Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Pelajar di Batola Dilarang Berkendaraan ke Sekolah

- Apahabar.com Rabu, 21 Agustus 2019 - 13:21 WIB

Pelajar di Batola Dilarang Berkendaraan ke Sekolah

Melalui Polisi Mengajar, Polres Barito Kuala juga memasukkan pengetahuan safety riding. Foto-Polres Batola

apahabar.com, MARABAHAN – Menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi milenial, Polres Barito Kuala melarang pelajar SD dan SMP sederajat menggunakan kendaraan bermotor ke sekolah.

Sebelumnya dengan pertimbangan jarak dari rumah ke sekolah, terutama sebelum pemberlakukan sistem zonasi, Dinas Pendidikan dan Polres Batola bersepakat memberi dispensasi kepada pelajar yang belum cukup umur memperoleh SIM.

Mereka diizinkan berkendara sendiri ke sekolah, dengan catatan surat-surat kendaraan lengkap dan perangkat keamanan lain. Kesepakatan tersebut berdurasi dua tahun sejak 2016.

Namun dispensasi tersebut sekarang otomatis sudah berakhir, seiring ketiadaan pembaruan kesepakatan antara Disdik dengan Polres Batola.

“Kesepakatan itu hanya berlaku dua tahun. Kalau setelah dua tahun tak diperpanjang, berarti sudah selesai. Andai tanpa ketentuan dua tahun, kesepakatan itu bisa berlaku seterusnya,” tukas Kepala Dinas Pendidikan Batola, H Sumarji, Rabu (21/8).

“Terlepas dari kemungkinan terjadi kesepakatan baru, pelajar yang belum cukup umur memang semestinya tak diperkenankan memakai kendaraan sendiri,” imbuhnya.

Kendati demikian, Disdik Batola masih memiliki kesepakatan lain dengan Polres Batola melalui program Polisi Mengajar.

Ditandatangani Agustus 2017, program tersebut memasukkan materi lalu lintas dan bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang dalam pelajaran SD dan SMP.

“Hanya terdapat kesepakatan program Polisi Mengajar, bukan dispensasi penggunaan kendaraan,” tegas Sumarji.

Sementara Sat Lantas Polres Batola memastikan tak lagi membuat kesepakatan dispensasi tersebut. Hal ini dipertegas edaran Ditlantas Polda Kalimantan Selatan yang melarang anak dibawah umur berkendara sendiri ke sekolah.

“Sudah terdapat edaran dari Ditlantas Polda Kalsel bahwa pelajar SMP tak boleh membawa kendaraan sendiri,” sahut Kasat Lantas Polres Batola AKP Didik Suhartanto.

“Pun kami tidak pernah mengizinkan anak di bawah umur menggunakan kendaraan, sehingga kesepakatan dispensasi itu tak diperpanjang. Kesepakatan dengan Disdik Batola tinggal Polisi Mengajar,” imbuhnya.

Justru dispensasi tersebut menjadi dasar orang tua memberikan anak-anak mereka kendaraan. Bahkan tak jarang kesepakatan itu menjadi tameng dari pelanggaran lalu lintas.

Sekarang setelah dengan tegas melarang, Sat Lantas Polres Batola gencar menganjurkan agar pelajar SMP kembali menggunakan Transportasi Sehat Merakyat (TSM) seperti sepeda.

Sepeda menjadi solusi keberatan orangtua yang mengantar anak mereka ke sekolah karena alasan jarak.

“Dalam dua bulan terakhir, kami sudah berkeliling ke sekolah-sekolah untuk mengimbau pelajar SMP agar kembali memakai TSM. Setiap upacara Senin, kami menjadi pembina upacara,” beber Didik.

“Kami memulai sosialisasi ini dari MTsN Marabahan, SMP 1 dan SMP 3 Marabahan, SMP Alalak, selanjutnya SMP Anjir Pasar, Anjir Muara dan SMP sederajat lain,” imbuhnya.

Mengutip data yang dirilis Ditlantas Polda Kalsel, bahwa 50 persen lebih kecelakaan lalu lintas melibatkan anak dibawah umur, terutama usia sekolah.

“Larangan ini merupakan bentuk tanggungjawab kami menekan jumlah kecelakaan yang melibatkan usia milenial,” beber Didik.

“Andai masih nekat, kami siap menilang dan kalau perlu motor mereka ditahan sebulan. Faktanya banyak kecelakaan berawal dari pelanggaran. Juga dengan menekan angka pelanggaran, kami sekaligus menurunkan angka kecelakaan,” tandasnya.

Baca Juga: Tanamkan Disiplin Berlalu Lintas Sejak Dini, Upaya Tekan Laka Lantas

Baca Juga: Menanam Kesadaran Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kurangi Beban Masyarakat, Polsek Martapura Sebar 40 Kantong Beras
apahabar.com

Kalsel

Diantar Kapolsek Berangas Pakai Jukung, Fadliansyah Kegirangan
apahabar.com

Kalsel

38 Andikpas LPKA Martapura Dapat Remisi Idul Fitri
apahabar.com

Kalsel

Dapat Atensi DPRD Kalsel, Sungai Anjir Serapat Akan Dioptimalkan
apahabar.com

Kalsel

Geger Mayat di Batara HST, Polisi Beber Identitas Korban
Pembunuhan

Kalsel

Biang Pembunuhan di Pasar Lama, Korban Nekat Menantang Para Pelaku
apahabar.com

Kalsel

Cegah Penimbunan Bapok, Kodim 1002 Barabai Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Hatam 2019, Walhi Kalsel Desak Bentuk Komisi Khusus Kejahatan Tambang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com