Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Pasca Laka Tunggal, Wanita Ini Diduga Mengalami Serangan Jantung

- Apahabar.com Kamis, 1 Agustus 2019 - 10:08 WIB

Pasca Laka Tunggal, Wanita Ini Diduga Mengalami Serangan Jantung

Korban saat dilarikan ke Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Ratu Zalecha oleh anggota Palang Merah Indonesia (PMI). foto-apahabar.com/AHC 15

apahabar.com, MARTAPURA – Rosnita Angraini (53) Warga Bincau meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Indrasari Kecamatan Martapura Kota, depan Kantor Pembakal Indrasari, Kamis (1/8/2019) sekitar pukul 08.00 wita.

Menurut keterangan relawan Emergency Banjar Response, Rofiq (33), korban yang mengendarai kendaraan roda 2 dari arah Bincau menuju ke Martapura tiba-tiba terjatuh tepat di depan kantor Pembakal Indrasari.

“Menurut keterangan yang saya dapat dari warga yang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban yang mengandarai motornya sedang menuju ke Martapura tiba-tiba jatuh tepat di depan Kantor Pembakal Indrasari,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut pihak Palang Merah Indonesia (PMI) dan juga Emergency Gabungan (EG) langsung mendatangi TKP dan memberikan pertolongan pertama kepada korban dan membawanya ke Rumah Sakit Ratu Zalecha.

Saat dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit, korban sudah tidak bisa ditolong lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya.

“Menurut keterangan dari rekan-rekan saya korban diduga meninggal karena Serangan Jantung, dan saat kami larikan ke UGD korban sudah tidak bernafas dan tidak ditemukan denyut nadinya,” ucap Rofiq.

Anggota EBR tersebut mengatakan, saat korban dibawa ke Rumah Sakit juga ditemani oleh pihak keluarga.

“Korban setelah dilarikan ke Rumah Sakit dan dinyatakan tidak bisa ditolong lagi, maka pihak keluarga meminta untuk dibawa ke rumah duka saja karena ingin di kerjakan (dimandikan dan dishalatkan) oleh pihak keluarga secara pribadi saja, hingga kemudian dikebumikan,” pungkasnya.

Baca Juga: 5 CJH Kalteng Korban Kecelakaan Bus di Pulang Pisau Boleh Lanjutkan Berhaji

Reporter: AHC 15
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

LPJK Soal Keamanan Sensus Online di Kalsel: Rentan Disalahgunakan
apahabar.com

Kalsel

24 Ribu Anak Tidak Sekolah di Kabupaten Banjar
apahabar.com

Kalsel

Peduli Kesehatan Hewan, Pemerintah Siap Bentuk Pejabat Otoritas Veteriner
apahabar.com

Kalsel

Biddokkes Polda Kalsel Blusukan ke Lokasi Kebakaran
apahabar.com

Kalsel

Hut Bhayangkara di Banjarmasin Berlangsung Khidmat, Simak Arahan Presiden

Kalsel

Lebaran, Jukir di Banjarmasin Nekat Gorok Leher Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Duh, Warga ‘Terserah’ Padati Mal dan Pasar di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Kalsel Keluarkan Maklumat Cegah Karhutla, Sanksi Hingga Rp 15 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com