Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

Kecewa, Pelancong Asal Bandung Tak Bisa Susur Sungai

- Apahabar.com Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:57 WIB

Kecewa, Pelancong Asal Bandung Tak Bisa Susur Sungai

Dermaga Klotok Siring Piere Tendean. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi.

apahabar.com, BANJARMASIN – Penutupan Dermaga Klotok Siring Piere Tendean oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, menuai reaksi dari sejumlah pelancong.

Wisatawan lokal maupun luar daerah tak bisa menikmati wisata susur Sungai Martapura.

Salah satunya Mujahid, warga Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar) ini sudah merasa kekecewaan itu.

Ia bersama ketiga temannya jauh-jauh menyeberang Laut Jawa hanya untuk mengunjungi salah satu destinasi wisata Banjarmasin tersebut.

Namun saat hendak naik dan bertanya harga klotok wisata untuk susur sungai, mereka bingung karena dermaganya tertutup oleh jeruji besi.

“Kecewa aja sih mas. Kenapa ditutup? Padahal saya mau wisata susur sungai, tetapi saya tidak bisa memaksa juga,” ucapnya saat dijumpai dilokasi pada Selasa (20/8).

Puluhan motoris klotok tidak bisa melayani wisatawan pada Senin kemarin (19/8).

Hal ini berdasar pertimbangan proses mediasi yang tak berhasil antara komunitas klotok wisata Siring Tendean dengan Koperasi Maju Karya Bersama yang menghimpun klotok wisata Bekantan.

Akibat sengketa diantara dua komunitas tersebut, sehingga mengakibatkan keadaan yang tidak kondusif.

Oleh karenanya sebagai pelancong, Mujahid berharap Pemerintah Kota setempat turun tangan menengahi polemik yang tidak kondusif ini.

Ketika sengketa tersebut berkepanjangan, menurutnya tidak hanya pelancong yang dirugikan. Melainkan para motoris klotok itu sendiri.

Mereka tidak bisa mencari uang untuk keluarganya di rumah, karena tidak bisa menarik penumpang diklotok.

“Pak Ibnu harusnya turun tangan, selesaikan masalah ini jangan sampai larut,” katanya yang juga bekerja sebagai pengacara.

Ketua Kapal Wisata Susur Sungai Siring Piere Tendean, Burhan menerangkan akan membawa masalah ini sampai ketangan Wali Kota Banjarmasin pada besok (21/8).

Sebelumnya, Kepala Dishub Banjarmasin Ichwan Noor Chalik menyatakan, komunitas wisata Siring Tendean tak ingin bergabung di Koperasi Maju Karya Bersama yang sudah memiliki badan hukum dan sesuai kesepakatan bersama Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja serta Dinas Pariwisata.

Baca Juga: Ribuan Hektar Hutan dan Lahan di Kalsel Terbakar, Kabupaten Tapin Terluas

Baca Juga: 185 Personel Satpol PP Siap Kawal Harjad Kabupaten Banjar

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Noormiliyani Kebut Perubahan 19 Desa Tertinggal
apahabar.com

Kalsel

Mawardi Pukul Gong, ASKS Kalimantan Selatan di Tabalong Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Update Hasil Sementara Situng KPU Pukul 21.00 WIB, Jokowi-Ma’ruf Unggul Lima Juta Lebih Suara
apahabar.com

Kalsel

Ditandai Penurunan Target Pendapatan Asli Daerah, APBD Perubahan Batola Disepakati
apahabar.com

Kalsel

Meski Singkat, BMKG Waspadai Petir dan Angin Kencang
apahabar.com

Kalsel

Siang Hari BMKG Prakirakan 4 daerah di Kalsel Diguyur Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel Pagi Ini: ODP Naik, 3 Positif Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

Pemprov Kalsel Diingatkan Antisipasi Dini Limbah Industri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com