Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam Jalan Berlubang Km 88 Tapin Renggut Nyawa Pemuda HST Ortu Oke, Belajar Tatap Muka di SMP Banjarmasin Dimulai November Menhub Datang, Pengembangan Runaway Bandara Teweh Dibahas Kronologi Lengkap Petaka Lubang Maut di Tapin yang Tewaskan Pemuda HST

Operasi Pencarian KM Pieces Dihentikan, 30 Korban Masih Hilang

- Apahabar.com Selasa, 6 Agustus 2019 - 22:50 WIB

Operasi Pencarian KM Pieces Dihentikan, 30 Korban Masih Hilang

Tim SAR melakukan pencarian korban kapal karam di perairan Matasiri, Selasa (6/8). Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin atau Basarnas resmi menghentikan operasi pencarian korban kapal motor (KM) Pieces di perairan Selat Makasar dekat Pulau Matasiri, Kalsel, Selasa (6/8).

Sejauh pencarian dilakukan, 7 korban kapal karam tersebut berhasil ditemukan, sementara 30 lainnya masih hilang.

“Pencarian dengan mengerahkan armada dan tim penyelamat dari berbagai unsur dihentikan,” jelas Kepala Seksi Sumber Daya Basarnas Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Endrow Sasmita, Selasa dikutip dari Antara.

Selanjutnya pencarian akan dilakukan dengan pemantauan dan kesiapsiagaan selama 24 jam.

Sampai hari ketujuh gelombang laut yang mencapai 3-4 meter dan angin yang cukup kencang jadi kendala terberat pencarian.

Pencarian dengan armada laut pada hari ini didukung alat utama pencarian, mulai dari KN SAR Laksmana, KN Chundamani dan KNP 363 milik KSOP.

Penyisiran juga dilakukan di search area sampai ke pesisir Pantai Tanjung Selatan. 3 Unit Kapal Patroli (KP 3002, KP 2006 dan KP 2007) juga dilibatkan melakukan penyisiran di sekitar Muara Barito sampai dengan 15 NM ke arah barat.

Ada juga dukungan dari personel Pos AL dan Pos Ditpolair Polda Kalsel untuk melakukan pemantauan di sepanjang pesisir pantai Tanjung Selatan-Pagatan-Kotabaru sampai ke Pulau Matasiri.

Pun begitu, dukungan dari Kantor SAR Makassar untuk melakukan pemantauan di pesisir pantai barat Sulawesi Selatan sampai ke Sulawesi Barat.

Operasi pencarian juga didukung TNI AL. Mereka mengerahkan CN 235 MPA P-8035. Dengan rute Banjarmasin–Search Area–Lanudal Juanda, yakni Flight Plan; – Endurance 5 Jam, kecepatan 180–200 kts, kecepatan di daerah pencarian 150 Kts, ketinggian 2.000 feet dan luas area pencarian 1600 NM2.

“Pesawat ini mempunyai kecangihan yang telah dilengkapi sistem komputer diintegrasikan dengan sistem sensor, hingga memiliki kemampuan menangkap rute dan pancaran frekuensi,” kata Endrow.

Pesawat ini juga memiliki kemampuan radar untuk dapat menjangkau antara 100 hingga 200 mil laut.

Menginjak hari ke-10, Basarnas memperkirakan para korban sudah terpencar ke berbagai wilayah. Kondisi demikian dirasa perlu sarana yang cukup banyak untuk melakukan pencarian.

Basarnas akan mengintensifkan sarana komunikasi dan informasi serta pemantauan, kemungkinan keberadaan para korban.

Selain itu, Basarnas juga berharap masyarakat dapat ikut membantu menemukan korban.

Baca Juga: Hari Ketujuh, Pencarian Korban KM Pieces Dibantu Pesawat Canggih

Baca Juga: Gelombang Tinggi Menjadi Kendala Pencarian Korban Tenggelam KM Pieces

Baca Juga: Tenggelamnya KM Pieces, Satu Orang Korban Ditemukan Selamat!

Baca Juga: Kronologis Tenggelamnya KM Pieces di Matasiri Kalsel, 2 Tewas dan Puluhan Hilang!

Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Silaturahmi ke Tungkaran, Kapolsek Puji Kesigapan Kades Bantu Padamkan Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Usai Nobar Pidato Kenegaraan Jokowi, Nadjmi Adhani Tersenyum
apahabar.com

Kalsel

Asap Masih Menguasai Kalimantan Selatan
apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19, Polres HSU Gelar Senam Pagi
apahabar.com

Kalsel

Satu Orang Klaster Gowa di Balangan Segera Dirujuk ke RS H Boejasin
apahabar.com

Kalsel

Gowes Bareng Dandim 1007 Banjarmasin Sekaligus ‘Babarasih’ Makam Pangeran Antasari
apahabar.com

Kalsel

Jelang Nataru, Guru Khalil Pastikan Harga Bapok di Banjar Aman
apahabar.com

Kalsel

Terdampak Pandemi Corona, Pengrajin Parcel Lebaran di Banjarmasin Gigit Jari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com