Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Pilwali Banjarmasin: Dugaan ‘Curi Start’ Kader PDIP, Hermansyah Tak Ambil Pusing

- Apahabar.com Rabu, 14 Agustus 2019 - 20:49 WIB

Pilwali Banjarmasin: Dugaan ‘Curi Start’ Kader PDIP, Hermansyah Tak Ambil Pusing

Wakil Ketua DPD PDIP Kalsel Hermansyah. Foto-Merdeka.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Hermansyah memastikan belum ada calon yang bakal diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) pada Pilwali Banjarmasin 2020.

Wakil Wali Kota Banjarmasin yang siap nyalon lagi pada Pilkada mendatang itu melihat kans semua kader PDIP tetap sama.

“Siapapun yang mau maju kader-kader PDIP kita sangat merespon dan mengapresiasi, berarti kader partai kita banyak yang berpotensi,” ujarnya usai rapat pleno terbuka KPU Banjarmasin dalam penetapan kursi dan anggota DPRD terpilih hasil Pemilu 2019 di salah satu hotel di Banjarmasin, Rabu.

Namun, bekas anggota DPRD Kalsel tiga periode itu berujar, partainya punya mekanisme dalam menjaring para calon tersebut.

“Jadi kita tetap kembalikan ke mekanisme partai, sampai saat ini belum ada mekanisme partai itu, baik penyaringan maupun penjaringan segala macam, jadi belum ada yang diterapkan,” ujar Hermansyah.

Sekalipun berhasil menjabat wakil kepala daerah saat ini, ia belum berani memastikan diri akan diusung pada Pilkada 2020 tersebut. Termasuk komunikasi dengan petinggi partai di pusat, termasuk Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Presiden terpilih H Joko Widodo yang merupakan kader PDIP saat Munas di Bali.

“Syukur alhamdulillah, partai kita tetap memprioritaskan kader-kader yang sudah duduk sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah untuk diajukan sebagai calon kepala daerah pada pilkada nanti,” ujarnya.

Di Kalsel pada 2020 ada delapan daerah yang akan menggelar pilkada terdiri dari lima kabupaten, dua kota dan satu provinsi.

“Kebetulan saya di DPD PDIP Kalsel diberi tugas bidang komunikasi politik dan organisasi, berarti saya bertugas mengomunikasikan untuk koalisi partai dalam Pilkada 2020 nanti,” tuturnya.

Menurutnya politik itu selalu dinamis. Siapa yang akan ditunjuk partai menjadi calon gubernur atau wakil gubernur, termasuk juga calon wali kota atau wakil wali kota dan calon bupati maupun wakil bupati pada Pilkada 2020, semua harus menaati.

Terkait adanya ‘curi start’ penyataan dukungan maju sebagai calon wali kota yang juga kader PDIP, yakni Ketua DPC PDIP Kota Banjarmasin H Muhaimin, ia tidak ambil pusing. Karena rakyat dan kader partainya yang akan menilai kualitas figur tersebut.

“Ya, silakan saja, baik yang curi start atau yang mengklaim sudah diputuskan, nanti kan mekanisme partai yang menentukan, sekarang belum ada lagi terkait itu, sebab waktunya masih panjang,” tambahnya.

Baca Juga: Pilkada 2020, Golkar Persilakan Kader Maju Independen

Baca Juga: Respon Ibnu Sina Dengar Hasnur Maju Pilwali Banjarmasin

Baca Juga: Pencalonan Julak Abidin: Desmond Menentang, Habib Aboe Bakar Bungkam

Baca Juga: Pilkada Banjarbaru, Pengamat Sayangkan Gerindra Tak Usung Kader Sendiri

Sumber: Antara
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Rela Basah Kuyup, Paman Birin: Demi Maelangi Rakyat
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin, Menimbang yang Ideal Dampingi Haris Makkie
apahabar.com

Politik

Dukungan Generasi Milenial ke ANIS Terus Mengalir

Politik

Seni Kreatif Tanah Bumbu Siap Menangkan SHM-MAR
apahabar.com

Politik

Pilkada Tanbu, Saipul Rahman, dan Makna Salam Satu Rasa

Politik

Ikut Senam Bersama, AnandaMu Janji Giatkan Program Germas
apahabar.com

Politik

Selisih Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Semakin Rapat
apahabar.com

Politik

Politik Uang Hadir Pada Masyarakat Bermoral Rendah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com