Magrib, Mayat di Jembatan Kayu Tangi Gegerkan Warga Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin: Waktu Belajar Dipangkas, Sehari Hanya 5 Jam Sehari Jelang Penutupan, Pendaftar BLT UMKM di Batola Capai 5.000 Orang Pencuri Hp Rosehan Diciduk Polisi, Ini Dalih Tersangka Kronologi Pria Kelumpang Tengah Tewas Disengat Ribuan Lebah

Pembunuhan di Sungai Lulut, Rekonstruksi Diiringi Isak Tangis Istri Korban

- Apahabar.com Kamis, 1 Agustus 2019 - 11:36 WIB

Pembunuhan di Sungai Lulut, Rekonstruksi Diiringi Isak Tangis Istri Korban

REKONSTRUKSI: Sang istri saat mendatangi korban setelah ditebas parang hingga tewas oleh pelaku. Foto-apahabar.com/Riyad

apahabar.com, BANJARMASIN – Polsekta Banjarmasin Timur merekonstruksi duel maut yang menewaskan Arbani (47), di halaman Polsekta Banjarmasin Timur, Kamis (1/8) pagi. Tewasnya Arbani diduga karena harta warisan.

Reka ulang pembunuhan dihadiri oleh sejumlah keluarga korban dan pelaku sendiri. Dari pantauan apahabar.com, istri korban Arbani, Jasmi terus mengeluarkan air mata.

“Saya takut mas, saya teringat suami saya dibunuh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, tersangka Ifit (24) memperagakan sebanyak 24 adegan penganiayaan terhadap Arbani yang merupakan pamannya sendiri.

Kejadian tersebut bermula pada Selasa (2/7) malam. Saat itu terjadi perkelahian antara AS, ayah Ifit dengan korban Arbani. Saksi AS terkena pukulan di pelipis sebelah kanan.

Mengetahui ayahnya berkelahi, esok paginya tersangka yang saat itu berada di sebuah penginapan langsung pulang dan mengambil sebilah parang di rumahnya. Lalu tersangka membawanya ke sebuah bengkel.

Saat di bengkel tersebut, saudara AS sempat menasehati tersangka agar mengurungkan niat menyerang korban.

Sekitar setengah jam kemudian, tersangka melihat korban Arbani lewat membawa gerobak melintas di hadapannya.

apahabar.com

24 adegan diperagakan dalam rekonstruksi di halaman Polsekta Banjarmasin Timur, Kamis pagi. Tewasnya Arbani diduga karena harta warisan. Foto-apahabar.com/Riyad.

Melihat itu, tersangka kemudian ingin langsung mengejar korban namun dihalangi oleh AS.

Terlanjur kesarungan, tersangka kemudian berontak dan terlepas dari pelukan ayahnya dan langsung menyerang korban dengan tebasan parang beberapa kali.

Kapolsekta Banjarmasin Timur, Kompol Muhammad Uskiansyah mengatakan rekonstruksi digelar pihaknya agar masyarakat tahu kejadian yang sebenarnya.

“Agar jelas siapa yang berbuat, tidak ada sangkaan lain,” katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka, kata Kapolsekta, akan dijerat dengan pasal 338 jo 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Baca Juga: Pelaku Pembunuhan di Sungai Lulut Akhirnya Tertangkap!

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Apa Kabar Pembangunan Jembatan Alalak?
apahabar.com

Kalsel

Retribusi Parkir RSUD Ulin Diduga Menguap Puluhan Juta
apahabar.com

Kalsel

Galian Tambang Ditinggal Pergi, ESDM Bingung Cari Solusi
apahabar.com

Kalsel

Kekecewaan Sang Ayah di Batola, Anaknya Meninggal Disangkakan PDP Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Siaga Satu, Polisi Pastikan Situasi Kalsel Kondusif
apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Gelar Rakor Pengamanan Natal dan Tahun Baru

Kalsel

Nasgor Isi Sabu, Modus Baru di Lapas Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Di Rumah Saja! Hujan Diprediksi Kembali Turun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com