Enam Tewas, Pencarian Korban di Tambang Emas Kotabaru Disetop Pasca-Penyerangan, Polsek Daha Selatan Siaga Satu  Kecanduan Parah, Oknum Petugas SAR Banjarmasin Lama Ditarget Dear Pekerja Informal Banjarmasin, Silakan Klaim Santunan Update Penyerangan Polsek Daha Selatan, Korban Selamat Diganjar Penghargaan




Home Habar

Minggu, 11 Agustus 2019 - 08:15 WIB

Jemaah Salat Id di Masjid Jami Membeludak hingga Jalan Raya

Aam - Apahabar.com

Suasana salat id di Masjid Jami Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

Suasana salat id di Masjid Jami Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, walillahiilhamd. Kumandang takbir menggema serentak pagi ini di seluruh penjuru negeri. Lepas subuh, umat muslim beramai-ramai berangkat menuju Masjid terdekat untuk melaksanakan salat Idul Adha 1440 H.

Seperti halnya Masjid Jami Banjarmasin, salah satu area Masjid terbesar di Kalimantan Selatan yang memuat ribuan jemaah.

Luasnya area Masjid Jami ternyata tak bisa membendung banyaknya jemaah yang datang. Sehingga shaf jemaah shalat Id tersebut meluber ke jalan raya.

Salat ID dimulai pukul 07.15. Masjid Jami terasa lebih istimewa lantaran dua ulama besar Kalsel yang memimpin peribadatan tahunan itu, yaitu KH Ahmad Zuhdianoor yang menjadi imam, sedang yang menjadi khatib adalah KH Husin Nafarin Lc, MA.

Baca juga :  Viral Video Guru Zuhdi Minta Maaf, Habib Zakaria Buka Suara

KH Husin Nafarin menyampaikan khutbah bertemakan Keluarga Sakinah. Dalam QS 30/21, keluarga sakinah sebagai tanda kekuasaan Tuhan adalah dambaan umat Islam.

“Artinya dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya, Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri. Supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih sayang,” ucapnya.

Dalam Al Quran sebutnya, kisah Nabi Ibrahim AS adalah lembaran iktibar dalam membentuk keluarga sakinah yang dipaparkan Allah SWT. Nabi Ibrahim ujarnya, tidak bosan berdoa meminta keturunan untuk meneruskan perjuangan menegakkan agama Allah.

“Istrinya Sarah pun menyarankan agar Ibrahim mengawini Hajar, putri Mesir yang dihadiahkan Raja kepadanya,” lanjutnya.

Selanjutnya Husin Nafarin juga menyampaikan bagaimana upaya membentuk anak agar taat kepada Allah SWT.

Baca juga :  Diancam 5 Tahun, Pele Pasrah

“Tataplah wajah anak anda, dua bola matanya, dua bibir dan lidahnya memancarkan sejumlah permohonan. Cintailah mereka sepenuh hati,” pesannya.

Kemerosotan moral yang terjadi pada anak-anak ujarnya, bersumber dari perilaku orang tuanya.

“Kita akan dimintai pertanggung jawaban di akhirat,” tutupnya

Momen besar keagaaman seperti Idul Adha memang membawa keberkahan. Tidak hanya umat muslim yang melaksanakan saat Id, namun sejumlah pedagang musiman juga menggunakan kesempatan ini untuk meraup keuntungan.

Pantauan apahabar.com, di sekitar area Masjid Jami menyebar para pedagang seperti penjual alas salat, koran, kipas tangan, tisu, balon, hingga pedagang makanan dan minuman gerobak. Rata-rata harga jualan mereka berkisar antara 5 sampai 10 ribu rupiah.

Reporter: Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

Salat di Masjid Raya Sumbar, Turis China: Beban Sirna

Habar

Salat di Masjid Raya Sumbar, Turis China: Beban Sirna
apahabar.com

Habar

Masjidil Haram Dibersihkan 6 kali Sehari, 3.500 Pekerja Dilibatkan
apahabar.com

Habar

Musala yang Selamat dari Amuk Api di Pulau Sebuku Kotabaru Kini Berwajah Cantik
apahabar.com

Habar

Ini Sosok di Balik Lezatnya Bubur Sabilal
apahabar.com

Habar

Demi Kenyamanan Bersama, Berikut Himbauan Panitia Haul ke 14 Abah Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

Begini Cara Menentukan Arah Kiblat
apahabar.com

Habar

Bincang Tentang Gus Dur dan Abah Guru, Ulama Masa Kini yang Makamnya Ramai Diziarahi
apahabar.com

Habar

Martapura Sambut Haul Abah Guru ke-14, Aula Kantor Camat pun Siap Tampung Jemaah