Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Kuartal II-2019, Polda Kalsel Jaring Ratusan Budak Narkoba

- Apahabar.com Jumat, 2 Agustus 2019 - 16:14 WIB

Kuartal II-2019, Polda Kalsel Jaring Ratusan Budak Narkoba

Puluhan tersangka narkoba yang ditangkap Polres Barito Kuala dari berbagai wilayah hukum sepanjang Juli 2019. Foto-apahabar.com/Bastian Alkaf

apahabar.com, BANJARMASIN – Menginjak triwulan kedua tahun ini, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kalsel mengungkap sebanyak 420 kasus penyalahgunaan narkoba. Dari sana, ada 528 tersangka diamankan.

“Kasus narkoba pada kuartal ke II tahun ini alami penurunan dibandingkan periode sebelumnya, dan Kalimantan Selatan sebagai daerah pemasaran potensial memang harus diselamatkan,” kata Kabag Opsnal Ditreskoba Polda Kalsel AKBP Sigit Kumoro kepada apahabar.com di ruang kerjanya, Jumat.

Menurut Sigit, kasus narkoba yang diungkap pada periode kuartal I tahun ini sebanyak 439 kasus dengan 558 tersangka, menurun 19 kasus atau 78,23 persen.

Sigit melanjutkan Ditresnarkoba Polda Kalsel menempati peringkat pertama dengan mengungkap 100 kasus, disusul Polresta Banjarmasin dengan 62 kasus, lalu Polres Banjar dengan mengungkap 46 kasus.

Untuk barang bukti yang menempati peringkat teratas dalam periode ini yakni sabu, ganja, ekstasi.

Sedangkan untuk total jumlah barang bukti yang telah diamankan oleh pihaknya yakni sabu sebesar 7,364,4 gram, ganja sebesar 47,33 gram, dan ekstasi sebanyak 227 butir.

“Kemudian untuk barang bukti lainnya adalah Zenith 547 butir, kodein (obat golongan III) 27 butir, obat daftar G 11,330 butir dan Baya 140 botol,” ungkap Sigit.

Aparat kepolisian kini terus berupaya mengintensifkan pengawasan di pintu-pintu masuk peredaran narkoba di Kalsel, baik pintu masuk darat, laut maupun udara.

“Pintu masuk narkoba seperti jalur Palangkaraya-Kapuas-Banjarmasin, dan Kaltim-Kabupaten Pasir-Tanjung dan Kaltim-Grogot-Sengayam-Batulicin, harus terus dipantau. Kami juga berupaya memantau beberapa sungai besar yang langsung berhadapan dengan laut Jawa, karena menjadi pintu alternatif,” jelasnya.

Banyaknya pengungkapan kasus narkoba saat ini bukan merupakan kinerja polisi semata, melainkan peran aktif masyarakat dan pemerintah daerah.

Baca Juga: Sabu dan Ineks Rp 1 M Milik Bos Narkoba Banjar Dimusnahkan

Baca Juga: Pelajar di Sigi Curi Pendeteksi Gempa demi Narkoba

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Terbukti Wanprestasi, Pemkot Banjarbaru Kena Denda Rp 1,5 Miliar
apahabar.com

Hukum

Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Ungkap Kasus Peredaran Sabu Jumlah Besar
apahabar.com

Hukum

Operasi Anti-Narkotika di Banjarbaru, 39 Pelaku Ditangkap
apahabar.com

Hukum

Menanti Vonis Maksimal Penghina Guru Sekumpul
apahabar.com

Hukum

Edarkan Sabu Ratusan Gram, Mistar Tak Berkutik Disergap Polisi
apahabar.com

Hukum

Kejam, Seorang Sopir Pribadi Disiksa hingga Dicabut Kukunya
apahabar.com

Hukum

Wanita Penilap Duit Dealer Rp 5 M Menangis Divonis 4 Tahun
apahabar.com

Hukum

Kepolisian Kesulitan Tangkap Perampok Driver Online
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com