafarin juga menyampaikan bagaimana upaya membentuk anak agar taat kepada Allah SWT.

“Tataplah wajah anak anda, dua bola matanya, dua bibir dan lidahnya memancarkan sejumlah permohonan. Cintailah mereka sepenuh hati,” pesannya.

Kemerosotan moral yang terjadi pada anak-anak ujarnya, bersumber dari perilaku orang tuanya.

“Kita akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat,” tutupnya

Momen besar keagaaman seperti Idul Adha memang membawa keberkahan. Tidak hanya umat muslim yang melaksanakan saat Id, namun sejumlah pedagang musiman juga menggunakan kesempatan ini untuk meraup keuntungan.

Pantauan apahabar.com, di sekitar area Masjid Jami menyebar para pedagang seperti penjual alas salat, koran, kipas tangan, tisu, balon, hingga pedagang makanan dan minuman gerobak. Rata-rata harga jualan mereka berkisar antara 5 sampai 10 ribu rupiah.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Salat Jumat Ditiadakan, Masjid di Martapura Ini Masih Menggelar ‘Diam-diam’
apahabar.com

Habar

Jadi Korban Penusukan di Bandar Lampung, Siapa Sebenarnya Sosok Syekh Ali Jaber?
apahabar.com

Habar

Jelang Haul ke 15 Guru Sekumpul, Petugas dan Relawan Terus Berjibaku Bersihkan Drainase
apahabar.com

Habar

Darurat Covid-19 Kalsel dan Seruan Baca Ratibul Haddad, Simak Keutamaannya
apahabar.com

Habar

Mulai Besok, Siapa yang Ingin Berkurban Tidak Boleh Memotong Rambut dan Kuku
apahabar.com

Habar

Ada 22 Replika Masjid Dunia di Taman Tamadun Islam
apahabar.com

Habar

Posko Induk Luncurkan Logo Haul Abah Guru Sekumpul ke-14
apahabar.com

Habar

Jelang Haul Sekumpul, Relawan Kebersihan Masih Kurang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com