VIDEO: Polisi Rilis Tersangka Pencurian Hp Rosehan di Pesawat Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang

Kemenag Sumatera Imbau Salat Gaib untuk Mbah Moen

- Apahabar.com Rabu, 7 Agustus 2019 - 11:32 WIB

Kemenag Sumatera Imbau Salat Gaib untuk Mbah Moen

Mbah Moen. Foto-Faceboook/@DPP PPP

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Agama Kabupaten dan Kota di Sumatera Selatan diimbau untuk melaksanakan Salat Gaib untuk almarhum Mbah Moen yang meninggal di Mekah pada Selasa (6/8).

Kakanwil Kementerian Agama Sumatera Selatan HM. Alfajri Zabidi meminta agar seluruh warga Kemenag Sumsel untuk menggelar Salat Gaib.

“Wafatnya KH Maimoen Zubair di Mekah telah meninggalkan duka mendalam bagi umat Muslim Indonesia, termasuk warga Kemenag Provinsi Sumatera Selatan,” ujar dia.

Oleh karena itu pihaknya menyerukan seluruh warga Kemenag Sumsel untuk menggelar salat gaib.

“Saya minta para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten dan Kota dan para kepala Madrasah kiranya dapat mengkoordinir salat gaib, pembacaan yasin, dan tahlil di satuan kerja masing-masing. Mari kita mendoakan almarhum semoga mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Kakanwil.

“Untuk para pegawai Kanwil Kemenag Sumsel, kita akan menggelar salat gaib setelah salat zuhur siang ini,” tuntas Fajri.

Menurut dia, almarhum KH. Maimoen Zubair merupakan sosok ulama besar yang dihormati di era saat ini.

“Ketawadhuan dan keluasan ilmunya tidak diragukan lagi. Tak heran, kepergian almarhum membuat sedih umat Islam di Indonesia.”

Almarhum adalah panutan dan suri tauladan bagi semua. Dengan keluasan ilmu dan pengetahuannya, beliau telah banyak memberikan pencerahan bagi umat Islam di Indonesia dalam mengamalkan ajaran agama sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

“Kepergian menghadap Allah SWT tentunya merupakan sebuah perjumpaan yang indah, namun bagi kita yang ditinggalkan kepergian beliau bagai sebuah musibah. Inilah saatnya menjadikan kepergian almarhum sebagai ibrah untuk memperbaiki amal dan memperkuat iman,” katanya.

KH. Maimoen Zubair meninggal di RS An-Nuur Mekah, Saudi Arabia, pada hari Selasa (6/8) pukul 04.17 WAS. Beliau dimakamkan di Pemakaman Ma’la Meka, ba’da zuhur.

Prosesi salat jenazah dan pemakaman almarhum dihadiri ribuan orang, termasuk para petugas haji, alim ulama, dan para pejabat Kementerian Agama.

Baca Juga: Mbah Moen Wafat, Jokowi: Beliau Gigih Soal NKRI

Baca Juga: Ustaz Solmed: Mbah Moen Meninggal saat Hendak Salat Tahajud

Baca Juga: Menag: Mbah Moen Sosok Guru dan Penuntun

Baca Juga: Santri Kabarkan Mbah Moen Wafat di Mekah

Sumber: Antara
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Setahun Jokowi-Ma’ruf, Produksi APD dalam Negeri Terus Digenjot
apahabar.com

Nasional

Warga Sekitar Diminta Menjauh, Gunung Agung Bali Siaga
apahabar.com

Nasional

Polisi Tetapkan 257 Tersangka Kerusuhan 21-22 Mei di Jakarta
apahabar.com

Nasional

PGRI Pastikan Tak Bergabung dengan POP Garapan Kemendikbud

Nasional

Pemerintah Kaji Tunjangan untuk Korban PHK
apahabar.com

Nasional

Sopir Ngantuk, Mikrolet Meluncur ke Jalur Busway
apahabar.com

Nasional

Kampung Adat Sukabumi Masuk Zona Rentan Gerakan Tanah
apahabar.com

Nasional

Minyak Turun di Asia, Ketegangan Perdangangan Picu Kecemasan Ekonomi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com