Kobaran Api Kembali Gegerkan Warga Patmaraga Kotabaru Cara Cek Pengumuman CPNS 2019 Hari Ini, Login sscn.bkn.go.id, Berikut Website & Panduan Lengkapnya 150 Rumah Hangus Terbakar, Simak Kronologi Lengkap Kebakaran di Kotabaru Alasan Mengapa Api di Patmaraga Kotabaru 5 Jam Baru Padam Si Jago Merah Mengamuk di Kotabaru: Berkobar Berjam-jam, Ratusan Rumah Ludes Terbakar!

Pedagang Bendera Musiman di Banjarmasin Mulai Berburu Keuntungan

- Apahabar.com Sabtu, 3 Agustus 2019 - 17:18 WIB

Pedagang Bendera Musiman di Banjarmasin Mulai Berburu Keuntungan

Menjelang Hut Kemerdekaan Republik Indonesia, pedagang bendera mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan atau pasar di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjual bendera menjelang hari kemerdekaan republik ini rupanya mampu memberikan keuntungan tambahan yang lumayan.

Menjelang 17 Agustus, pedagang bendera mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan atau pasar di Banjarmasin.

Dari pantauan apahabar.com, umumnya para pedagang itu menjual bendera hanya ketika memasuki Agustus alias musiman.

Bendera dan umbul-umbul atau pernak-pernik kemerdekaan tersebut, mereka jual dengan harga yang bervariasi. Dari puluhan hingga ratusan ribu.

Salah satu pedagang di Jalan Penatu, Kota Banjarmasin, Amsah mengatakan pada hari biasa dirinya berprofesi sebagai pembuat stempel.

Keuntungan berjualan bendera pada bulan tertentu cukup menguntungkan karena banyaknya permintaan dari masyarakat. “Alhamdulillah, lumayan aja,” ucapnya.

Lalu, apahabar.com mencoba memantau di kawasan Pasar Baru Kota Banjarmasin. Di sana cukup mudah ditemui puluhan penjual bendera musiman.

Senada, salah seorang penjual bendera, Rita, mengatakan dirinya hanya menjual bendera hanya pada bulan Agustus saja.

“Kalo hari biasa aku jualan baju bola untuk anak-anak,” katanya. “Alhamdulillah, nambah-nambah pemasukan. Aku menjual harganya macam-macam tergantung ukuran dari Rp15.000-35.000.”

Kemudian, ada juga Rina, penjual bendera musiman yang mencoba memetik keuntungan menjelang momen kemerdekaan negara ini.

“Bila tidak bulan Agustus saya menjual mainan. Keuntungannya lumayan,” katanya.

Rina menuturkan menjual bendera tersebut dari harga puluhan hingga ratusan ribu. “Saya jual dari harga Rp10.000 sampai yang paling besar Rp450.000,” tuturnya sambil tersenyum.

Baca Juga: Relawan Korban Truk Pemadam Terbalik di Banjar Butuh Uluran Tangan

Baca Juga: Ramai-Ramai Tolak Pungli dan Pemalakan di Pantai Batakan Tanah Laut

Baca Juga: Facebooknya Diretas, Simak Reaksi Wali Kota Banjarmasin

Baca Juga: Disebut Tak Berizin di Banjarmasin, Bos Travellindo Sebut Kemenag Aneh

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gerindra Geser Keperkasaan Golkar di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Pasca Penyerangan Mapolsek Daha Selatan, Polres Kotabaru Tingkatkan Pengamanan
apahabar.com

Kalsel

Walau Terkikis Zaman, Pedagang Pasar Sentral Antasari Tetap Eksis
apahabar.com

Kalsel

Cegah Covid-19, Polres HSU Gelar Senam Pagi
apahabar.com

Kalsel

Pilwali Banjarmasin: Satu Paslon Terinfeksi Covid-19, Begini Sikap KPU
apahabar.com

Kalsel

Resmi, Paman Birin Terima SK PAN untuk Pilkada Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Lelang Kursi Kadis di Banjarmasin Mengerucut 3 Kandidat, Simak Nama-Namanya
apahabar.com

Kalsel

Pemuda hingga Penjual Miras Tradisional Terjaring Operasi Pekat di Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com