Agar Koalisi Penanggulangan AIDS Banjarmasin Tak Lagi Mati Suri Kebakaran Pekapuran Raya, Bumil Dilarikan ke RS Pembunuhan di Datar Laga Hantakan, Polisi Imbau Jaga Kondusifitas  Presiden Jokowi: Keliru Jika Uang Rakyat Dibelanjakan Barang Impor Siap-Siap, Mulai 10 Juni ASDP Naikkan Tarif Penyeberangan Feri Kotabaru-Batulicin 

Kepala BNPB: Karhutla di Kalteng Unik, Terjadi Dekat Pemukiman

- Apahabar.com     Senin, 5 Agustus 2019 - 20:28 WITA

Kepala BNPB: Karhutla di Kalteng Unik, Terjadi Dekat Pemukiman

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo bersama rombongan usai memantau titik api. Foto-Istimewa

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) agak unik. Pasalnya sering terjadi dekat pemukiman masyarakat.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo kepada sejumlah awak media di Bandara Iskandar Pangkalan Bun.

Saat itu, ia berkunjung ke Kabupaten Kobar untuk memantau situasi Karhutla lewat udara, Minggu (5/8).

“Untuk Kalteng sendiri ini agak unik, kasus kebakaran lahan justru terjadi di dekat pemukiman. Berbeda dengan kasus kebakaran di luar Kalteng yang berada jauh dari pemukiman,” kata Kepala BNPB Doni Monardo.

Dari hasil pemantauannya, titik api masih banyak terjadi di Palangka Raya dan Kotawaringin Timur.

“Sedangkan saat memasuki Pangkalan Bun Kabupaten Kobar, hostspot sudah cukup jarang ditemukan. Karena wilayahnya masih sering terjadi hujan,” kata Doni Monardo yang tiba di Bandara menggunakan Helikopter.

Terlepas banyak atau tidaknya hotspot, tapi pihaknya ingin memastikan seperti apa upaya pencegahan Karhutla secara maksimal.

“Karena pengalaman kita, penanganan karhutla di lahan gambut itu sangat sulit. Mengingat lahan gambut yang ada di Indonesia ini sangat bervariasi kedalamannya,” ujar Doni.

Ia menghimbau bersama pemerintah daerah dibantu para tokohnya untuk mengugah masyarakat agar tidak membakar lahan. “Tanpa adanya keterlibatan masyarakat maka kasus Karhutla sangat sulit dikendalikan,” imbuhnya.

Sesuai data BNPB, kasus Karhutla di Indonesia ini 99 persen disebabkan karena ulah manusia dan 1 persen karena alam. Jadi caranya harus ada pola pendekatan dengan masyarakat dan ajak terlibat dalam pola pencegahan Karhutla.

Selain itu, lanjut Doni terkait penanggulangan Karhutla BNPB juga telah mengalokasikan dukungan operasional sebanyak 1.512 orang ke setiap provinsi yang statusnya sudah masuk siaga darurat bencana.

Baca Juga: KLHK Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Baca Juga: Siaga Darurat Pencegahan Karhutla, Paman Birin: Laporkan dan Padamkan!

Baca Juga: Dibanding 2018, Kasus Karhutla di Tanbu Jauh Menurun

Baca Juga: PMI Kalteng Bagikan 6.000 Masker Gratis Atasi Debu Karhutla

Reporter: Ahc16
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalteng

Personel Satpol PP dan Damkar Kapuas Disuntik Vaksin Booster
apahabar.com

Kalteng

Pasien Umum Dikenakan Tarif Saat Tes Swab di RS Sylvanus Doris

Kalteng

RS Doris Sylvanus Terus Tingkatkan Donor Plasma Konvalesen
kuala kapuas

Kalteng

Tunggak Bayar Pajak PBB-P2, ASN di Kapuas Siap-Siap Dapat Teguran
Residivis di Kapuas

Kalteng

Penuh Catatan Kriminal, Seorang Residivis di Kapuas Kembali Berulah
Kakak Kandung Gubernur Kalteng

Kalteng

Di Hadapan Thisia Halijam, Gubernur Kalteng: Kami dari Keluarga Sangat Miskin!
apahabar.com

Kalteng

Pasien Positif Covid-19 di Barut Bertambah 7 Orang
apahabar.com

Kalteng

Seluruh Akses Transportasi di Kobar Segera Dibuka
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com