3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

JNE Dorong UMKM Kalsel Tembus Pasar Internasional

- Apahabar.com Kamis, 22 Agustus 2019 - 20:30 WIB

JNE Dorong UMKM Kalsel Tembus Pasar Internasional

Dialog Kopi Writing, JNE, Kamis (22/08) sore. Foto – apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Jasa ekspedisi JNE mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk menembus pasar Internasional.

Pimpinan cabang JNE Banjarmasin Depi Hariyanto mengatakan pertumbuhan UMKM di Kota Banjarmasin cukup tinggi. Hal tersebut turut berpengaruh pada perkembangan dan rantai pasok logistik di Banjarmasin.

“Pertumbuhan UMKM ini sebagian besar merupakan usaha kuliner. Salah satunya Produk Sambal Acan Raja Banjar yang sudah pernah di pesan hingga Sydney, Australia ,” kata Depi dalam dialog Kopi Writing, JNE, Kamis (22/08) sore.

Dia menjelaskan, sementara ini ada 300 UKM yang tercatat menjadi member JNE Loyalty Card (JLC) di Banjarmasin.

Secara keseluruhan Depi menyebut, produk UMKM menguasi 15% pengiriman barang dari Kalsel ke daerah lain.

Dalam acara JNE Kopiwriting dengan tema ‘UMKM lokal di Pasar Digital’ Depi juga mengharapkan kualitas Produk UMKM bisa terus meningkat, upaya itu bertujuan tingkatkan daya saing lokal di pasar di gital.

Hal tersebut menurutnya sangat serirama dengan gejolak ekonomi di era industri 4.0 yang memberikan kemudahan pagi para produsen dan konsumen.

“Kalau meminjam data Dinas Koperasi dan UKM Kota Banjarmsin. Kota paling selatan di pulau Kalimantan memiliki 2.072 UKM yang di dominasi kuliner,” sambungnya.

Secara rinci Depi menyebut Produk UKM lokal yang paling banyak di kirim adalah olahan makanan dan kerajinan tangan.

Baca Juga: Izin Impor Garam 2,7 Juta Ton Diterbitkan

Baca Juga: Harga Cabe Masih Sepedas Rasanya

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Game Mencekam Khas Indonesia Rilis di Steam
apahabar.com

Ekbis

Cuaca Ekstrem Berpotensi Picu Inflasi di Kawasan Timur Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Jakarta Catat Investasi Tertinggi Nasional di Masa Pandemi
apahabar.com

Ekbis

Warga di Banjarmasin Utara Keluhkan Isi Tabung Elpiji
apahabar.com

Ekbis

Bank Indonesia Edukasi Puluhan Jurnalis Ekonomi Se-Kalsel
apahabar.com

Ekbis

Corona Menggila, Rupiah Malah Menguat
apahabar.com

Ekbis

Perlahan, Rupiah Mulai Menguat
apahabar.com

Ekbis

Jokowi Sebut IA-CEPA Bakal Tingkatkan Keterbukaan Perdagangan dan Investasi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com