Direvisi 5 Kali, Anggaran Covid-19 di Banjarmasin Kembali Membengkak! Kanalisasi Sepeda Motor di Banjarmasin Mencuat, Ahli Beri Catatan Plus Minus Catat, Banjarmasin Belum Akan Buka Sekolah Saat Ajaran Baru Nasib Pengemudi Bodong, Penabrak Mobil Ketua DPRD Kotabaru Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi




Home Kalsel

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:55 WIB

Pria Gangguan Jiwa Kambuhan Ngamuk, Seorang Mahasiswi Dilukai

Redaksi - Apahabar.com

Polsek Tambang Ulang mengamankan pemuda gangguan jiwa yang ngamuk dan melukai seorang mahasiswi. Foto-Istimewa

Polsek Tambang Ulang mengamankan pemuda gangguan jiwa yang ngamuk dan melukai seorang mahasiswi. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Noval (27), pemuda Desa Tambang Ulang yang mengalami gangguan kejiwaan ngamuk. Akibat ulahnya, Rini, mahasiswi Banjarmasin yang merupakan warga Kecamatan Jorong terluka.

Tak mau aksi Noval menjadi-jadi, polisi dan warga setempat pun mengamankan pria gangguan jiwa tersebut, Senin (19/8) sekitar pukul 12.00 Wita.

Awalnya Noval yang mengenakan pengikat kepala kain warna merah dan hanya mengenakan CD serta kaos oblong tengah mengamuk di salah satu warung minum yang tidak jauh dari markas Polsek Tambang Ulang.

Seorang perempuan pekerja warung minum dibuat ketakutan. Sebab saat ngamuk, Noval membawa palu dan kayu ukuran 1 meter lebih. Ia terlihat memutar kayu tersebut. Karuan saja perempuan pekerja warung tersebut lari terbirit-birit demi untuk menyelamatkan diri.

Akan tetapi nahas bagi Rini, seorang mahasiswi yang kala itu melintasi di Jalan A Yani Desa Tambang Ulang menggunakan motor matic. Noval yang tengah ngamuk pun melancarkan aksinya ke korban.

Rini dipukul menggunakan kayu tepat mengenai mata sebelah kanannya. Rini pun meronta kesakitan, karena matanya mengalami bengkak dan membiru.

Ulah Noval membuat arus lalu lintas di Jalan A Yani Desa Tambang Ulang dekat dengan SPBU sempat macet. Karena Noval yang mengamuk sampai di tengah jalan raya sambil menenteng kayu panjang di tangan.

Baca juga :  Persiapan Polres Batola Hadapi Karhutla

Rini yang merintih kesakitan saat itu hanya bisa pasrah. Sementara warga mencoba untuk menjinakkan amukan Noval. Pelaku akhirnya dapat diusir dan saat meninggalkan lokasi tempat ia melukai Rini.

Anggota Polsek Tambang Ulang yang menggunakan mobil patrol langsung mendekati Noval. Tanpa basa-basi membawa Noval ke kantor Polsek Tambang Ulang.

Dalam perjalanan menuju kantor Polsek Tambang Ulang, Noval yang mengidap gangguan jiwa itu masih bisa berkata, bahwa ia mengamuk lantaran saat itu dirinya kelaparan.

Sementara Rini yang menjadi korban amukan Noval pun dilarikan ke Puskesmas Tambang Ulang oleh warga setempat.

Di Polsek Tambang Ulang Noval malah dengan santainya tiduran di lantai kantor Polsek. Pihak Polsek Tambang Ulang pun melakukan langkah koordinasi dengan aparat Desa Tambang Ulang.

Sekretaris Desa Tambang Ulang Bagus Setiawan yang tiba di kantor Polsek Tambang Ulang menuturkan, Noval memang sudah puluhan tahun mengidap gangguan jiwa. Bahkan setiap kali ia kumat dan ngamuk di antar ke RSJ Sambang Lihum.

Baca juga :  Reformasi Hukum, Polres HST Sosialisasikan Pemberantasan Pungli

Namun setelah 20 hari di RSJ Sambang Lihum, ia dinyatakan sembuh.

Menurutnya, ibu kandung Noval sudah meninggal, sementara ayahnya berada di Banjarmasin dan saudara-saudaranya juga masih kecil-kecil. “Noval bahkan pernah mencoba mau gantung diri, tapi dicegah sama warga. Kalau bikin resah warga sudah sangat sering,” kata Bagus.

Sementara itu Kapolsek Tambang Ulang Iptu Sarwani Pasha,SH mengatakan, pihaknya memang sering mendapat laporan kalau Noval kambuh dan mengamuk di sekitar wilayah Kecamatan Tambang Ulang.

“Dalam mengantar Noval ke RSJ Sambang Lihum pernah dilakukan bersama aparat desa setempat, keluarganya dan dari Polsek mendampingi, dan bisa di katakana sudah 10 kali lebih Noval ini mengamuk dan kambuh,” papar Kapolsek.

Sarwani Pasha juga menghubungi keluarganya untuk mencari solusi bagi Noval agar tidak selalu membuat resah masyarakat.

Baca Juga: GMNI Banjarmasin Kecam Aksi Pengepungan Asrama Mahasiswa Papua di Jawa Timur

Baca Juga: Izin Klotok Siring Tendean Dicabut, Susur Sungai Pun ‘Haram’  

Reporter: Ahc14
Editor: Syarif

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dorong Baku Mutu Air, Delapan Fraksi DPRD Kalsel Godok Raperda
apahabar.com

Kalsel

Berbagi Rezeki, HARPI Melati kunjungi Panti Asuhan Al Hidayah
apahabar.com

Kalsel

Guru dan Pelajar Terdampak Kebakaran di Sungai Bali Terima Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Ruas Jalan Nasional di Angsana Mulai Dikerjakan, Simak Harapan Warga
apahabar.com

Kalsel

Buku ‘Mimpi yang Sempurna’, Kisah Pasutri Punya Anak Lewat Bayi Tabung
apahabar.com

Kalsel

86 Pejabat di Balangan Dilantik, Camat Diwajibkan Tinggali Rumah Dinas
apahabar.com

Kalsel

Pasca Pilpres, Calon Pemimpin yang Bertarung di Pilkada 2020 Diharap Tak Memantik Konflik di Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Masuk Embarkasi, CJH Kloter Pertama Uji Kesehatan Tahap Ketiga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com