apahabar.com
Ketua Panitia Haul Syekh Samman Al Madani, H Muhammad Bayani. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjelang peringatan haul Syekh Samman Al Madani yang akan digelar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin besok, Kamis (22/8) malam, sumbangan terus mengalir dari para Jemaah. Sebelumnya, panitia pelaksana haul memang mengimbau agar para jemaah ikut memberikan jamuan yang nantinya akan dibagikan kembali kepada jemaah yang lain.

“Alhamdulillah, 7 hari belakangan sudah mengalir sumbangan baik berupa uang atau logistik seperti air minum dan kue kemasan,” papar Ketua Panitia Haul, H Muhammad Bayani kepada apahabar.com, Rabu (21/8) sore.

Dia sendiri tidak bisa memprediksi berapa sumbangan yang akan diterima, namun Bayani memperkirakan sekitar 80 ribu jemaah akan meramaikan acara haul akbar ini. Hingga besok pun, panitia tetap menerima sumbangan dalam bentuk dan jumlah yang tidak dibatasi.

“Ada yang langsung mengantar ke sini, ada juga yang lewat telepon. Berapa pun yang mereka bagi, akan langsung kami distribusikan kepada jemaah. Biasanya kalau besok, sumbangan yang datang seperti nasi bungkus atau kue,” tuturnya.

Panitia haul terbagi pada posko penerimaan sumbangan dan pendistribusian kepada jemaah. Ini adalah tahun pertama, pihaknya mengajak Jemaah untuk berbagi kepada Jemaah lainnya.

Hal tersebut didasari pesan Guru Zuhdi pada malam pengajian beberapa waktu lalu. Di mana pesannya adalah semua yang dibawa nanti memiliki keberkahan. Terlebih, ini adalah peringatan haul seorang wali Allah SWT.

Sebagai Masjid provinsi, acara haul akbar memang kerap dilaksanakan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Seperti Haul Datu Kalampayan, Guru Sekumpul, juga termasuk Syekh Samman Al Madani. Sehingga tidak kali ini saja pihak panitia bekerja sama dengan pemerintah maupun pihak kepolisian.

“Kita tidak memohon bantuan, tetapi tetap kami undang karena ini kan Masjid milik pemerintah juga. Kalau kepolisian, diluar acara haul pun sudah biasa ikut membantu mengamankan,” ungkapnya.

Apabila saat acara majelis biasa Jemaah datang menjelang magrib, maka saat acara haul akbar diperkirakan Jemaah mulai berdatangan dari waktu zuhur menuju lokasi. Prediksi ini dia dasari, sebab lokasi Masjid Raya Sabilal Muhtadin yang strategis berada di pusat kota, sehingga memudahkan Jemaah datang dari berbagai wilayah.

Selanjutnya, tidak hanya mempersiapkan jamuan bagi Jemaah, Masjid Sabilal juga dapat menampung parkir hingga 40 ribu. Namun ia tak menampik, banyak Jemaah yang akan parkir di luar area Masjid.

“Biasanya mereka parkir di luar supaya bisa cepat pulang. Tapi kami tidak bisa melarang parkir liar tersebut. Biarlah rezeki untuk mereka,” kata dia.

Meneruskan himbauan Polantas, Jemaah diharap tidak memarkir kendaraan di bahu jalan, khususnya di depan pagar Masjid Raya Sabilal Muhtadin. Walau kegiatan ini melibatkan puluhan ribu masyarakat, namun akses jalan tidak akan ditutup bagi pengguna lain.

Rangkaian acara haul akan dimulai selepas salat magrib. Dilanjutkan dengan pengajian, kemudian penampilan grub maulid dengan syair yang berhubungan dengan Syekh Samman Al Madani . Usai berdoa, ceramah agama dan pembacaan manakib oleh Guru Zuhdi, yang diakhiri dengan salat Isya berjamaah.

“Kalau acara biasa kan selesainya setelah salat Isya, tapi kalau acara besar seperti ini mungkin akan lebih lama setengah jam lah,” imbuhnya memperkirakan.

Untuk kelancaran acara dan kenyamanan bersama, Bayani kembali menambahkan himbauan bagi Jemaah yang akan datang. Diantaranya, Jemaah disarankan untuk berwudu dari rumah, membawa alas salat dan jangan lupa tidak meninggalkan sampah, hindari tempat berjejal seperti saat mengambil  sandal, sampai menjaga barang berharga termasuk bagi yang membawa anak kecil.

“Kita mengingatkan agar kejadian yang tidak diinginkan seperti tahun-tahun sebelumnya tidak terulang kembali,” pesannya mengakhiri.

Baca Juga: Bayangan Kakbah Hilang Sesaat

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Haul Guru Bawai

Reporter: Musnita Sari
Editor: Syarif