Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan Kabar Duka, 1 Lagi Pasien Covid-19 Kapuas Meninggal Dunia

PKL Sempat Kaget Saat Satpol PP Operasi Simpatik

- Apahabar.com Selasa, 13 Agustus 2019 - 16:00 WIB

PKL Sempat Kaget Saat Satpol PP Operasi Simpatik

Puluhan Satpol PP Barito Utara Kalimantan Tengah menggelar Operasi Simpatik untuk mensosialisasikan Peraturan Daerah tentang PKL, Selasa (13/8). Foto-AHC 17

apahabar.com, MUARA TEWEH – Puluhan pedagang  kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Sengaji Hulu, Sengaji  Hilir hingga Pasar Ipu Jalan Mangkuk Sari, Selasa (13/8/2019) dibuat tersentak. Pasalnya, puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tiba-tiba menghampiri mereka.

Bedanya, kedatangan para Satpol PP kali ini tidak seperti biasanya yang datang langsung menertibkan atau bahkan membawa dagangan PKL. Mereka datang dengan situasi lain, yakni dengan cara Operasi Simpatik.

Kasatpol PP Barito Utara Kalimantan Tengah, Aprin S Bahan mengungkapkan, Operasi Simpatik ini bertujuan lebih banyak persuasif kepada Pedagang Kaki Lima, yakni dengan melakukan pendekatan, bicara dari hati ke hati, sehingga pedagang bisa paham dan mengerti  bahwa yang dilakukan mereka salah.

“Kita contohkan, betapa berbahaya kalau berjualan di trotoar karena mengganggu jalan warga, juga bisa membahayakan pembelinya, ucap Aprin pada apahabar.com, Selasa (13/8).

Hal inilah yang perlu disadari oleh para PKL, sambungnya, agar ke depan tidak ada lagi dagangan mereka yang memakan trotoar. Karena hal tersebut bisa membahayakan pembeli.

apahabar.com

Keberadaan PKL pun disebut Aprin juga membahayakan pejalan kaki di Jalan Sengaji Hulu sampai Sengaji Hilir. Dengan keberadaan PKL, pejalan kaki berjalan di jalan raya, karena trotoar tertutup oleh PKL yang menggelar jualan.

Operasi Simpatik kali ini, kata Aprin, juga mensosialisasikan Peraturan Daerah tentang pengaturan PKL secara langsung kepada pedagang saat operasi Simpatik, sehingga benar-benar dipahami sanksinya, bila masih membandingkan saat penertiban nantinya.

“Pelaksanaan Operasi Simpatik  ini akan dilakukan  secara terus menerus sehingga para PKL paham dan sadar, yang pada akhirnya  tidak ada lagi yang berjualan  di trotoar  atau tempat yang dilarang  Pemerintah Daerah,” pangkas Aprin.

Baca Juga: RTH Nol Kilometer Siap Digunakan Untuk HUT Kalsel ke-69

Baca Juga: Dalam Tiga Hari, Ratusan Hektar Hutan dan Lahan di Kalsel Terbakar

Baca Juga: Soroti Karhutla, Mabes Polri: Jangan Tunggu Api Besar!

Baca Juga: Intip Persiapan Petugas Makam Pahlawan Jelang ‘Renungan Suci’ di HUT RI ke-74

Reporter: AHC17
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terus Upayakan Pencegahan, Polsek Kurau Ingatkan Larangan Karhutla pada Warga
apahabar.com

Kalsel

Pawai Ta’Aruf Ramaikan MTQ Tingkat Kabupaten Banjar
Nelayan

Kalsel

Nelayan Kotabaru Hilang, Polisi Terjang Gelombang Gencarkan Pencarian
Dua Hari Hilang, Kakek di Jambu Baru Ditemukan Mengapung di Sungai Barito

Kalsel

Dua Hari Hilang, Kakek di Jambu Baru Ditemukan Mengapung di Sungai Barito
apahabar.com

Kalsel

Debat Terakhir, H2D Patahkan Data BirinMu Soal Sektor Pertanian
apahabar.com

Kalsel

Warga Banjarbaru Diminta Jangan Kucilkan Pasien Sembuh Covid-19

Kalsel

Salat Id Polda Kalsel, Khatib Ajak Umat Jaga Persatuan dan Kedamaian
apahabar.com

Kalsel

Walhi Belum Yakin, Pemkab HST Takut Dipelintir
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com