3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan Menyingkap Tabir Sejarah Banjar (1): Misteri Makam Demang Lehman Luna Maya Pakai Dress Rp 44 Juta dan Handbag Rp 383 Juta, Netizen Kira Mantan Ariel Noah Tenteng Kaleng Cat! Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD Jadwal Liga Champions Malam Ini, Liverpool, City, Real Madrid, Inter, Live SCTV, Barcelona vs Juventus Besok!

Kawasan Tahura Sultan Adam Dilalap Api, Tim Gabungan Masih Berjaga

- Apahabar.com Selasa, 27 Agustus 2019 - 13:28 WIB

Kawasan Tahura Sultan Adam Dilalap Api, Tim Gabungan Masih Berjaga

Kawasan Tahura Sultan Adam Dilalap Api. Foto-Humas Dishut Kalsel

apahabar.com, BANJARBARU – Sebanyak 5 hektare kawasan ekowisata Tahura Sultan Adam dilalap api pada Minggu (25/8/2019). Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terjadi di dua waktu, pukul 15.30 Wita dan pukul 20.00 malam.

Kepala Tahura SA bersama Kabid PKSDAE, Kasi Kebakaran Dishut Kalsel, Kasi Linhut KPH Kayu Tangi, Babinsa, Polsek Karang Intan, Koramil Karang Intan, Manggala Agni, Brigdal Kalsel, dan Brigdal BKO Kayu Tangi, dan seluruh karyawan Tahura SA bersama sama berjibaku memadamkan api.

Kepala Tahura SA, Rahmad Riansyah mengungkapkan, kebakaran hutan dan lahan terjadi di sebelah timur menuju kawasan agrowisata.

Menurutnya kebakaran pertama terjadi pukul 15.00 Wita. Rambatan api dapat dikendalikan tim gabungan, hingga padam. Namun, pada malam hari sekitar pukul 20.00 malam, api kembali berkobar.

apahabar.com

Seluruh petugas rimbawan bersama sama berjibaku memadamkan api di kawasan ekowisata Tahura Sultan Adam, Minggu (27/8). Foto-Humas Dishut Kalsel

“Tetapi dapat dijinakkan petugas dan anggota Brigdal yang sudah bersiaga di Posko Tahura SA,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Perlindungan Hutan, Marvizon mengatakan, sekitar 5 hektare lahan yang terbakar belum dapat dipastikan penyebabnya.

“Apa penyebabnya masih diidentifikasi petugas,” ungkapnya.

Dugaan sementara, kebakaran yang terjadi pada malam hari, karena sisa api kebakaran pada sore hari sebelumnya.

“Kebakaran yang terjadi pada malam hari, karena ada sisa api pada peristiwa sore hari. Seiring dengan hembusan angin yang kencang,” paparnya.

Baca Juga: Karhutla di Desa Cindai Alus, Api Hampir Jilat Rumah Warga

Baca Juga: Gubernur Kalsel Minta Bupati dan Wali Kota Turun Langsung Atasi Karhutla

Baca Juga: Masifnya Karhutla Penyebab Ditutup Sementara Tahura Sultan Adam Mandiangin

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Kenakan Baju Rimbawan, Sekdaprov Kalsel Dukung Revolusi Hijau
apahabar.com

Dishut Kalsel

Revolusi Hijau, Dinas Kehutanan Kalsel Gandeng Masyarakat Adat
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Cantung Padamkan Api di Kotabaru, 6 Hektar Lahan Ludes!
apahabar.com

Dishut Kalsel

Desa Rantau Bujur Dukung Program Masyarakat Peduli Api Berbasis Desa
aphabar.com

Dishut Kalsel

Tim Gabungan Sukses Padamkan Api di Hutan Produksi Hulu Sungai Selatan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Menyingkap Potensi Pohon Ulin di Desa Artain Kabupaten Banjar
apahabar.com

Dishut Kalsel

Rakor Komda Bahas Upaya Pelestarian Plasma Nutfah dalam Bentuk SDG

Dishut Kalsel

Dua Persemaian Permanen di KPH Hulu Sungai Dukung Revolusi Hijau
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com