2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Pilkada HST Mulai Memanas, 4 Balon Mencuat

- Apahabar.com Sabtu, 3 Agustus 2019 - 08:25 WIB

Pilkada HST Mulai Memanas, 4 Balon Mencuat

Di Kantor Bupati HST di Jalan Perwira Nomor 1, Barabai. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Nuansa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) mulai memanas. Sedikitnya 4 nama bakal calon (balon) mulai mencari celah untuk bisa berlaga pada Pilkada 2020 mendatang.

Ketiga nama itu berasal dari Politisi Partai Nasdem, Akhmad Rozanie Himawan Nugraha atau kerab disapa H Zanie, dari Politisi Golkar ada Saban Effendi dan Rachmadi dari Partai Gerindra.

Sedangkan dari jalur independen adalah Abu Yazid Bustami, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) HST.

Saat ini yang menyedot perhatian masyarakat HST adalah H Zanie yang sekarang merupakan anggota DPRD Banjar. Ia banyak hadir di tengah masyarakat HST. Bahkan ada masyarakat membentuk relawan bernama Relawan H Zanie.

“Kita selalu siap untuk bertarung. Dengan catatan, masyarakat HST memang menginginkan kita maju dan tentunya restu dari mama. Mama saya suruh untuk istikaharah. Saya pun demikian. Kalau sudah dapat restu mama, kita akan gaspol,” kata Zanie, saat ditemui apahabar.com pada acara selamatan kedai kopi dan wifi gratis relawan H Zanie di Barabai, Jumat (2/8) sore.

Untuk sekarang, Nasdem, partai yang menjadi tempat berlayarnya H Zanie hanya mendapat empat kursi di DPRD. Sedangkan untuk maju mencalonkan diri di Pilkada sedikitnya memiliki enam kursi dan memerlukan koalisi dari partai lain.

“Deal-deal partai politik pasti sudah kita lakukan kepada partai lain untuk berkoalisi. Bahkan, hal itu sudah dilakukannya hingga ke pengurus partai pusat,” kata Zanie yang juga Sekretaris Wilayah Nasdem sekaligus Ketua Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Provinsi Kalsel.

Terkait Wakilnya, ia memilih dari kalangan ulama dan memiliki popolaritas yang lebih tinggi darinya.

“Akan tetapi karena saya lebih muda maka saya akan mendengarkan senior saya apa yang baiknya,” akui Zanie

Jika ada dukungan masyarakat, terang Zanie, ia akan mengembalikan kejayaan Bumi Murakata seperti dahulu dengan tiga programnya yakni, menyelamatkan lingkungan dengan menjadikan HST sebagai Smart City untuk meningkatkan ekonomi masyarakat serta sebagai sentral se Banua Enam.

“Dahulu HST disebut-sebut sebagai sentralnya Banua Enam. Masyarakat di banua enam khususnya, lebih banyak menemukan apa yang mereka cari di sini termasuk sebagai pusat perbelanjaan yang didasari ekonomi kerakyatan tentunya tanpa adanya pertambangan dan alfamart maupun indomart,” jelas Zanie.

Calon lainnya, H Saban Effendi, Ketua DPRD HST Periode 2014-2019, diisukan bakal berlaga di Pilkada HST. Partainya, Golkar saat ini meraih enam kursi di DPRD HST.

Dengan enam kursi itu, peluang untuk mengusung calon kepala daerah pada Pilkada 2020 nanti akan menjadi modal yang cukup. Namun Saban tak terburburu. Ia harus melihat situasi terlebih dahulu.

“Kalau keinginan ya jelas ada, tetapi untuk maju di Pilkada nanti tak membutuhkan dana yang sedikit. Nanti lah 27 Agustus kami (Golkar) akan membuka penerimaan calon,” kata Saban saat ditemui apahabar.com di DPRD HST, Kamis (1/8).

Sama halnya dengan H Rachmadi dari Gerindra. Meski partainya memperoleh delapan kursi, ia juga perlu mempertimbangkan berbagai hal untuk maju atau mengusung calon kepala daerah pada Pilkada nanti.

“Beberapa tawaran sudah mulai berdatangan. Tapi kami ingin rembukkan dulu soal itu, kemungkinan di akhir tahun nanti (Desember),” kata Rachmadi yang juga Ketua DPC Partai Gerindra saat dihubungi via telepon oleh apahabar.com, Jumat (2/8).

Tak kalah menarik, ada Abu Yazid Bustami, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil HST diisukan maju secara independen pada Pilkada 2020 nanti.

Ia memang mendapatkan dukungan dari masyarakat HST. Namun untuk maju di Pilkada nanti ia setidaknya harus memiliki 10 persen dukungan dari jumlah pemilih atau daftar pemilih tetap pada Pilkada terakhir.

“Kalau masyarakat mendukung Insyaallah. Saya tidak punya partai, dan tidak memiliki biaya,” singkat Abu Yazid.

Baca Juga: Pilkada Banjarbaru, Pengamat Sayangkan Gerindra Tak Usung Kader Sendiri

Baca Juga: Pilkada Balangan 2020, KPU Ajukan Rp 25 Miliar

Baca Juga: Karmila Muhidin, Calon Kuat Wali Kota Banjarmasin Siap Maju di Pilkada

Reporter HN Lazuardi
Editor : Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

H1 Pendaftaran Bapaslon Pilkada Kotabaru 2020 di KPU, Hanya Petugas Jaga Terlihat
apahabar.com

Politik

Secercah Asa Intan, Korban Kebakaran Dua Tahun Silam di Tangan H Rusli-Guru Fadhlan
apahabar.com

Politik

TKN: Puncak Kampanye di GBK Cermin Konsolidasi Gotong Royong
apahabar.com

Politik

Survei Terakhir SMRC, Jokowi Masih Unggul 56,8 Persen dan Prabowo 37 Persen
apahabar.com

Politik

Kader Sumsel Dukung Jokowi, PAN: Ada yang Ambil Untung
apahabar.com

Politik

Jokowi: Kita Mulai Bangun Jalur Kereta Api Makassar ke Parepare
apahabar.com

Politik

Pembenahan Sungai hingga Perhatian di Bidang Agama, Harapan Warga ke Ustadz Mushaffa Zakir
apahabar.com

Politik

Bukan Haris Makkie, Golkar Dipastikan Usung Ananda di Pilwali Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com