Digeledah KPK, Rumah Bupati HSU Abdul Wahid Jadi Tontonan Warga BREAKING! KPK Geledah Rumah Bupati HSU, Spanduk Panjang Membentang Rumahnya Digeledah KPK, Bupati HSU Abdul Wahid Menghilang Jumlah Kesembuhan Covid-19 di Tanbu Capai 5.593 Pasien KPK Obok-Obok Rumah Bupati HSU, Kapolres Angkat Suara

Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang Peserta Touring Kemerdekaan

- Apahabar.com     Selasa, 13 Agustus 2019 - 09:22 WITA

Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang Peserta Touring Kemerdekaan

Kabut asap menghalangi jarak pandang peserta Touring Kemerdekaan Jelajah Negeri Serumpun menuju etape kedua, Pontianak, Kalbar. Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, SAMPIT – Gangguan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), membuat jarak pandang peserta Touring Kemerdekaan Jelajah Negeri Serumpun 2019 semakin pendek.

Jarak sepanjang 840 kilometer di etape kedua yang harus ditempuh selama 20 jam pun sedikit mengalami hambatan, karena pengemudi mengurangi kecepatan untuk bisa aman mengemudikan mobil di tengah kabut asap yang menyelimuti sepanjang perjalanan dari Palangkaraya menuju etape kedua Kota Pontianak untuk selanjutnya menuju Negara Brunei Darussalam.

Berdasarkan pantauan reporter apahabar.com, jarak pandang sebab asap begitu pendek hanya berkisar lima sampai tiga meter, membuat para pengemudi harus waspada terhadap pengemudi di depan.

“Parah, apalagi jalan baru diaspal belum ada marka jalannya. Saya saja harus cari-cari jalan dulu biar bisa lihat jalan di depan,” tutur Calung member BMW CCI Jakarta Chapter yang ikut dalam touring kali ini.

Calung merasa kabut asap sudah menghambat perjalanan yang sudah dijadwalkan.

“Kalau normal mungkin bisa top speed dan mengejar waktu, sekarang dengan asap tebal seperti ini otomatis kita harus berhati-hati dan memperlambat laju mobil,” ujarnya.

Baca Juga: Kabut Asap Mulai Selimuti Tanah Bumbu

Baca Juga: Peserta Touring Kemerdekaan Masuki Etape Pertama

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Lebanon Legalisasi Tanaman Ganja untuk Kebutuhan Medis
apahabar.com

Gaya

Mengapa Food Court Selalu Menempati Lantai Paling Atas Mal?
apahabar.com

Gaya

Saat Buka Puasa, Teh Hangat atau Air Putih Dulu?
apahabar.com

Gaya

Touring Malam Hari, GCI Chapter Banjarbaru Tempuh Ratusan Kilometer
apahabar.com

Gaya

Kewafatan NH Dini Ramai Diberitakan, Kenapa Dia Begitu Dikenal?
apahabar.com

Gaya

Serie Terbaru Toyota Hilux dan Corolla Mejeng di Wira Toyota Banjarmasin, Bikin Ngiler
apahabar.com

Gaya

Radja Pempek, Menyicipi Lezatnya Pempek Asli Palembang di Batulicin
apahabar.com

Gaya

Belum Dapat Izin, Kopdargab IMO Kalseltengbar Ditunda
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com