Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur Zakaria, Pejuang Covid-19 di Tanah Laut Tutup Usia Malam Minggu, Siring Laut di Kotabaru Kembali Bernadi walau Pandemi Putrinya Hanyut, Bapak Meregang Nyawa di Irigasi Karang Intan Kabar Baik, Tanbu Tambah Pasien Sembuh dari Covid-19




Home Kalsel

Jumat, 30 Agustus 2019 - 16:22 WIB

Kualitas Udara Banjarmasin Relatif Aman dari Asap Kiriman Karthula

Redaksi - Apahabar.com

Waspada asap efek kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto-Law-Justice.co

Waspada asap efek kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Foto-Law-Justice.co

apahabar.com, BANJARMASIN – Belakang ini udara di Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai diselimuti kabut asap.

Kabut yang terlihat siang dan malam tersebut merupakan hasil dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Ratusan titik panas atau hotspot terpantau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel.

Warga Banjarmasin pun dibuat waspada bahaya kabut asap. Padahal kota ini bebas dari ancaman karhutla. Walau demikian ancaman asap kiriman tetap wajib diwaspadai.

Beruntungnya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin menyatakan kabut asap yang mulai muncul tidak terlalu parah dan tidak membahayakan bagi kesehatan masyarakat kota ini.

Baca juga :  Hanya Separuh Peserta UTBK Terdaftar di ULM, Apa Kendalanya?

Kualitas kota seribu sungai masih tergolong aman, karena asap dari Karhutla tidak sampai ke sini,” ujar Kepala Bidang Pengawasan DLH Banjarmasin, Wahyu Hardi Canyono kepada apahabar.com.

Kesimpulan tersebut, menurut Wahyu bisa dilihat dari papan informasi Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang terletak di perempatan Jalan Lambung Mangkurat, dekat hutan kota.

“Kualitas udara kita masih aman. Apalagi beberapa hari ini ada hujan. Kabut sifatnya sementara saja,” ucapnya.

Dijelaskannya, pencemaran udara bisa dikatakan berbahaya jika debu dalam udara sudah mencapai 200 sampai 259 Part per Miliknya (PPM). Sedangkan saat ini angka pencemaran masih di batas 0 sampai 50 PPM.

Baca juga :  Hasil Tracking Masih Dominasi Pengungkapan Covid-19 di Kalsel

“Artinya itu masih aman. Semoga saja hujan bisa terus terjadi. Dan bisa mengurangi kabut asap yang terjadi akhir-akhir ini,” pungkasnya.

Ia juga menerangkan daerah Banjarmasin ini kebanyakan adalah lahan pertanian, bukan lahan yang mudah terbakar.

Ketika terbakar akibat kemarau pun, pastinya tidak akan menimbulkan kabut asap yang parah.

Baca Juga: Pengguna Jalan A Yani Antara Bati Bati dan Tambang Ulang Terkepung Asap Kebakaran Lahan

Baca Juga: Bahaya Kebakaran Masih Mengintai, Potensi Kabut Asap Mulai Terlihat

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

153 Orang Dirawat Karena ISPA, Dinkes Banjar Belum Kantongi Data
Tergenang Lagi, Drainase di Citra Garden Banjarmasin Kembali Dikeluhkan

Kalsel

Tergenang Lagi, Drainase di Citra Garden Banjarmasin Kembali Dikeluhkan
apahabar.com

Kalsel

Jumat Siang, Tujuh Daerah di Kalsel BMKG Prakirakan Hujan Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Pasca Kebakaran, ASDP Pastikan Pelayaran Feri Teluk Gosong-Pulau Sebuku Aman
apahabar.com

Kalsel

Cerita Siska, Pemilik Mobil Ertiga yang Dibawa Kabur Temannya
apahabar.com

Kalsel

IPKM Meningkat, Dinkes Kalsel Akan Sinergi dengan BKKBN
apahabar.com

Kalsel

Parkir Sembarangan di Bahu Jalan Dekat Duta Mall, Begini Akibatnya
apahabar.com

Kalsel

Tinggikan Kabel, Warga Tabalong Tewas Tersengat Listrik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com