Geger Pria di Kelumpang Kotabaru Tewas Diduga Disengat Ratusan Lebah Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres

Pengamat Sarankan PLN Kembangkan Alternatif Sistem Jaringan

- Apahabar.com Senin, 5 Agustus 2019 - 09:47 WIB

Pengamat Sarankan PLN Kembangkan Alternatif Sistem Jaringan

Direktur Eksekutif Indonesian Resources Studies (Iress) Marwan Batubara. Foto-Antara/Ade Irma Junida

apahabar.com, JAKARTA – Pengamat energi Marwan Batubara menyarankan kepada PLN agar mengembangkan jalur alternatif sistem jaringan untuk menghindari kejadian pemadaman listrik besar kembali terjadi.

“Kejadian pemadaman kemarin, saya kira kecelakaan ya, yang kebetulan terjadi semua bersamaan, namun seharusnya memang bisa dihindari jika punya jalur alternatif transfer listriknya,” kata Marwan, seperti dilansir Antara, Senin (05/08).

Lebih lanjut ia menjelaskan, kecelakaan yang dimaksud adalah ketika sumber pasokan energi di barat Jawa mengalami kendala, seharusnya memang langsung bisa di back up dari aliran listrik terdekat yaitu di tengah Jawa.

Namun, ketika back up tersebut dilakukan ternyata ada permasalahan teknis di jalur interkoneksi tersebut, sehingga aliran listrik tidak dapat dihantarkan secara maksimal.

Marwan menyarankan, PLN harus memiliki skema back up lainnya jika terjadi kendala, misalkan ada jalur interkoneksi yang menghubungkan dari timur Jawa menuju ke barat Jawa secara langsung, atau sebaliknya.

“Ibarat sudah memiliki jalan tol, tetap ada jalur non-tol yang alternatif kan, sehingga jika jalur tol ada masalah dan lumpuh, bisa dialihkan ke jalur non-tol sebagai alternatif lajurnya, itu persamaan atas sistem jaringannya,” kata Marwan yang juga menjabat sebagai Direktur Indonesia Resources Studies (IRESS).

PLN telah berhasil memulihkan secara bertahap pemadaman listrik dengan mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja dan untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2800 MW.

Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya diperkirakan akan segera beroperasi secara bertahap untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

Fokus PLN mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI – Jakarta segera pulih.

Pemadaman yang dialami pelanggan listrik di Jawa Barat, Jakarta dan Banten berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

Baca Juga: Jawa-Banten-DKI Padam Listrik 7 Jam, Ini Penjelasan Plt Dirut PLN

Baca Juga: PLN Dipastikan Tetap Beroperasi Optimal

Baca Juga: PLN Kalselteng: Sampai 2019 Tidak Ada Kenaikan Tarif Dasar Listrik

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Nasional

Menteri Budi Imbau Keselamatan Berkendara Saat Perayaan Maulid
apahabar.com

Nasional

Harapan Pemindahan Ibu Kota Warnai Detik-Detik Proklamasi di Penajam
apahabar.com

Nasional

Tsunami Selat Sunda: H2 Pencarian, Basarnas Kerahkan Ratusan Personel
apahabar.com

Nasional

16 Orang Rombongan RSUD Tarakan Belum Ditemukan
Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Semakin Bertambah dan 6.575 Positif

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Pasien Sembuh Semakin Bertambah dan 6.575 Positif
apahabar.com

Nasional

Prabowo Tuduh Sejumlah Lembaga Survei Dibayar untuk Giring Opini
apahabar.com

Nasional

Umar Patek Siap Bantu Sadarkan Kelompok Terpapar Radikalisme
apahabar.com

Nasional

Hore! Listrik Gratis Diperpanjang Hingga September
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com