Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup! ANEH, 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Jalan Terus Walau Tanpa IMB Seruan Tokoh Tanah Bumbu: Pendukung SHM-MAR Jangan Ikut Sebar Hoaks dan Fitnah Pembelajaran Tatap Muka SMP di Banjarmasin Siap Dibuka, Catat Bulannya VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat

Kaltim Jadi Ibu Kota, Tabalong dan Kotabaru Disapkan Jadi Pusat Industri

- Apahabar.com Sabtu, 31 Agustus 2019 - 13:43 WIB

Kaltim Jadi Ibu Kota, Tabalong dan Kotabaru Disapkan Jadi Pusat Industri

Kabupaten Tabalong. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) memberi atensi lebih atas perpindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Penajam Paser Utara jadi dua kabupaten yang ditunjuk Presiden Jokowi sebagai pengganti jakarta.

Terhadap ide itu, Pemerintah Provinsi Kalsel meminta pemerintah daerah Kotabaru, dan Tabalong, kabupaten yang berbatasan langsung dengan Penajam Paser Utara berbenah.

“Perpindahan Ibu kota negara ke Kaltim akan menjadi salah satu isu yang masuk ke dalam RPJMD [Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah] Kalsel 2021-2026 nanti,” ucap Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel, Nurul Fajar Desira kepada apahabar.com, Sabtu (31/8) pagi.

Namun, Fajar masih akan melihat arah dan potensi yang dapat dikembangkan di dua daerah tadi. Untuk diketahui Tabalong hanya berjarak sekira 217 Kilometer saja dengan PPU. Sementara Kotabaru-PPU berjarak sekira 300 Km.

Tabalong dinilai memiliki potensi sebagai kawasan industri. Sumber daya alam Bumi Sarabakawa, sebutan Tabalong, berupa batu bara, perusahaan semen, karet dan minyak bumi melimpah ruah di sana. “Kita juga berencana akan melakukan hilirisasi terhadap produk karet, sehingga Kalsel tak lagi menjual produk setengah jadi,” tegasnya.

Di luar dari itu, Pemprov Kalsel telah menargetkan peningkatan sumber daya manusia yang ada. Sekitar 1,5 juta jiwa penduduk akan pindah ke Kaltim. Kalsel memiliki peluang menyalurkan tenaga penunjang di ibu kota baru tersebut. “Oleh sebab itu, kita akan menyediakan sumber daya manusia yang berkualitas,” katanya.

Kendati demikian, Pemprov Kalsel masih melakukan kajian dan studi kelayakan terkait planning tersebut. Sejauh ini, ia masih menentukan arah pembangunan yang sesuai dengan potensi di daerah perbatasan. “Kalau arah pembangunan sudah ditentukan, maka akan disusun RT RW Kalsel,” tandasnya.

Baca Juga: Kaltim Jadi Ibu Kota, Pemkab Tabalong dan Tanah Bumbu Wajib Agresif

Baca Juga: Kaltim Jadi Ibu Kota, Kukar Minta Jalan Trans Kalimantan Diperbaiki

Baca Juga: Kaltim Jadi Ibu Kota, Walhi Ingatkan Tak Ganggu Teluk Balikpapan

Baca Juga: Kaltim Jadi Ibu Kota, Bupati Penajam Siapkan Ratusan Ribu Hektar Lahan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Hadapi Pandemi Covid-19, Jokowi Minta Masyarakat Tidak Pesimis

Nasional

Mengenang Mendiang Rozien, Santri asal Banjarbaru yang Tewas Ditusuk di Cirebon
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tetapkan 5 Deputi Kepala Staf Presiden, Berikut Nama-namanya
apahabar.com

Nasional

Kawin Kontrak Marak karena Pengawasan Longgar
apahabar.com

Nasional

Ini Alasan Tito Karnavian Ganti Kapolda NTB dengan Brigjen Pol Nana Sujana
apahabar.com

Nasional

DITJENPAS: Napi Kabur Menjelang Salat Magrib
apahabar.com

Nasional

Pagi-pagi Sandiaga ke TPS, Kiai Ma’ruf Santai Berolahraga
apahabar.com

Nasional

Penyiraman Air Keras Asep: Polisi Curigai Keterlibatan Orang Dalam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com