Rodney Goncalves: Pemain Barito Putera Harus Punya Rasa Marah dan Lapar Viral Keributan Suporter Futsal Antar Pelajar di Banjarbaru, Polisi Turun Tangan Hasil MotoGP Jepang: Quartararo Melempem, Bagnaia Crash, Selisih Poin Semakin Menjauh Soal Konversi Kompor Gas ke Listrik, Begini Penjelasan ESDM Kalsel Kronologis Bocah 12 Tahun Ditemukan Meninggal Terseret Banjir Halong Balangan

Jokowi Minta Pemadaman Listrik Tidak Terulang Lagi

- Apahabar.com     Senin, 5 Agustus 2019 - 09:57 WITA

Jokowi Minta Pemadaman Listrik Tidak Terulang Lagi

Presiden saat kunjungi Kantor PLN Pusat di Jakarta pada Senin (05/08). Foto - Antara/Bayu Prasetyo

apahabar.com, JAKARTA – Presiden Joko Widodo meminta PT PLN (Persero) untuk segera membenahi gangguan aliran listrik dan memiliki kalkulasi yang benar agar pemadaman listrik tidak terulang lagi dan tidak merugikan masyarakat.

“Saya minta tidak terulang lagi, itu saja. Cukup sekian,” kata Presiden setelah menerima penjelasan dari Plt Dirut PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani di Kantor Pusat PLN, Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (05/08).

Presiden mendatangi kantor pusat PT PLN (Persero) untuk mengetahui langsung penyebab padamnya listrik di sebagian Jawa Minggu (4/8).

Presiden Jokowi pada awal pertemuan dengan Direksi PLN menyampaikan bahwa peristiwa pemadaman di Jawa ini pernah terjadi pada tahun 2007 dan peristiwa itu semestinya menjadi pelajaran berharga agar tidak terjadi lagi. Namun, saat ini terjadi sejak Minggu (04/08) siang.

Presiden mempertanyakan dalam sebuah manejemen besar PLN mestinya ada tata kelola risiko-risiko yang dihadapi dengan manajemen besar.

Dalam pemberitaan sebelumnya, PT Perusahaan Listrik Negara (persero) memohon maaf kepada masyarakat atas padamnya aliran listrik di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) yang terjadi Minggu mulai pukul 11.48 WIB

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan,” kata Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (4/8).

Made menjelaskan penyebab padamnya listrik di wilayah Jabodetabek dikarenakan adanya gangguan Gas Turbin 1 sampai dengan 6 Suralaya yang mengalami trip, sementara Gas Turbin 7 saat ini dalam posisi mati (Off). Selain itu Pembangkit Listrik Tenaga Gas Turbin Cilegon juga mengalami gangguan atau trip.

Sedangkan di Jawa Barat juga terjadi gangguan pada Transmisi SUTET 500 kV yang mengakibatkan padamnya sejumlah area diantaranya Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

Saat ini PLN sedang berupaya semaksimal mungkin memperbaiki sistemnya agar listrik di wilayah tersebut kembali normal.

“Kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,” kata Made.

Baca Juga: Usai Listrik Padam Massal, Jokowi Datangi Kantor Pusat PLN

Baca Juga: Pengamat Sarankan PLN Kembangkan Alternatif Sistem Jaringan

Baca Juga: Jawa-Banten-DKI Padam Listrik 7 Jam, Ini Penjelasan Plt Dirut PLN

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Soal ‘Puan: Jika Negara Ingin Maju Dan Berkembang, Pendidikan Agama Islam Harus Di Hapus!!’ Tidak Benar

Nasional

Pemerintah Kaji Tunjangan untuk Korban PHK
apahabar.com

Nasional

Geger Temuan King Kobra Keluar dari Dalam Kulkas, Intip Videonya
Vaksin COVID-19

Nasional

Indonesia Capai 100 Juta Dosis Vaksin COVID-19 per 31 Agustus
vaksinasi

Nasional

Dua Warga Karawang Terpapar Mutasi Corona B117, Begini Kronologinya
apahabar.com

Nasional

Mardani H. Maming: Pengusaha Muda Harus Jadi Pemain Utama di Indonesia
apahabar.com

Nasional

Tingginya Korban Penyelenggara Pemilu, Usulan E-Voting Mengemuka
apahabar.com

Nasional

Dicopot Karena Istri, Jabatan Kolonel Hendi Resmi Digantikan Kolonel Alamsyah Sebagai Dandim Kendari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com