Dini Hari, Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Sejauh 1,8 Km Kanada Bakal Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max Peduli Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan ke Tanah Laut Setelah Tolak Vaksin Covid-19, Ribka Tjiptaning Digeser ke Komisi VII Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru

Pemprov Kalsel Diingatkan Antisipasi Dini Limbah Industri

- Apahabar.com Selasa, 6 Agustus 2019 - 05:15 WIB

Pemprov Kalsel Diingatkan Antisipasi Dini Limbah Industri

Ilustrasi limbah industri. Foto-FaktualNews.co

apahabar.com, BANJARMASIN – Riswandi, Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat mengantisipasi dini masalah limbah industri.

“Selagi belum terlalu bermasalah dan belum banyak betul limbah industri, sebaiknya kita harus melakukan antisipasi dini,” ujar mantan pegawai Departemen Keuangan Republik Indonesia yang terjun ke dunia politik awal tahun 2000-an itu.

Sebagai contoh DIY belum mempunyai alat untuk penanganan limbah industri, sehingga mereka terpaksa bekerja sama/mengirimnya ke daerah lain, kutip anggota DPRD Kalsel tiga periode dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Studi Komparasi Komisi III DPRD Kalsel yang diketuai Dr (HC) Supian HK SH asal Partai Golkar itu ke DIY yang mempelajari pengelolaan limbah plastik serta kualitas air sungai agar kebersihannya tetap terjaga atau terhindar dari pencemaran.

Mengenai pengelolaan limbah plastik, Pemprov DIY menunjuk Kabupaten Kulon Progo sebagai percontohan, tutur wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel IV/Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tersebut.

“Dalam pengelolaan limbah plastik tersebut, pemerintah daerah (Pemda) setempat memberikan insentif,” lanjut Riswandi yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Sungai di Kalsel.

Sedangkan mengenai pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air sungai di DIY tersebut, laki-laki berdarah Minang Sumatera Barat (Sumber) yang sudah lama menetap di Kalsel itu mengaku tertarik dengan pengelolaan Kali Cudi.

“Dalam pengelolaan Kali Cudi tersebut lebih mengutamakan swadaya masyarakat setempat, sedangkan pemerintah daerahnya bersifat mendukung atau memberikan stimulus,” demikian Riswandi.

Baca Juga: Polemik PT TAL-Warga Jambu Baru Berakhir

Baca Juga: Bikin Mabuk Bocah Ingusan, Pekerja di Banjarmasin Ditangkap

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Desa Malintang Gambut, Pengendara Motor Tewas

Sumber: Antara
Editor: Syarif

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Borneo

Jasad Tanpa Kepala Terindikasi Korban Pembunuhan
apahabar.com

Kalsel

Video: Warga Tunjukkan Kondisi Jembatan di Desa Awang yang Terancam Roboh
apahabar.com

Kalsel

Per September, TPK Hotel Berbintang Naik 1,28 Poin Dibanding Agustus
apahabar.com

Kalsel

TMMD di Mantuil, Angkut Material Dengan Perahu
apahabar.com

Kalsel

Jemput Bola Rekrut Panwascam Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Was-was di Tapin, Bisakah Hewan Kurban Terpapar Covid-19?

Kalsel

Harga Elpiji 3 Kg di Banjarbaru dan Banjarmasin di Atas HET, Anggota Komisi II: Perlu Sidak
apahabar.com

Ekbis

BRI KC Marabahan Umumkan Pemenang Panen Hadiah Simpedes Periode II
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com