Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Motif Penyerangan Dini Hari di HST Akhirnya Terungkap

- Apahabar.com Senin, 5 Agustus 2019 - 11:54 WIB

Motif Penyerangan Dini Hari di HST Akhirnya Terungkap

KR, pelaku penusukan di Desa Pangambau Hilir Luar, Haruyan, Minggu dini hari tadi. Foto-Polres HST for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Motif penyerangan KR (48) pada KK, warga Desa Pangambau Hilir Luar Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Sabtu dini hari kemarin akhirnya terungkap. Penyerangan diduga akibat cemburu.

KK diserang ketika tidur dengan sang istri MM, yang juga mantan istrinya KR, warga Haruyan.

“Pelaku, KR nekat menyerang rumah suami mantan istrinya yang telah menikah duluan. Motifnya diketahui akibat cemburu berlebihan,” kata Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo melalui Paur Humas, Bripka Husaini, Senin (5/8).

KR, kala itu mendatangi rumah KK dini hari dan menendang pintu rumah hingga memasuki kamar.

KR yang sudah terbakar api cemburu langsung menyerang dengan menggunakan pisau tusuk. Akibatnya KK mengalami luka pada bagian kaki dan jari-jari tangan kanan. Sebanyak dua kali tusukan pada kaki dan jari tangan sebelah kanan.

“Melihat KK terluka, KR melarikan diri,” kata Husaini.

KK yang tengah terluka keluar dari rumahnya untuk meminta bantuan kepada warga di sekitar rumahnya. Oleh warga KK akhirnya dibawa ke klinik terdekat. Mengetahui hal itu, keluarga KK melaporkan ke Polsek Haruyan.

“Setelah masuk laporan ke Polsek, anggota langsung melakukan penyelidikan,” kata Husaini.

Akhirnya anggota Polsek Haruyan berhasil meringkus KR pada Sabtu siang sekitar pukul 12.00.

Saat ini KR sudah diamankan di Rutan Mako Polres HST dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Oleh Polisi KR dijerat dengan Pasal 351 ayat (2 ) KUHP, Tindak Pidana Penganiayaan yang menyebabkan luka berat. Pidana penjara paling lama lima tahun.

Baca Juga: Dini Hari, Pria di HST Bersimbah Darah Diserang Saat Tidur

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

1 Pengidap Covid-19 Asal Tanah Bumbu Tutup Usia
apahabar.com

Kalsel

Polisi: Lihan Sudah Ngaku Terima Uang dari Korban
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur
PLN

Kalsel

Tambah Ratusan Personel, PLN Percepat Pemulihan Listrik Terdampak Banjir Kalsel
apahabar.com

Kalsel

BI Dorong Wisata Religi Makam Guru Sekumpul, Jadi Sumber Ekonomi Terbaru di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Kronologis Lengkap Bus TNI-AD Tabrak Pengendara di Banjarmasin
Reaktif Tes Covid-19

Kalsel

Duh, Ratusan Petugas Pemilu di Banjarmasin Reaktif Tes Covid-19
apahabar.com

Kalsel

88,54 Persen Kasus Covid-19 Berhasil Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com