Sengketa Kepemilikan Kampus Achmad Yani, Gugatan Adik Berlanjut di PN Banjarmasin Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka

Kepala BNPB: Karhutla di Kalteng Unik, Terjadi Dekat Pemukiman

- Apahabar.com Senin, 5 Agustus 2019 - 20:28 WIB

Kepala BNPB: Karhutla di Kalteng Unik, Terjadi Dekat Pemukiman

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo bersama rombongan usai memantau titik api. Foto-Istimewa

apahabar.com, PANGKALAN BUN – Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) agak unik. Pasalnya sering terjadi dekat pemukiman masyarakat.

Hal tersebut disampaikan, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo kepada sejumlah awak media di Bandara Iskandar Pangkalan Bun.

Saat itu, ia berkunjung ke Kabupaten Kobar untuk memantau situasi Karhutla lewat udara, Minggu (5/8).

“Untuk Kalteng sendiri ini agak unik, kasus kebakaran lahan justru terjadi di dekat pemukiman. Berbeda dengan kasus kebakaran di luar Kalteng yang berada jauh dari pemukiman,” kata Kepala BNPB Doni Monardo.

Dari hasil pemantauannya, titik api masih banyak terjadi di Palangka Raya dan Kotawaringin Timur.

“Sedangkan saat memasuki Pangkalan Bun Kabupaten Kobar, hostspot sudah cukup jarang ditemukan. Karena wilayahnya masih sering terjadi hujan,” kata Doni Monardo yang tiba di Bandara menggunakan Helikopter.

Terlepas banyak atau tidaknya hotspot, tapi pihaknya ingin memastikan seperti apa upaya pencegahan Karhutla secara maksimal.

“Karena pengalaman kita, penanganan karhutla di lahan gambut itu sangat sulit. Mengingat lahan gambut yang ada di Indonesia ini sangat bervariasi kedalamannya,” ujar Doni.

Ia menghimbau bersama pemerintah daerah dibantu para tokohnya untuk mengugah masyarakat agar tidak membakar lahan. “Tanpa adanya keterlibatan masyarakat maka kasus Karhutla sangat sulit dikendalikan,” imbuhnya.

Sesuai data BNPB, kasus Karhutla di Indonesia ini 99 persen disebabkan karena ulah manusia dan 1 persen karena alam. Jadi caranya harus ada pola pendekatan dengan masyarakat dan ajak terlibat dalam pola pencegahan Karhutla.

Selain itu, lanjut Doni terkait penanggulangan Karhutla BNPB juga telah mengalokasikan dukungan operasional sebanyak 1.512 orang ke setiap provinsi yang statusnya sudah masuk siaga darurat bencana.

Baca Juga: KLHK Tindak Tegas Pelaku Karhutla

Baca Juga: Siaga Darurat Pencegahan Karhutla, Paman Birin: Laporkan dan Padamkan!

Baca Juga: Dibanding 2018, Kasus Karhutla di Tanbu Jauh Menurun

Baca Juga: PMI Kalteng Bagikan 6.000 Masker Gratis Atasi Debu Karhutla

Reporter: Ahc16
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Puluhan Wartawan dan Anggota TNI di Muara Teweh Jalani Rapid Test
apahabar.com

Kalteng

Kapolda Kalteng: Pemudik Diminta Waspadai Jalur Rawan
apahabar.com

Kalteng

Kalteng Luncurkan Cetak Biru Panduan Wajib Perusahaan Tambang
apahabar.com

Kalteng

Empat Rumah di Desa Bintang Ninggi Barut Terbakar, Seorang Kakek Nyaris Terpanggang
apahabar.com

Kalteng

IDI Kalteng Mencatat 11 Dokter Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalteng

DPRD Barut Usulkan Pimpinan Definitif ke Gubernur  
apahabar.com

Kalteng

Selama Operasi Patuh Telabang 2019, Polres Barut Jaring 229 Pelanggar 
apahabar.com

Kalteng

Cegah Corona, Lapas Muara Teweh Wajibkan Pengunjung Napi Gunakan Hand Sanitizer
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com