Belum Ada Pasokan, BBM di Tabalong Mulai Langka Terdakwa Bantah Polisi, Sidang Sabu 300 Kg Banjarmasin Memanas Masuk Balikpapan Bakal Wajib Rapid Test Antigen Pascabanjir HST, 2 Desa di Hantakan Masih Terisolir Sapa Pengungsi di Martapura, Menko PMK Minta Perketat Prokes

Karena Kemiri Terbaik, Desa Ketapang Dilirik Investor  

- Apahabar.com Jumat, 30 Agustus 2019 - 18:31 WIB

Karena Kemiri Terbaik, Desa Ketapang Dilirik Investor   

Bupati Tanah Laut, H Sukamta saat menanam bibit Kemiri di Desa Ketapang. Foto for apahabar.com

apahabar.com, PELAIHARI – Kabar menggembirakan bagi masyarakat Desa Ketapang, Kecamatan Bajuin, Kabupaten Tanah Laut. Pasalnya kemiri yang dibudidayakan warga setempat itu dilirik investor.

Bahkan CV Agroforestry Indonesia itu kini secara khusus turut melakukan pembibitan kemiri di Desa Ketapang yang sudah masuk tahun ke tiga. Tertariknya investor lantaran jenis kemiri Desa Ketapang ini terbaik se-Indonesia. Bahkan lolos uji laboratorium.

“Saya senang, karena kita menemukan salah satu komoditas andalan yang hilang selama ini dari Tanah Laut, yaitu komoditas kemiri. Kita berharap Desa Ketapang jadi sentra kemiri bagi Tanah Laut,” ujar Bupati Tala, H Sukamta saat digelar kegiatan Manunggal Tuntung Pandang di desa itu,  Kamis (29/8).

Dalam kegiatan ini bupati sekaligus mencanangkan Bulan Bakti Gotong Royong dengan melakukan penanaman pohon kemiri. Dengan kondisi ini, bupati mendukung kemiri sebagai produk andalan Desa Ketapang.

“Ini merupakan komoditas penting untuk kita, dan bagus jika terus dikembangkan dari segi ekonomi. Nanti kita dukung untuk produk kemiri ini supaya bisa menjadi ciri khas satu desa satu produk,” jelasnya.

Untuk pengembangan bibit kemiri sendiri, sebenarnya sudah dilakukan di Kabupaten Tanah Laut di 6 titik. Yakni Desa Telaga, Tirtajaya, dua titik di Desa Ranggang, Tebing Siring dan Desa Martadah.

Sementara menurut Erni Faridah, pengelola pada penyemaian CV Agroforestry Indonesia yang terletak di Banjarbaru, bibit kemiri disemai memerlukan waktu sekitar tiga minggu dan bisa ditanam setelah berusia minimal dua bulan.

“Sedang produksi buah kemirinya, jika sudah berusia sekitar tiga tahun,” jelas Erni.

Baca Juga: Bersih-bersih Sampah, Noormiliyani Pungut Sampah di Sungai

Baca Juga: Alfamart Dukung Program Pemkab Batola, Kurangi Penggunaan Kantong Plastik

Reporter: Ahc14
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Polres

Kalsel

Kado Tahun Baru, Pangkat 78 Personel Polres Kotabaru Naik Setingkat
apahabar.com

Kalsel

Polresta Banjarmasin Bakar 2,9 Kg Sabu dan 800 Ribu Butir Obat Ilegal
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Banjarmasin, Usia 40 Tahun Sumbang Kematian Terbesar
apahabar.com

Kalsel

85 Kasus Lagi, Banjarmasin Sumbang 65 Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Prediksi BMKG, Hujan Belum Beranjak dari Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pembinaan Humanis, Polsek Banjarmasin Timur Ajak Makan Anak Jalanan
apahabar.com

Kalsel

2 Raperda Kembali Disahkan di DPRD Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Pelajar Masih Dominasi Penyalahgunaan Narkoba di Batola
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com