Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel

Puluhan Hektar Lahan di Kabupaten Banjar Terbakar, Kepala BPBD Sempat Terkecoh

- Apahabar.com Sabtu, 10 Agustus 2019 - 09:08 WIB

Puluhan Hektar Lahan di Kabupaten Banjar Terbakar, Kepala BPBD Sempat Terkecoh

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, MARTAPURA – Sejak Juli hingga pertengahan Agustus ini kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Banjar sudah mencapai puluhan hektar. Namun, kebanyakan dari kasus itu kebakaran semak belukar dan juga rumput.

Mahfum, kebanyakan luasan lahan Banjar di dominasi lahan perkebunan dan pertanian, serta tanah kosong yang ditumbuhi semak belukar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Irwan Kumar mengungkapkan, luas area kebakaran yang sudah mencapai 85-90 hektar itu.

Meski demikian, kata Irwan, jumlah luasan lahan ini masih sedikit di bandingkan tahun lalu.

“Yang kita minta ke masyarakat janganlah membakar hutan untuk membuka lahan. Kemudian yang sudah panen, jangan membakar jeraminya,” ungkap Irwan.

Sebaliknya, lanjut Irwan, jika jerami bisa diolah, maka dibikin lah jadi lebih bermanfaat dengan para PPL kelompok tani untuk diberikan pestisida, agar menjadi pupuk.

Irwan menyebutkan kebakaran lahan banyak terjadi di Lingkar Selatan, Kecamatan Martapura Barat, Sungai Tabuk, dan Kecamatan Martapura kota.

“Namun setiap ada kejadian tim kami selalu sigap untuk menangani,” ucapnya.

Sebagai antisipasi, Irwan menyampaikan pihaknya sudah membuat pos di 3 titik yang dianggap rawan. Di antaranya, Pos Lingkar Selatan meliputi Aluh-aluh, Tatah Makmur, Beruntung Baru, Gambut. Kemudian Pos Sungai Tabuk dan Martapura Barat.

apahabar.com

Kepala BPBD Kabupaten Banjar, Irwan Kumar. Foto-apahabar.com/AHC 15.

“Mereka setiap hari melakukan patroli gabungan dengan instansi terkait dari pihak Koramil dan Polsek juga untuk memadamkan api,” terangnya.

Terkait dengan warga yang sengaja membakar lahannya, pihaknya sudah sosialisasikan mengenai sanksi pidana yang mengadang.

“Sudah kami sampaikan kepada masyarakat agar jangan membakar lahan dan hutan, karena sanksinya sudah jelas. Bahkan, penjara,” tegasnya.

Irwan mengingatkan, masyarakat yang ingin membakar sampah agar tidak terlalu banyak. Karena akan dapat mengganggu satelit dan mengakibatkan aplikasi penunjukan titik api cepat mendeteksi.

Data satelit itu kemudian mengirimkan laporan ke BMKG dan muncullah hasilnya lewat aplikasi. Sehingga, jadi lah tempat warga itu dianggap titik api.

“Bahkan beberapa kali sudah kita mengalami hal yang sama, saat kita melihat di aplikasi ada titik api, maka kita langsung menelusuri. Dan ternyata hanya masyarakat membakar ban mobil atau motor. Kasihan kan teman-teman kita yang jauh-jauh mendatangi ke TKP,” sesal Irwan.

Pihaknya, tegas Irwan tidak main-main terkait dengan Karhutla. Bahkan siap menurunkan Helikopter apabila titik api tidak bisa dijangkau oleh anggotanya bekerjasama dengan Pemprov Kalsel.

Kabupaten Banjar sendiri termasuk dalam daerah rawan Karhutla. Data BMKG memantau beberapa titik api di sana.

“Waspada potensi terjadinya kebakaran lahan/hutan di wilayah Kab. Banjar, Hulu Sungai Selatan, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Tapin, Banjarbaru, dan sekitarnya,” demikian peringatan dini BMKG di laman resminya, Sabtu (10/8).

Baca Juga: Dandim 1022 Tanah Bumbu : Karhutla Terjadi Karena Faktor Manusia

Baca Juga: DPRD Batola Cegah Karhutla Lewat Perda Terakhir

Reporter: AHC 15
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Detik-Detik Pelaku Pembunuhan Istri Muda Pembakal di HST Menyerahkan Diri, Polisi Tetapkan Tersangka
apahabar.com

Kalsel

Alumni Akpol 91 Polda Kalsel Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Warga
apahabar.com

Kalsel

Di Kediaman Desmond, Habib Ahmad Al-Habsyi Ajak Warga Bertasbih
apahabar.com

Kalsel

Sampah Pasca-Haul Diprediksi Sampai 700 Ton
apahabar.com

Kalsel

Reses Tahunan, Cuncung Sebar Ratusan Paket Sembako di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Ramai-Ramai Kawal Putusan MA: Meratus Harus Bebas dari Tambang
apahabar.com

Kalsel

Polsek Tanjung Kota Imbau Goweser Lengkapi Lampu Ketika Beraktivitas Malam
apahabar.com

Kalsel

Tragedi Sungai Andai: Luka Sayatan di Lengan Ibu Picu Pembunuhan Ayah Tiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com