Kebakaran Gang Nuri, Asrama Anak Yatim Ikut Ludes Terbakar BREAKING! Api Kembali Berkobar di Gang Nuri Banjarmasin Fakta Sejarah Jembatan Barito: Sempat Ingin Diberi Nama Soeharto hingga Terpanjang di Asia Tenggara Menang Dua Game, Ganda Putra Indonesia Marcus/Kevin Gilas Pasangan Inggris Raya JANGAN PANIK! Banjarbaru Resmi Terapkan PPKM Level IV 26 Juli

Karhutla Kian Masif, Pemprov Kalsel ‘Bersikukuh’ Kualitas Udara di Banua Belum Tercemar

- Apahabar.com     Jumat, 30 Agustus 2019 - 18:59 WITA

Karhutla Kian Masif, Pemprov Kalsel ‘Bersikukuh’ Kualitas Udara di Banua Belum Tercemar

Ilustrasi karhutla. Foto-Medcom.id

apahabar.com, BANJARMASIN –  Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersikukuh mengklaim kondisi udara di Banua masih aman dan belum tercemar.

Meskipun, sebagian wilayah di Kalsel, seperti Tanah Laut (Tala) dikepung kabut asap, akibat dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang kian masif.

“Apakah seluruh wilayah Tanah Laut ada kabut asap? Jangan terlalu menggeneralisir,” ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, Muhammad Ikhlas kepada apahabar.com, Jumat (30/8) malam.

\Apabila melihat AQMS atau alat pemantau kualitas udara dua hari lalu, kata dia, maka kondisi udara di Kalsel masih relatif aman.

“Untuk besaran nilai, maaf tak bisa memberi data. Karena kebetulan hari ini server ada gangguan,” bebernya.

Kendati demikian, kabut asap sedikit banyaknya pasti mengancam pencemaran udara di Kalsel. Apalagi, luasan lahan yang terbakar di Tala sangat memprihatinkan.

“Walaupun intensitas karhutla meningkat, tetapi dapat ditangani Satgas Karhutla,” tegasnya.

Pihaknya mengakui telah melakukan pencegahan pencemaran udara dengan cara rutin mengukur kualitas udara dari sumber yang bergerak seperti kendaraan bermotor.

“Seperti yang kita lakukan di Banjarmasin dan Banjarbaru,” ungkapnya.

Sedangkan upaya lain terkait kabut asap, sambung dia, Pemprov Kalsel telah menjalankan program revolusi hijau, membangun kampung iklim dan lain-lain.

“Itu termasuk upaya pencegahan karhutla,” katanya.

Ia mengimbau, kepada masyarakat Kecamatan Bati-Bati yang terkena dampak kabut asap agar mengurangi aktifitas di luar rumah.

“Kalau terpaksa ke luar, maka baiknya menggunakan masker. Kita juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan untuk pertanian atau perkebunan,” tandasnya.

Baca Juga: Hadapi Karhutla, Kalsel Bentuk Satgas Doa hingga Salat Minta Hujan

Baca Juga: Nyaris ke Pemukiman Warga, Satgas Karhutla Masih Berjibaku Padamkan Api di Tambang Ulang

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Program Mitra Binaan

Kalsel

Lewat Program Mitra Binaan, AP I Bantu Salurkan Dana untuk UMK Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Di RSUD Tanbu, Cuncung Salurkan Ratusan APD
Banjarmasin

Kalsel

Dikabulkan MK, BirinMu-H2D Berebut Suara di Ratusan TPS Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Kalsel

BMKG: Waspada Potensi Hujan Sedang Hingga Lebat

Kalsel

Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Sigi, Simak Imbauan FKPT Kalsel
Bintara Polri

Kalsel

Pemkab HSS-Polda Kalsel Terlibat Kerjasama Rekrutmen Bintara Polri
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Buka Suara Soal Kasus Pemerkosaan Wanita Tunagrahita di Tapin
apahabar.com

Kalsel

Safari Ramadan di Banjar, Kapolda Kalsel Doa Bersama Kedamaian Indonesia
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com