Terduga Penyusup Diamankan, Kapolda Kalsel Angkat Bicara Ingat Setahun Jokowi tapi Mahasiswa di Banjarmasin Lupa Prokes Refleksi Setahun Jokowi-Ma’ruf, BEM Kalsel Ancam Demo Tiap Pekan NASA Tunjuk Nokia untuk Bangun Jaringan Seluler di Bulan, 2024 Kirim Manusia Bermukim di Sana Demo Setahun Jokowi-Ma’ruf, Pelajar di Banjarmasin Kepergok Bawa Miras

Pantau Titik Api Melalui Mobilisasi Pasukan di Kecamatan  

- Apahabar.com Kamis, 8 Agustus 2019 - 16:51 WIB

Pantau Titik Api Melalui Mobilisasi Pasukan di Kecamatan   

Giat pemadaman kebakaran lahan di Kecamatan Daha Selatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Badan Penanggulangan Bencana Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten HSS mendeteksi rawan titip api. Bulan Juli tercatat ada 61 titik api, sedangkan Agustus sampai hari ini tercatat ada 37 titik api. Namun masih ada juga yang tidak terpantau.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten HSS Drs Efran M.AP.

Baca Juga: DPRD Batola Cegah Karhutla Lewat Perda Terakhir

Menurut Efran mengenai persoalan yang sering dihadapi saat musim kemarau, yaitu Karhutla, Pemerintah Kabupaten HSS sudah menetapkan status siaga darurat selama 5 bulan, terhitung mulai 1 Juli  hingga  31 November 2019.

Disampaikan Efran, dari hasil pantauan pihak terkait ada 7 kecamatan yang rawan titik api di HSS.

Tujuh kecamatan yang rawan titik api tersebut meliputi tiga Daha, yakni Kecamatan Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat, selanjutnya Kecamatan Kalumpang, Kecamatan Kandangan, Angkinang, dan Telaga Langsat.

Dijelaskan dia, penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama dengan masyarakat, untuk itu telah dilakukan koordinasi dengan semua pihak untuk melakukan pencegahan.

Upaya tersebut, antara lain dilakukan mobilisasi pasukan pencegahan Karhutla yang diterjunkan ke kecamatan-kecamatan yang rawan Karhutla.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad saat rapat koordinasi bulan Agustus belum lama tadi, menyampaikan bahwa Presiden RI mengarahkan 4 hal mengenai pengendalian Karhutla pada Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Karhutla Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Pertama yaitu dengan mencegah Karhutla melalui patroli dan deteksi dini. Kedua, Memadamkan api sesegera mungkin. Ketiga, Memanfaatkan teknologi untuk mencegah Karhutla.

Keempat, Mengarahkan agar jajaran  Pemerintah Daerah, mulai dari tingkat Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa, memiliki struktur yang benar-benar lengkap dan setiap desa minimal punya pemadam kebakaran yang sederhana.

Baca Juga: BKSDA Was-was Karhutla Ancam Flora dan Fauna di Kalsel!

Reporter: Simah
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

Libur Sekolah, PKK HSS Gelar Sunatan Massal
apahabar.com

HSS

Dari Musyawarah Korpri HSS, Sekda Berharap Mendukung Program Pemerintah
apahabar.com

HSS

Kawal Dana Covid-19, DPRD HSS Bentuk Pansus
apahabar.com

HSS

Bupati HSS Dianugerahi Tanda Penghargaan Tertinggi Lencana Melati
apahabar.com

HSS

Lewat Seni Madihin Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih
apahabar.com

HSS

Bupati HSS Raih Anugerah Satyalancana Pembangunan
apahabar.com

HSS

Achmad Fikry Diusulkan Meraih Penghargaan Satya Lancana Pembangunan KKBPK
apahabar.com

HSS

Resmi Dibuka, Wisata Loksado Langsung Dibanjiri Pengunjung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com