Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Polisi Bongkar Kasus Pemalsuan SKCK

- Apahabar.com     Jumat, 30 Agustus 2019 - 17:10 WITA

Polisi Bongkar Kasus Pemalsuan SKCK

Tersangka F menggunakan laptopnya melakukan simulasi membuat SKCK palsu. Foto-Istimewa

apahabar.com, MUARA TEWEH – Jajaran Polres Barito Utara (Barut), Kalteng menuai sukses mengungkap pemalsuan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Diketahui lelaki berusia 37 tahun berinisial F, warga Jalan Katinjak Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru sebagai tersangka pembuat surat palsu. Sementara ES (39) warga Jalan Temanggung Bongket yang juga merupakan warga Desa Hajak sebagai tersangka pengguna.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar  SIK  mengatakan,  pengungkapan kasus pemalsuan surat ini berawal, Kamis (22/8/19) sekitar pukul 14.20 WIB di ruang pelayanan SKCK Intelkam Polres Barut.

Hari itu ES menunjukkan 1 lembar SKCK kepada petugas. Setelah menerima SKCK tersebut, petugas langsung melakukan pengecekan dan penelitian.

“Setelah dilakukan pengecekan dan pencocokan register sesuai tanggal yang ditandatangani Kasat Intelkam dan pengambilan terhadap sidik jari tersangka di unit identifikasi Satreskrim Polres Barut, ternyata surat SKCK yang dibawa ES telah dipalsukan,” ujar Kapolres dalam keterangan pres di halaman Mapolres Barut, Jumat (30/8/19).

Berdasarkan pengakuan ES, lanjut Kapolres Barut, SKCK itu buat F. Tersangka F memalsukan SKCK itu di rumahnya. Rencananya SKCK akan dipergunakan untuk melamar pekerjaan di PT ABA.

“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan petugas dari kedua pelaku yakni dari tangan ES berhasil mengamankan 1 lembar SKCK atas nama tersangka sendiri. Dan 1 unit laptop merek ASUS warna biru beserta chargernya warna hitam merk ASUS berhasil diamankan dari tersangka  F,” jelas Dostan.

Untuk kedua pelaku, lanjut dia,  dalam hal ini akan disangkakan melakukan tindak pidana pemalsuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 263 ayat (1), ayat (2) KUH pidana dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara.

Baca Juga: Polres Barut Dalami Dugaan Korupsi Dana Desa Trinsing

Baca Juga: Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Mahasiswi Terancam 9 Tahun Penjara

Reporter: AHC17
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Hasil Curian Tak Dibagi, Adik Lapor Kakak
apahabar.com

Hukum

Kelakuan Bejat Ayah Kandung Itu Dibongkar Kakek dan Nenek Korban
apahabar.com

Hukum

Fakta Baru Wanita Tunagrahita Korban Pemerkosaan Bocah Cabul di Tapin
apahabar.com

Hukum

Dua Pengedar Dibekuk, Sebut Sabu dari Lapas Teluk Dalam
apahabar.com

Hukum

Heboh Narkoba Sachet, Polres Banjarbaru Pilih Antisipasi Dini
apahabar.com

Hukum

Hitungan Hari, Polsek Banjarmasin Utara Tangkap Dua Budak Sabu
apahabar.com

Hukum

Tersangka Penyebar Ujaran Kebencian di Palangkaraya Mengaku Tersiksa
Sudah Bau Tanah, Kakek di Teluk Tiram Masih Edar Sabu

Hukum

Sudah Bau Tanah, Kakek di Teluk Tiram Masih Edar Sabu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com