Istri Polisi Korban Penyerangan Mapolsek Daha: NKRI Harga Mati! PDP-Tracking GTPP Tambah Daftar Warga Kalsel Terjangkit Covid-19 Operasi Anti-Teror di Kalsel, Jumlah Pelaku Kemungkinan Bertambah 5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman PSBB Berakhir, THM-Bioskop di Banjarmasin Terancam Mati Suri




Home Tokoh

Senin, 19 Agustus 2019 - 06:30 WIB

Mengenal Ibnu Yunus, Astronomi Legendaris Asal Mesir

nazmudin - Apahabar.com

Ilmuwan Muslim. Foto-Metaexistence.org

Ilmuwan Muslim. Foto-Metaexistence.org

apahabar.com, JAKARTA – Ibnu Yunus adalah salah seorang ilmuwan Muslim yang namanya diabadikan pada sebuah kawah di permukaan bulan.

Tentu bukan tanpa sebab International Astronomical Union (IAU) mengabadikan nama sang astronom di kawah bulan.  Sebab lewat adikaryanya  al-Zij al-Hakimi al-kabir, Ibnu Yunus dipandang telah berjasa menyusun sebuah tabel yang sangat akurat.

Sejatinya, Ibnu Yunus bernama lengkap Abu al-Hasan Ali abi Said Abd al-Rahman ibnu Ahmad ibnu Yunus al-Sadafi al-Misri. Ia adalah astronom agung yang terlahir di negeri piramida, Mesir.  Sayangnya, sejarah kehidupan masa kecilnya nyaris tak ditemukan.  Para sejarawan terbagi dalam dua pendapat soal tahun kelahiran sang ilmuwan.

Sebagian kalangan meyakini Ibnu Yunus lahir pada tahun 950 M dan ada pula yang berpendapat pada 952 M. Ibnu Yunus terlahir di kota Fustat, Mesir. Pada saat masih belia, sang astronom legendaris itu menjadi saksi jatuhnya Mesir ke genggaman Dinasti Fatimiyah. Kekhalifahan yang menganut aliran Syiah itu mendirikan pusat kekuasaannya di Kairo pada 969 M.

Baca juga :  Habib Ali Masyhur Meninggal Dunia, Medsos Bertabur Pesan Duka

Sang ilmuwan mengembangkan ilmu pengetahuan seperti astronomi, matematika dan astrologi di bawah lindungan Kekhalifahan Fatimiyah.  Ibnu Yunus mengabdikan dirinya  selama 26 tahun bagi pengembangan sains di era kepemimpinan Khalifah Al-Azis dan al-Hakim, penguasa Dinasti Fatimiyah.

Ibnu Yunus tercatat melakukan observasi astronomi  selama 30 tahun dari  977 hingga 1003 M yang didedikasikan untuk kedua khalifah.  Dengan menggunakan astrolabe yang besar, hingga berdiameter 1,4 meter, Ibnu Yunus telah membuat lebih dari 10 ribu catatan mengenai kedudukan matahari sepanjang tahun.

Secara khusus, ia menulis al-Zij al-Hakimi al-kabir bagi khalifah al-Hakim. Meski sejarah masa kecilnya tak terungkap, yang jelas Ibnu Yunus berasal dari sebuah keluarga terpandang di tanah kelahirannnya. Ayahnya adalah seorang sejarawan, penulis biografi, dan ulama hadis terkemuka.

Baca juga :  Mengenang Abah Guru Sekumpul (1), Kejadian Ganjil Saat Dilahirkan

Sang ayah dikenal sebagai salah seorang penulis sejarah Mesir pertama. Ada dua volume sejarah mesir yang ditulis ayah Ibnu Yunus, yakni tentang orang-orang Mesir, dan pendapat para pelancong tentang Mesir.

“Ayah Ibnu Yunus merupakan seorang pengarang yang memiliki banyak karya. Salah satu karyanya menjelaskan tentang Perayaan di Mesir.  Ayahnya juga dikenal sebagai orang yang pertama kali menyusun kamus biografi yang dibuat khusus untuk orang-orang Mesir,”  tutur Dale F Eickelman dan James Piscatori dalam karyanya Muslim Travellers: Pilgrimage, Migration, and the Religious Imagination.

Menurut Eickelman dan Piscatori, kakeknya Ibnu Yunus juga tak kalah terkenal. Sang kakek merupakan sahabat ilmuwan termasyhur al-Shafi.

Baca Juga: Bayangan Kakbah Hilang Sesaat

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Haul Guru Bawai

Sumber: Republika
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tokoh

Mengenang Abah Guru Sekumpul (11), Dikenal Jenius, Tapi Pernah Tidak Naik Kelas
apahabar.com

Religi

Sarjana-Sarjana Barat Akui Rasulullah SAW Sosok Toleran
apahabar.com

Tokoh

Datu Landak (2), Asal Gelar ‘Datu Landak’ dan Kesaktiannya Mencabut Kayu Raksasa
apahabar.com

Tokoh

Datu Landak (1), Pada Dirinya Mengalir Darah Dua Ulama Besar Nusantara
apahabar.com

Tokoh

Syekh Ahmad Syarwani Zuhri (1), Berguru pada Ulama Besar di Banyak Negara
apahabar.com

Tokoh

Habib Ibrahim Al Habsyi Nagara (2), Tempuh Hadramaut-Kalimantan Hanya Karena Sebuah Pena
apahabar.com

Tokoh

Mundur dari PNS, Ini Penjelasan UAS
apahabar.com

Religi

Mengenang Abah Guru Sekumpul (17), Pejabat Kemenag RI Asal Kalsel Punya Cerita