Usai Beasiswa 1000 Doktor, SHM Bakal Cetak Ribuan Sarjana Baru di Tanah Bumbu Sederet Prestasi Niha, Hafizah Cilik Kotabaru dari MTQ Tingkat Kabupaten hingga Provinsi Polisi Anulir Pernyataan Status Tersangka Dua Mahasiswa Kalsel 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Paula Verhoeven Hamil, Kiano Bakal Punya Adik, Baim Wong Ingin Mak Beti Ucapkan Selamat ke Sang Istri

Respon Bupati Sukamta Soal Temuan Tambang Ilegal di Tala

- Apahabar.com Selasa, 6 Agustus 2019 - 16:03 WIB

Respon Bupati Sukamta Soal Temuan Tambang Ilegal di Tala

Tim gabungan dari KPK dan Dinas ESDM Kalsel melakukan tinjauan ke lokasi perkebunan sawit yang ditemukan illegal mining di Kabupaten Tanah Laut, Kalsel, Rabu siang. Foto-Antara

apahabar.com, PELAIHARI – Bupati H Sukamta akhirnya angkat bicara terkait temuan pertambangan tanpa izin (Peti) di Kabupaten Tanah Laut.

Tim gabungan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel tengah pekan kemarin menemukan tiga titik tambang ilegal, salah satunya di perkebunan lepasan PT Jorong Barutama Gestone (JBG).

Sukamta memandang dilematis temuan Peti di konsensi PT JBG. Pasalnya kewenangan pertambangan kini bukan lagi di tangan pemerintah kabupaten.

Undang-Undang 23/2014 tentang Pemerintah Daerah berlaku mulai Oktober 2016. Seiring hal tersebut, pemerintah provinsi mengambil-alih Izin Usaha Pertambangan (IUP) dari tangan pemerintah kabupaten.

“Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Karena tidak ada kewenangan sedikit pun pada kami,” ucap Sukamta, kepada apahabar.com di Pelaihari, Selasa (06/08).

Sebaliknya jika itu memang dilakukan tanpa izin atau ilegal, Sukamta mendorong aparat berani menindak.

Kewenangan perizinan tambang yang berada di Pemerintah Provinsi Kalsel sekarang, Sukamta tak berani melewati batasan tersebut.

Sekalipun demikian Sukamta merasa perpindahan kewenangan pengelolaan tambang menyisakan pekerjaan rumah, salah satunya lingkungan hidup.

Sukamta tak menampik Jika Peti itu bisa berdampak pada lingkungan hidup sekitar. Ia sangat berharap Pemprov Kalsel segera mengambil langkah tegas.

Pemkab Tanah Laut lanjut dia, tidak memiliki ‘alat’ untuk mengambil tindakan tersebut, seperti peraturan perundang-undangan.

“Ketika itu ilegal penegakan hukum ada pada aparat. Kemudian pengawasan juga dari Provinsi Kalsel,” jelas dia.

Selain aspek lingkungan, Sukamta akui keluhan dan aduan kerap datang dari masyarakat.

“Keluhan masyarakat memang ada. Terutama pada galian C, tanah, tambang ilegal,” jelas dia.

“Cuma kami bisa apa Tidak ada kewenangan sama sekali. Hanya bisa melaporkan ke pemerintah provinsi,” ucap Sukamta lagi.

Kepada para penambang, Sukamta menegaskan jangan sampai aktivitas pengerukan isi perut bumi Tala malah membuat masyarakat jadi korban.

“Pelaku tambang perlu mencarikan solusi melalui camat untuk mengomunikasikan agar usahanya tidak merugikan rakyat,” ujar Sukamta mengakhiri.

Sebelumnya, menggandeng KPK, Dinas ESDM menemukan tiga titik lokasi tambang ilegal. Peninjauan pun dilakukan, Rabu (31/07) kemarin.

Lokasi Peti pertama berada di area konsesi Hak Guna Usaha (HGU) kelapa sawit milik PT. Sinar Surya Jorong.

Penambangan ilegal itu, kata Kabid Minerba Dinas ESDM Kalsel, Gunawan, milik PT Dwi Guna Laksana (DGL). PT. DGL disebutkan belum membuat Rencana Kerja Anggaran Biaya (RKAB).

Yang Kedua pertambangan ilegal di area Relenguish atau penciutan PKP2B milik PT. JBG.

“Dan ketiga juga ada operasi pertambangan ilegal di area konsesi dalam PT. Basmo Indo Mandiri,” ujar Gunawan.

Adapun temuan tadi berdasarkan laporan dari perusahaan perkebunan kelapa sawit milik PT. Sinar Surya Jorong terhadap PT. DGL.

Kantor Perwakilan Ombudsman Kalsel mencium adanya aroma kongkalikong antara pihak perusahaan dengan oknum pelaku Peti.

Sedangkan aparat kepolisian bergerak cepat usai menerima laporan ESDM mengamankan area operasi Peti.

Baca Juga: Bak Lagu Lama, Temuan Tambang Ilegal di Tala

Baca Juga: Temuan Tambang Ilegal di Tala, PT JBG Angkat Bicara

Reporter: Ahc14
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Perwali Hambat Pemerataan PPDB Sejumlah Sekolah di Banjarmasin, Benarkah?
apahabar.com

Kalsel

5 Kapolres di Kalsel Berganti, 2 Dapat Promosi
apahabar.com

Kalsel

Ada Tujuh Kasus Korupsi Mandek di Kejati Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Musim Hujan, Kuranji Siaga Banjir dan Penyakit
apahabar.com

Kalsel

MUI HST Evaluasi Imbauan Beribadah di Tengah Mewabahnya Corona
apahabar.com

Kalsel

BMKG-Basarnas Tandatangani Kerjasama
apahabar.com

Kalsel

Siang Hari, BMKG Prakirakan Kalsel Hujan Lokal
apahabar.com

Kalsel

Videonya Viral di Medsos, Waria Banjarmasin Kena Pecat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com