Tim Macan Kalsel Gerebek Wanita Buronan Kasus Penggelapan Kapal Indef: Setahun Jokowi-Ma’ruf Amin ULN Melonjak, Setiap Penduduk Warisi Utang Rp 20,5 juta Demo di Pelaihari Berbuntut Laporan Polisi, Sekda Tala Minta Maaf Harga Tiket Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin Turun, Simak Daftar Lengkapnya Kedai Terapung, Unggulan Wisata Baru di Barito Kuala

Pemprov Kalsel Diingatkan Antisipasi Dini Limbah Industri

- Apahabar.com Selasa, 6 Agustus 2019 - 05:15 WIB

Pemprov Kalsel Diingatkan Antisipasi Dini Limbah Industri

Ilustrasi limbah industri. Foto-FaktualNews.co

apahabar.com, BANJARMASIN – Riswandi, Sekretaris Komisi III DPRD Kalsel mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat mengantisipasi dini masalah limbah industri.

“Selagi belum terlalu bermasalah dan belum banyak betul limbah industri, sebaiknya kita harus melakukan antisipasi dini,” ujar mantan pegawai Departemen Keuangan Republik Indonesia yang terjun ke dunia politik awal tahun 2000-an itu.

Sebagai contoh DIY belum mempunyai alat untuk penanganan limbah industri, sehingga mereka terpaksa bekerja sama/mengirimnya ke daerah lain, kutip anggota DPRD Kalsel tiga periode dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Studi Komparasi Komisi III DPRD Kalsel yang diketuai Dr (HC) Supian HK SH asal Partai Golkar itu ke DIY yang mempelajari pengelolaan limbah plastik serta kualitas air sungai agar kebersihannya tetap terjaga atau terhindar dari pencemaran.

Mengenai pengelolaan limbah plastik, Pemprov DIY menunjuk Kabupaten Kulon Progo sebagai percontohan, tutur wakil rakyat asal daerah pemilihan Kalsel IV/Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tersebut.

“Dalam pengelolaan limbah plastik tersebut, pemerintah daerah (Pemda) setempat memberikan insentif,” lanjut Riswandi yang juga Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air Sungai di Kalsel.

Sedangkan mengenai pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air sungai di DIY tersebut, laki-laki berdarah Minang Sumatera Barat (Sumber) yang sudah lama menetap di Kalsel itu mengaku tertarik dengan pengelolaan Kali Cudi.

“Dalam pengelolaan Kali Cudi tersebut lebih mengutamakan swadaya masyarakat setempat, sedangkan pemerintah daerahnya bersifat mendukung atau memberikan stimulus,” demikian Riswandi.

Baca Juga: Polemik PT TAL-Warga Jambu Baru Berakhir

Baca Juga: Bikin Mabuk Bocah Ingusan, Pekerja di Banjarmasin Ditangkap

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Desa Malintang Gambut, Pengendara Motor Tewas

Sumber: Antara
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Tanbu Kembali Bertambah, Total 39 Orang

Kalsel

Dihibur Mamanda, Serunya Sahur Bareng Jurnalis ala Paman Birin
apahabar.com

Kab. Tanah Laut

Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Tanah Laut, Pemkab Tala Gencar Operasi Pasar
apahabar.com

Kalsel

Warga Binaan LP Perempuan Martapura Kebanjiran Orderan Masker
apahabar.com

Kalsel

Waspada, Potensi Hujan Disertai Petir di Amuntai dan Paringin
apahabar.com

Kalsel

Gandeng Hendri Lamiri, Pengacara di Kalsel Ciptakan Lagu Lawan Corona
apahabar.com

Kalsel

VIDEO: Detik-Detik Jemaah Jumatan Martapura Tembus Barikade Petugas
apahabar.com

Kalsel

Awan Mirip Gelombang Tsunami, LAPAN: Pertanda Badai Akan Muncul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com