Kronologis Laka Maut di Kandangan Hingga Pemotor Tewas Terlindas Truk Adik Maliki Jadi Saksi, Tegaskan Duit Fee Diminta Abdul Wahid Siap-Siap, Distribusi Air Bersih PT AM Bandarmasih Setop 6 Jam Jalani Sidang Perdana, Suami ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin Didakwa Pasal Penipuan & Penadahan Lanjutan Sidang ‘Ratu’ Arisan Online Bodong Banjarmasin, Terdakwa Ngaku Jual Slot Fiktif

Penajam Paser Utara, Calon Ibu Kota Menyimpan Potensi Bajakah

- Apahabar.com     Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:00 WITA

Penajam Paser Utara, Calon Ibu Kota Menyimpan Potensi Bajakah

Bupati Penajam Paser Utara, Kaltim, Abdul Gafur Masud meminum air dari kayu Bajakah, tumbuhan yang dipercaya mampu memusnahkan sel kanker. Foto-Facebook

apahabar.com, PENAJAM – Nama Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah naik daun. Benuo Taka, sebutan PPU digadang kuat jadi calon ibu kota baru Indonesia oleh pemerintah pusat.

Diam-diam, kabupaten yang berbatasan dengan Kutai Kartanegara di sebelah utara, dan Selat Makassar di sisi timur menyimpan potensi Bajakah, tumbuhan pemusnah kanker yang tengah viral di media sosial.

Baca Juga: Tanaman Bajakah Mulai Diburu, Warga Muara Teweh Terima Pesanan dari Cina

Untuk memastikannya, Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Masud sampai rela berjalan kaki berjam-jam menjelajahi pedalaman hutan.

“Alhamdulillah di Penajam Paser Utara ada hutan Bajakah,” ujar Gafur, dikutip dari akun Facebook terverifikasi miliknya, Senin.

Lokasi hutan Bajakah ditempuh Gafur dan rombongan kurang lebih tiga jam dari jalan aspal di hutan yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Paser, sebelah selatan PPU.

“Penajam Paser utara begitu dilimpahkan nikmat keberkahan hari ini melalui perjalanan yang panjang memasuki hutan rimba kami masuk di hutan Bajakah,”

Pemkab PPU, kata Gafur, bertekad melestarikan hutan tersebut. Agar dikembangkan, dan dijaga untuk pengobatan para penderita kanker.

“Maka Allah telah berfirman; setiap penyakit pasti ada obatnya, mari jaga hutan kita sangat banyak manfaat yang tergantung akan hutan kita,” ujar Gafur mengakhiri.

Akar atau kayu Bajakah merupakan tumbuhan yang hidup di hutan hujan tropis Kalimantan.

Dua siswa SMA asal Palangkaraya berhasil membuat teh herbal dari tanaman berbentuk akar merambat itu.

Anggina Rafitri dan Aysa Aurealya Maharani, dua siswa tadi, sampai diganjar medali emas dalam ajang kompetisi ilmiah di Seoul, Korea Selatan berkat penelitian mereka.

Pemberian ekstrak akar tanaman Bajakah tunggal disebutkan mampu melemahkan dan mengecilkan tumor pada tikus putih atau disebut kemencit.

Di dalam akar Bajakah tunggal diyakini terdapat kandungan yang bisa melemahkan penyakit kanker dan tumor ganas pada binatang dan manusia, sekalipun masih butuh penelitian mendalam.

Baca Juga: Kecewa, Akar Bajakah Dilarang Keluar Kalteng

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Gunung Semeru Meletus

Nasional

Gunung Semeru Meletus, Berikut Data Sementara Korban Luka Bakar
Kemenkominfo

Nasional

Kemenkominfo: 30 persen Masyarakat Indonesia Ragukan Vaksin
apahabar.com

Nasional

Aa Gym: Hentikan Tindakan yang Bisa Memecah Belah Bangsa
apahabar.com

Nasional

Kapolda Semangati Polisi di Lokasi Longsor Penambangan
apahabar.com

Nasional

Alhamdulillah, Seorang Ibu Positif Covid-19 Melahirkan Bayi Sehat

Nasional

Hina Presiden di Medsos, Penjara 4,5 Tahun Menanti!
apahabar.com

Nasional

Viral, Kasatreskrim Tolak Laporan Anak yang Ingin Penjarakan Ibu Kandung Gegara Motor
apahabar.com

Nasional

Pemerintah Qatar: Kenakan Masker Atau Masuk Penjara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com