Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung Pembantai Tetangga di Kelumpang Kotabaru Diancam Penjara Seumur Hidup!

Menghidupkan Pulau Bakut, BKSDA Ajak Generasi Milenial

- Apahabar.com Senin, 12 Agustus 2019 - 17:46 WIB

Menghidupkan Pulau Bakut, BKSDA Ajak Generasi Milenial

Ika-SKMA Kalimantan Selatan melepasliarkan burung di Taman Wisata Alam (TWA) Pulau Bakut. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Memiliki letak strategis, Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan menargetkan bisa menggandeng generasi milenial untuk mengembangkan Pulau Bakut.

Pulau Bakut sudah disahkan sebagai Taman Wisata Alam (TWA). Di pulau seluas 15,58 hektar di bawah Jembatan Barito tersebut, juga menjadi tempat hidup bekantan.

Tidak cuma menyaksikan habitat bekantan, Pulau Bakut juga dijadikan daerah konservasi berbagai pepohonan, seperti yang dilakukan Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (Ika-SKMA) Kalsel, Senin (12/8).

apahabar.com

Mudah dijangkau dengan transportasi air maupun darat, TWA Pulau Bakut paling berpotensi dijadikan eduwisata. Foto-Istimewa

Bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang diperingati setiap 10 Agustus, mereka menggelar berbagai aksi di Pulau Bakut.

Mulai dari pelepasliaran burung, penanaman pohon endemik dari jenis nyamplung (Calophylum Inophyllum), serta pembersihan sampah plastik di sekitar TWA.

“Melalui kegiatan ini, kami berusaha membangun kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, terutama generasi milenial agar menjadikan konservasi alam sebagai sikap hidup,” sahut Benny Tomasila, Ketua Ika-SKMA Kalsel.

Kegiatan tersebut melibatkan semua stakeholder, baik dari Barito Kuala, Kalsel dan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI).

“Kami memang membuka peluang kepada semua pihak agar terlibat dalam konservasi alam Pulau Bakut. Dalam tahap awal seperti pembangunan titian, kami didukung PT Adaro,” papar Dr Ir Mahrus Aryadi MSc, Kepala BKSDA Kalsel.

“Kedepan kami memiliki program yang lebih besar lagi, terutama melibatkan generasi milineal melalui kegiatan fotografi alam liar dan penulisan konservasi,” imbuhnya.

Memang dengan pertimbangan lokasi yang mudah dijangkau, pengembangan Pulau Bakut lebih mengedepankan edukasi dan wisata atau eduwisata.

“Selain melestarikan bekantan, generasi milenial juga dapat mengenal berbagai jenis pohon di Pulau Bakut. Pun mereka juga menikmati alam atau hiling, karena udara di pulau ini masih segar,” tambah Mahrus.

Sudah dapat dikunjungi masyarakat umum sejak 7 November 2018, TWA Pulau Bakut sebenarnya masih soft launching, “Sementara grand launching segera dilakukan Gubernur Kalsel,” tandas Mahrus.

Baca Juga: Hanya Kondisi Darurat, Mobil Bisa Lewati Jembatan Pulau Bromo  

Baca Juga: Siswi Asal Tapin dan Kandangan Dipercaya Bawa Baki Paskibra HUT RI di Kalsel

Baca Juga: 5 Hari Jelang Kemerdekaan, Gapura Ini Masih Berhias HUT ke-73

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Tanbu: 11 Sembuh, 2 Positif
apahabar.com

Kalsel

PKBM Baimbai Terima Peserta Didik Baru
apahabar.com

Kalsel

MHM Serta Dinas Koperasi Banjarmasin Adakan Festival Pasar Rakyat
apahabar.com

Kalsel

Tekan Covid-19, Aparat Berjaga di Tempat Ibadah Gelar Haul Ke-214 Datu Kelampayan
apahabar.com

Kalsel

Bantuan MRI-ACT Buat Haru Korban Puting Beliung di Gambut

Kalsel

Plafon Bandara Syamsudin Noor Ambyar Lagi! Simak Penjelasan Angkasa Pura
apahabar.com

Kalsel

Cegah Masuknya Faham Radikal ke Sekolah, IPNU-IPPNU Kunjungi SMKN 1 Martapura 
apahabar.com

Kalsel

HSS Peringati HKSN 2018
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com