Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Motif Penyerangan Dini Hari di HST Akhirnya Terungkap

- Apahabar.com Senin, 5 Agustus 2019 - 11:54 WIB

Motif Penyerangan Dini Hari di HST Akhirnya Terungkap

KR, pelaku penusukan di Desa Pangambau Hilir Luar, Haruyan, Minggu dini hari tadi. Foto-Polres HST for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Motif penyerangan KR (48) pada KK, warga Desa Pangambau Hilir Luar Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) pada Sabtu dini hari kemarin akhirnya terungkap. Penyerangan diduga akibat cemburu.

KK diserang ketika tidur dengan sang istri MM, yang juga mantan istrinya KR, warga Haruyan.

“Pelaku, KR nekat menyerang rumah suami mantan istrinya yang telah menikah duluan. Motifnya diketahui akibat cemburu berlebihan,” kata Kapolres HST, AKBP Sabana Atmojo melalui Paur Humas, Bripka Husaini, Senin (5/8).

KR, kala itu mendatangi rumah KK dini hari dan menendang pintu rumah hingga memasuki kamar.

KR yang sudah terbakar api cemburu langsung menyerang dengan menggunakan pisau tusuk. Akibatnya KK mengalami luka pada bagian kaki dan jari-jari tangan kanan. Sebanyak dua kali tusukan pada kaki dan jari tangan sebelah kanan.

“Melihat KK terluka, KR melarikan diri,” kata Husaini.

KK yang tengah terluka keluar dari rumahnya untuk meminta bantuan kepada warga di sekitar rumahnya. Oleh warga KK akhirnya dibawa ke klinik terdekat. Mengetahui hal itu, keluarga KK melaporkan ke Polsek Haruyan.

“Setelah masuk laporan ke Polsek, anggota langsung melakukan penyelidikan,” kata Husaini.

Akhirnya anggota Polsek Haruyan berhasil meringkus KR pada Sabtu siang sekitar pukul 12.00.

Saat ini KR sudah diamankan di Rutan Mako Polres HST dan akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Oleh Polisi KR dijerat dengan Pasal 351 ayat (2 ) KUHP, Tindak Pidana Penganiayaan yang menyebabkan luka berat. Pidana penjara paling lama lima tahun.

Baca Juga: Dini Hari, Pria di HST Bersimbah Darah Diserang Saat Tidur

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Penderita Terakhir Sembuh, Tabalong Kini Nihil Pasien Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Pimpin Apel Gelar Pasukan Penegakan Prokes di Tapin, Pjs Wali Kota Banjarbaru Sampaikan Pesan

Kalsel

BREAKING NEWS! Bapak Satu Anak di Banjarmasin Ditemukan Tewas Tergantung
apahabar.com

Kalsel

Hikmah Dibalik Mobil Damkar yang Terguling; Pemkab Banjar Siap Inventarisasi
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin Jilid II, Tempat Usaha Bandel Bakal Ditutup Paksa
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Jamin Keamanan Pemilu 2019
apahabar.com

Kalsel

Jadi Provider BPJS Kesehatan, Omset Optik Surya Baru Meningkat
apahabar.com

Kalsel

Ada Aturan Main Petugas Melipat Surat Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com