Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar!

Operasi SAR KM Pieces, Lanal Terjunkan Dua KRI

- Apahabar.com Jumat, 2 Agustus 2019 - 23:55 WIB

Operasi SAR KM Pieces, Lanal Terjunkan Dua KRI

Tim Basarnas sedang mencari korban kapal terbakar dan tenggelam di Perairan Matasiri, Jumat (2/8) 2019. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARBARU – KRI Hasan Basry 382 dan KRI Nuku 373 dikerahkan untuk mencari 31 dari 37 korban kapal nelayan KM Pieces yang tenggelam di perairan Matasiri Kotabaru, Kalsel.

Dua kapal perang kebetulan sedang berada di sekitar perairan Selat Makasar, dan telah bergerak ke lokasi kejadian.

Kepala Seksi Sumber Daya Basarnas Banjarmasin, Kalsel Endrow Sasmita mengatakan KN SAR Laksmana 241 panjang 40 meter lebih dulu diterjunkan dari Dermaga Basirih menuju Tanjung Selatan untuk pencarian. Diperkirakan korban kapal tenggelam tersebut mengarah ke barat mendekati perairan Banjarmasin.

Sementara, kapal lainnya yang juga membantu pencarian, yaitu Chundamani P116 telah bergerak, Jumat siang dari Dermaga KSOP Mantuil Banjarmasin.

Kapal dengan kru sebanyak 31 orang tersebut akan menuju perairan Pulau Sembilan untuk menjemput enam orang korban yang saat ini ditampung di KM Rezeky Utama. Sedangkan kapal lainnya, melanjutkan Operasi SAR sesuai dengan situasi dan kondisi perkembangan di lapangan.

Sebelumnya KM Pieces rute Pekalongan-Selat Makassar tenggelam di perairan sekitar Pulau Matasiri, Rabu (31/7). Kapal nelayan itu mengangkut 37 anak buah kapal (ABK).

KM Pieces dinahkodai oleh Nasori beralamat Sido Mukti Gang 14 Nomor 2, Pekalongan Utara, Pekalongan Kota, Provinsi Jawa Tengah. Informasi terbaru, kapal terbakar sebelum tenggelam.

Awal diketahui setelah kapal nelayan KM Bintang Mas Delima yang kebetulan melintas di perairan Matasiri pada Rabu (31/07) menemukan empat orang korban, dua meninggal dan dua dalam kondisi selamat.

Setelah ABK mengevakuasi korban, KM Bintang Mas Delima bergerak mengarah ke Kotabaru dan melaporkan peristiwa tersebut ke Basarnas.

Lalu empat orang korban yang ditemukan dipindahkan ke KM Rezeki Utama yang kebetulan berada di perairan tersebut.

Selanjutnya pada 1 Agustus 2019, KM Rezeki Utama kembali menemukan dua orang korban dalam keadaan meninggal dunia. Saat ini, keenam korban yang ditemukan telah berada di KM Rezeki Utama dibawa ke daerah asal di Pekalongan.

Baca Juga: KM Pieces Karam di Matasiri Kalsel, Gelombang Tinggi Hambat Pencarian

Sumber: Antara
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Prajurit Kodim Barabai Asah Kemampuan Menembak
apahabar.com

Kalsel

Berbekal Senpi Palsu Ancam Warga, Pria di Banjarmasin Timur Diringkus
apahabar.com

Kalsel

Wow! 5 ‘Bersaudara’ Ini Sukses Duduki Kursi Dewan
apahabar.com

Kalsel

Pasok Logistik ke Pulau Bromo, Tak Surut Semangat Petugas PPS
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta Lantik Kombes Pol Heri Armanto Sutikno Jadi Irwasda Polda Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Hari ini, Masjid Jami Sungai Jingah Juga Tiadakan Salat Jumat
apahabar.com

Kalsel

5 Hari Pengeringan Irigasi, Pembudidaya Ikan “Tepuk Jidat”
apahabar.com

Kalsel

Jalan Penghubung Antar Kecamatan Kerap Banjir, Polsek Kelumpang Hulu Bersikap
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com