Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Kemenag Kalteng Ingatkan CJH Taati Waktu Lempar Jumrah

- Apahabar.com     Kamis, 8 Agustus 2019 - 06:45 WITA

Kemenag Kalteng Ingatkan CJH Taati Waktu Lempar Jumrah

Ilustrasi lempar Jumrah yang merupakan sebuah prosesi dalam Ibadah Haji di Mina, Foto – AP Photo

apahabar.com, PALANGKARAYA – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengingatkan agar calon jemaah haji asal provinsi setempat menaati waktu atau jadwal lempar jumrah yang telah ditetapkan.

“Agar seluruh jemaah calon haji terutama dari Kalimantan Tengah agar menaati seluruh jadwal dan aturan yang ditetapkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” Kepala Kanwil Kemenag Kalteng Masrawan melalui Kepala Seksi Siskohaj Kemenag Kalteng Ismail Marzuki di Palangkaraya, seperti dilansir Antara, Rabu (07/08).

Ia menerangkan, pada 10 Dzulhijjah atau 11 Agustus jemaah asal Indonesia dilarang melempar jumrah mulai pukul 04.00-10.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Kemudian pada 12 Dzulhijjah atau pada 13 Agustus jemaah asal Indonesia dilarang melempar jumrah pada pukul 10.00-14.00 WAS.

Sementara pada tanggal 11 Dzulhijjah atau 12 Agustus tidak ada larangan waktu melempar jumrah. Aturan itu didasarkan pada maklumat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dan surat edaran Kantor Daerah Kerja Mekah.

Dia pun menegaskan pentingnya bagi jemaah untuk patuh terhadap hal tersebut karena Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan jadwal dan aturan yang ketat terkait jadwal lempar jumrah.

Sementara itu, khusus jamaah calon haji asal Kalteng sebanyak lima orang pada tahun ini batal berangkat ke Tanah Suci untuk melakukan rukun Islam kelima.

Kelimanya yakni Jastan Amit Jangul (66) asal Kabupaten Katingan, Hasan Nurkholiq Sudarmo (56) asal Kabupaten Kotawaringin Timur, Panisosilo Soeradi Kartoraharjo (51) asal, Kabupaten Kotawaringin Timur, Suprani Mirmorejo Karsomejo (55) asal Kabupaten Sukamara dan Muhammad Yusuf Jamhir (76) asal Kabupaten Seruyan.

“Untuk Ibu Panisosilo itu tidak sakit, namun batal berangkat karena harus mendampingi suaminya yang sakit yaitu Hasan Nurkholiq yang kini masih dirawat di rumah sakit Banjarmasin,” katanya.

Kelima calon jamaah haji itu selanjutnya di masukkan dalam antrean daftar prioritas agar dapat berhaji pada tahun 2020 mendatang.

Baca Juga: Susy Pudjiastuti: Ikan yang Bertelur Jangan Ditangkap

Baca Juga: Bank Kalteng Sumbang Seekor Sapi Kurban ke Pemkab Barut

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Desa Budi Mupakat

Kalteng

Belasan Jamban Helikopter di Desa Budi Mupakat Kapuas Dibongkar
apahabar.com

Kalteng

Disiplin Guru Melemah, Ini Kata Anggota DPRD Barut
Kapuas

Kalteng

Kapuas Kembali Terima Bantuan Peralatan Medis untuk Penanganan Covid-19 dari BNPB
apahabar.com

Kalteng

Jembatan Penghubung Dusun Pararawen dengan Desa Lemo II Memprihatinkan

Kalteng

Persiapan PTM, Ribuan Pelajar di Palangka Raya Mulai Divaksin
Kementan

Kalteng

Kementan Evaluasi Perkembangan Food Estate Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Lewat Tamban Catur, Siap-Siap Dihentikan Petugas
Pilih Ketua Baru, Golkar Kalteng Gelar Musda

Kalteng

Pilih Ketua Baru, Golkar Kalteng Gelar Musda   
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com