Canggih, Banjarmasin Kini Punya ADM, Sanggup Cetak 100 e-KTP Sehari Evakuasi Korban Erupsi Semeru, Dua Helikopter-Tiga Kompi TNI Dikerahkan Empat Program Bank Indonesia Majukan UMKM Busyet! Buaya Masuk Rumah Warga Saat Banjir di Kaltim Lama Buron, Mantan Kades di Katingan Tilap Dana Desa Rp 1,1 M Berhasil Diringkus di Kapuas

Pedagang Bendera Musiman di Banjarmasin Mulai Berburu Keuntungan

- Apahabar.com     Sabtu, 3 Agustus 2019 - 17:18 WITA

Pedagang Bendera Musiman di Banjarmasin Mulai Berburu Keuntungan

Menjelang Hut Kemerdekaan Republik Indonesia, pedagang bendera mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan atau pasar di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Menjual bendera menjelang hari kemerdekaan republik ini rupanya mampu memberikan keuntungan tambahan yang lumayan.

Menjelang 17 Agustus, pedagang bendera mulai bermunculan di sejumlah ruas jalan atau pasar di Banjarmasin.

Dari pantauan apahabar.com, umumnya para pedagang itu menjual bendera hanya ketika memasuki Agustus alias musiman.

Bendera dan umbul-umbul atau pernak-pernik kemerdekaan tersebut, mereka jual dengan harga yang bervariasi. Dari puluhan hingga ratusan ribu.

Salah satu pedagang di Jalan Penatu, Kota Banjarmasin, Amsah mengatakan pada hari biasa dirinya berprofesi sebagai pembuat stempel.

Keuntungan berjualan bendera pada bulan tertentu cukup menguntungkan karena banyaknya permintaan dari masyarakat. “Alhamdulillah, lumayan aja,” ucapnya.

Lalu, apahabar.com mencoba memantau di kawasan Pasar Baru Kota Banjarmasin. Di sana cukup mudah ditemui puluhan penjual bendera musiman.

Senada, salah seorang penjual bendera, Rita, mengatakan dirinya hanya menjual bendera hanya pada bulan Agustus saja.

“Kalo hari biasa aku jualan baju bola untuk anak-anak,” katanya. “Alhamdulillah, nambah-nambah pemasukan. Aku menjual harganya macam-macam tergantung ukuran dari Rp15.000-35.000.”

Kemudian, ada juga Rina, penjual bendera musiman yang mencoba memetik keuntungan menjelang momen kemerdekaan negara ini.

“Bila tidak bulan Agustus saya menjual mainan. Keuntungannya lumayan,” katanya.

Rina menuturkan menjual bendera tersebut dari harga puluhan hingga ratusan ribu. “Saya jual dari harga Rp10.000 sampai yang paling besar Rp450.000,” tuturnya sambil tersenyum.

Baca Juga: Relawan Korban Truk Pemadam Terbalik di Banjar Butuh Uluran Tangan

Baca Juga: Ramai-Ramai Tolak Pungli dan Pemalakan di Pantai Batakan Tanah Laut

Baca Juga: Facebooknya Diretas, Simak Reaksi Wali Kota Banjarmasin

Baca Juga: Disebut Tak Berizin di Banjarmasin, Bos Travellindo Sebut Kemenag Aneh

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Money Politics

Kalsel

Antisipasi Money Politics, Bawaslu Pantau Masa Tenang Pilgub Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pedagang Pasar Terapung Berangsur Sirna
apahabar.com

Kalsel

Jelang Arus Mudik, Penumpang Bandara Syamsudin Noor Turun
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Buruh di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Terima Sembako
apahabar.com

Kalsel

Hasil Uji Petik, KSOP Kelas 1 Banjarmasin Temukan Dua Kapal Perlu Dicek Ulang

Balangan

PMI Balangan Bantu Bersihkan Puing-Puing Kebakaran di Kompleks Maritam Paringin
Vaksinasi Tahap 2

Kalsel

Di Tengah Kondisi Banjir, Pemprov Kalsel Tak Tunda Vaksinasi Tahap 2
banjir

Batola

Menjangkau Korban Banjir Batola, Santri Senangnya Bukan Main Dapat Sarden
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com