Dewan Minta Pemkot Banjarbaru Lebih Peka Permasalahan Warganya, Simak Penjelasan Wali Kota Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka Masih Didera Covid-19, Denny Indrayana Tetap Perjuangkan PSU yang Jujur dan Adil Seluruh Tempat Wisata di Jaro Tabalong Ditutup Saat Idulfitri Ingin Pukul Ibunya, Seorang Adik di Telaga Langsat HSS Tikam Kakak hingga Tewas

Pendapatan Daerah Kaltim Bertambah Ratusan Miliar

- Apahabar.com Kamis, 15 Agustus 2019 - 14:02 WIB

Pendapatan Daerah Kaltim Bertambah Ratusan Miliar

Gubernur Kaltim H Isran Noor pada Rapat Paripurna ke-28 DPRD Kaltim. Foto-Heru/humasprovkaltim

apahabar.com, SAMARINDA – Pendapatan daerah yang direncanakan semula sebesar Rp10,549 triliun, mengalami kenaikan sebesar Rp588,31 miliar.

Sehingga pada perubahan APBD Kaltim tahun 2019, pendapatan daerah menjadi sebesar Rp11,137 triliun.

Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan pendapatan daerah itu bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) bertambah sebesar Rp341,74 miliar.

Dana perimbangan mengalami peningkatan sekitar Rp246,44 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah juga meningkat Rp120 juta.

Kemudian penerimaan pembiayaan yang direncanakan semula sebesar Rp220,04 miliar, mengalami kenaikan sebesar Rp1,642 triliun.

Sehingga pada perubahan APBD 2019 penerimaan pembiayaan menjadi sebesar Rp1,862 triliun, yang terdiri dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) 2018 lalu.

“Sementara pengeluaran terdiri dari belanja daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah semula sebesar Rp10,769 triliun menjadi Rp13 triliun atau bertambah Rp2,23 triliun,” jelas Isran, dilansir laman resmi Humas Pemprov Kaltim, Kamis.

Di mana belanja daerah dilakukan penambahan sebesar Rp2,23 triliun semula sebesar Rp10,669 triliun menjadi sebesar Rp12,9 triliun.

“Sedangkan untuk pembiayaan pengeluaran tidak mengalami perubahan atau tetap pada alokasi sebesar Rp100 miliar,” kata Isran.

Isran mengatakan secara nominal rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 telah disetujui secara bersama. Diharapkan dapat mengoptimalkan pembiayaan prioritas pembangunan yang dilaksanakan secara berkesinambungan.

Isran percaya bahwa kerja sama eksekutif dan legislatif terjalin baik dan semakin harmonis selama ini. Kondisi ini menjadi modal dasar bersama untuk mengatasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.

“Kita berharap sinergi ini terus menjadi lebih baik dan lebih erat demi kepentingan pembangunan, sehingga mampu menciptakan kondisi yang lebih baik menuju kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim,” kata Isran Noor.

Baca Juga: Pagi Tadi, Kebakaran Terjadi Kilang Minyak Balikpapan

Baca Juga: APBD-P Kaltim Disepakati Rp 13 Triliun, Isran Optimistis Tahun Depan Naik

Sumber: Humas
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Larangan Mudik

Kaltim

Larangan Mudik Lebaran, Tiga Kapal Pelni Tetap Beroperasi di Balikpapan
apahabar.com

Kaltim

Tim Medis Nyatakan Wagub Kaltim Sembuh dari Covid-19
angkot

Kaltim

Korban Bingung, Pelaku Pembakaran Angkot di Balikpapan Buat Pesan

Kaltim

Pascabentrok Berdarah di Handil Bakti Samarinda, Polisi Tangkap Seorang Pelaku
apahabar.com

Kaltim

Tiga Kali Kirim Wartawan, Jepang Tertarik dengan Kaltim?
apahabar.com

Kaltim

Dua Tahun, 14 Kasus Perdagangan Orang Terjadi di Kaltim
apahabar.com

Kaltim

19 Paslon Peserta Pilkada Kaltim 2020, Simak Daftarnya
TPU

Kaltim

Jelang Ramadan, TPU Covid-19 di Balikpapan Mulai Ramai Dikunjungi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com