Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil Sedikit Surut, Puluhan Rumah di Martapura Masih Terendam Banjir Tahap 3, Belasan Koli Vaksin Covid-19 Tiba di Kalsel

Parisj Van Borneo Festival Digelar Akhir Agustus di HST

- Apahabar.com Selasa, 20 Agustus 2019 - 17:30 WIB

Parisj Van Borneo Festival Digelar Akhir Agustus di HST

HST mengikuti Festival Budaya Banjar 2019 di Jakarta pada Juli lalu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI –  Event tahunan Provinsi Kalimantan Selatan dari sektor pariwisata di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) akan digelar pada 30 Agustus – 1 September nanti.

Mengusung tema Parisj Van Borneo, Pemkab HST melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) akan menggelar festival wisata dan budaya. Event itu nantinya akan dipusatkan di Lapangan Dwi Warna Barabai.

“Fokus kami dalam kegiatan ini untuk mengenalkan pariwisata yang ada di Kabupaten HST. Harapan, bisa mendatangkan lebih banyak wisatawan. Sedangkan untuk kegiatan seperti workshop atau seminar terkait seni dan budaya, akan diagendakan digelaran lainnya,” kata Kepala Bidang Pariwisata, Fakhrurazi saat dihubungi via telepon, Selasa (30/8).

Ada ada tiga hal yang ditekankan nantinya di event tersebut, lanjut Fkahrurazi,  festival kuliner tradisional, festival etnik dan pertunjukan, hingga lomba foto wisata.

Untuk festival kuliner, Disparpora melibatkan SKPD lingkup HST untuk berpartisipasi. Kemudian, festival etnik dan pertunjukan, pihaknya merangkul komunitas-komunitas budaya yang ada di HST serta daerah lainnya di Kalsel.

Sedangkan lomba foto wisata, yang menjadi objeknya yakni, wisata di Kabupaten HST. Baik yang sudah menjadi objek wisata atau yang mungkin berpotensi menjadi objek wisata di Kabupaten HST.

“Itu akan digelar pada saat event,” terang Fakhrurazi.

Sementara itu, ragam pertunjukan yang digelar nantinya juga beragam. Seperti pertunjukan tari tradisional, seni beladiri tradisional, musik tradisional maupun modern, pawai budaya, dan lain-lain.

Sebelumnya Bupati HST, H Ahmad Chairansyah, menegaskan bahwa selain konsisten dalam hal memakmurkan masyarakatnya melalui peningkatan pembangunan, dia juga terus mendorong kemajuan Kabupaten HST melalui sektor ekonomi kreatif dan pariwisata setempat.

“Kabupaten HST, juga kaya akan sektor ekonomi dan pariwisatanya. Maka dari itu, selain dalam hal pembangunan, Pemerintah Kabupaten HST juga akan terus mendorong masyarakat agar kedua hal tersebut bisa dimaksimalkan hingga turut serta mendongkrak perekonomian masyarakat Bumi Murakata,” tuntasnya.

Perlu diketahui, HST masuk dalam calender of event 2019 Kalimantan Selatan dari sektor pariwisata pada Juni 2019 lalu. Karena banyaknya agenda pariwisata di luar, membuat Pemkab HST belum dapat melakukan persiapan.

Hingga akhirnya diputuskan pada 30 Agustus 2019, Pemkab HST melalui Disparpora melaksanakan Parisj van Borneo Festival.

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Salut Buat DLH Banjarmasin, Lebaran Tetap Bekerja
PSBB

Banjarbaru

Jawa dan Bali Terapkan PSBB, Banjarbaru Mulai Ancang-Ancang
apahabar.com

Kalsel

Pemerintah Salurkan BLT pada 3 Desa di Kecamatan Kusan Hilir
apahabar.com

Kalsel

Pesan Khusus Kementerian Pendidikan buat Tenaga Pengajar Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Ini Penampakan Robot Antasari, Alat Canggih ‘Perawat’ Pasien Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Demi Pendidikan, DPRD Kalsel Dukung Mushaf Al Banjari
apahabar.com

Kalsel

Cukup Pakai e-KTP Pelayanan Kesehatan Jadi Gratis, Banjarmasin Mesti Tiru Tangerang
apahabar.com

Kalsel

Semarak Cap Go Meh di Klenteng Sutji Nurani
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com