MPP Banjarbaru Bawa Angin Segar, Investasi Lampaui Target hingga 124 Persen Peredaran Rokok Ilegal Tinggi, KAKI Kalsel Geruduk Kantor Ditjen Bea Cukai Status Siaga Banjir di Balangan Berlaku hingga 12 Desember Waspada Banjir Rob, BPBD Tanah Bumbu Ingatkan Warga Pesisir Laut Puncak Harjad ke-56 Tabalong, Momentum Melanjutkan Estafet Pembangunan Lebih Maju

Kalteng Kurang Siap Tanggulangi Karhutla

- Apahabar.com     Sabtu, 24 Agustus 2019 - 05:30 WITA

Kalteng Kurang Siap Tanggulangi Karhutla

Karhutla. Foto-m.beritahukum.com

apahabar.com, PALANGKA RAYA –  Terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kritikan tertuju pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Dikatakan anggota Fraksi Nasdem DPRD Kalimantan Tengah, Lodewik CH Iban, terlihat dari tidak tersedianya bantuan intensif dan konsumsi bagi para petugas pemadam di lapangan yang sedang berupaya memadamkan lahan terbakar.

Alat sumur bor yang sudah banyak terpasang selama ini pun terlihat tidak terpelihara. Akibatnya pada saat digunakan tidak mampu maksimal bekerja dan penanganan kebakaran lahan gambut pun kurang memperhatikan aspek karakteristik.

“Akibat tidak memperhatikan aspek karakteristik gambut tersebut, membuat kabut asap semakin parah dan pekat,” kata Lodewik.

Selain itu, bantuan masker gratis dari pemerintah dan bantuan pembiayaan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak asap pun masih kurang. Bahkan imbauan kepada sekolah-sekolah untuk mempertimbangkan meliburkan para siswa kurang diperhatikan pemerintah.

Melihat berbagai kondisi itu, Fraksi Partai Nasdem pun meminta Pemprov Kalteng memberikan penjelasan terkait apa saja yang telah dilakukan dalam menanggulangi karhutla pada tahun ini.

“Penjelasan tersebut sangat penting agar DPRD dan seluruh elemen masyarakat mengetahui apa saja yang telah dilakukan pemprov serta sejauh mana hasilnya bagi penanggulangan karhutla,” kata Lodewik.

Fraksi Partai Nasdem DPRD Kalimantan Tengah meminta pemerintah provinsi melakukan upaya nyata, terencana dan terukur serta berkesinambungan dalam mengendalikan kebakaran hutan dan lahan yang sering terjadi di wilayah ini.

Untuk merealisasikan semua itu dapat dimulai dengan membuat program dan kegiatan yang bersifat pencegahan dan pengendalian serta penanganan,

Karhutla sudah terjadi beberapa kali di Kalteng dan dampaknya membuat polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan serta mengganggu penerbangan.

“Hal seperti ini harus disikapi secara serius,” katanya.

Baca Juga: Pedagang Acuhkan Batas Waktu Berjualan di Pasar Pondopo   

Baca Juga: Pemprov Kalteng Diminta Segera Terbitkan Larangan Jual Bajakah

Baca Juga: Danrem: Pemesan Bajakah dari Luar Kalteng Ada yang Capai 1 Ton

Sumber: Antara
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

SMPN 1 Basarang

Kalteng

Intip Persiapan SMPN 1 Basarang Kapuas Hadapi Lomba Adiwiyata Nasional
apahabar.com

Kalteng

Dinas Sosial Kalteng Tegaskan Tak Pernah Telantarkan Lansia
apahabar.com

Kalteng

Magang di Diskominfo Kapuas, Dua Mahasiswa ITN Malang Buat Alat Cuci Tangan Otomatis
Babinsa

Kalteng

Babinsa Pulau Petak Kapuas Berkeliling Edukasi Warga Tentang Vaksin
apahabar.com

Kalteng

Kalteng Miliki 7 Alat Tes Swab PCR, 2 dari Presiden

Kalteng

Ratusan Pelajar di Kapuas Telah Divaksinasi Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Lagi, PMI Kapuas Gelar Donor Darah
Bukit Rawi Kalteng

Kalteng

Banjir Gelombang Kedua di Bukit Rawi Kalteng, Lalu Lintas & Proyek Jembatan Terganggu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com