Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap Nasib Terkini 505 Warga Korban Kebakaran di Patramarga Kotabaru Hari Ini, 30 Warga Balangan Dominasi Kasus Positif Covid-19 di Kalsel [FOTO] Penampakan Ratusan Rumah yang Terbakar di Patmaraga Kotabaru Kena PHP, Buruh Tebar Ancaman ke Wakil Rakyat Kalsel di Senayan

Ribuan Pemilik SIM dan STNK di Banjarmasin Belum Selesaikan Administrasi Tilang

- Apahabar.com Jumat, 2 Agustus 2019 - 05:30 WIB

Ribuan Pemilik SIM dan STNK di Banjarmasin Belum Selesaikan Administrasi Tilang

Ilustrasi SIM dan STNK. Foto - Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Ribuan SIM dan STNK tertimbun di gudang penyimpanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Banjarmasin. SIM dan STNK tersebut adalah barang bukti tilang pengendara lalu lintas yang belum diambil oleh pemiliknya.

“Barang bukti tertumpuk, karena belum diambil dan beberapa karena adminstrasi yang belum selesai,” kata Kajari Banjarmasin, Taufik Satia Diputra melalui Plh Kasipidum Kejari Banjarmasin, Rizki Purbo Nugroho, Kamis (01/08).

Melihat data mulai dari Januari 2019, kata dia, pihaknya telah menyelesaikan sebanyak 7.661 perkara pelanggaran lalu lintas. Namun, baru sebanyak 4.815 pelanggar yang telah menyelesaikan adminstrasi dan mengambil SIM ataupun STNK miliknya.

Dari itu, dapat diketahui bahwa lebih dari sepertiga pengendara yang melakukan pelanggaran belum menyelesaikan kewajibannya.

Padahal, lanjutnya, pembayaran denda saat ini sudah terbilang mudah, bisa lewat bank ataupun aplikasi online lainnya. Selain itu, tidak terselesaikannya administrasi tersebut juga berpengaruh terhadap jumlah setoran yang harus disetorkan oleh Kejari Banjarmasin.

Jika seharusnya setoran ke negara dari denda tilang ditambah biaya perkara berjumlah Rp 772.911.000, saat ini pihaknya hanya mampu menyetorkan sebanyak Rp 317.960.000.

Maka dari itu, dirinya mengimbau kepada yang merasa belum menyelesaikan administrasi tilang, agar segera menuntaskan kewajibannya.

Karena, menurutnya, hal itu juga berpengaruh terhadap urusan-urusan pelanggar ke depannya seperti, susah saat mau memperpanjang surat-menyurat dan lain-lain. “Kalau terjaring razia kembali nanti malah tambah repot,” pungkasnya.

Baca Juga: Kisruh Calon Haji Travellindo Banjarmasin, Intip Reaksi YLK Kalsel

Baca Juga: 125 Ribu Warga Tanah Bumbu Belum Miliki Jaminan Kesehatan Nasional

Reporter: Riyad Dafhi R
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

5 Terduga Teroris Ditangkap, MUI: Kalsel Bukan Zona Aman
apahabar.com

Kalsel

Kesal Kena Razia, Sopir Ini Protes, Minta Dibikinkan Pintu Gerbang Tinggi 2,5 Meter
apahabar.com

Kalsel

Geger, Warga Pantai Oka Oka Kotabaru Temukan Mayat
apahabar.com

Kalsel

Rasakan Layanan FKTP, Lista Ungkapkan Keutamaan Jadi Peserta JKN-KIS
apahabar.com

Kalsel

BPK RI ke Rumah Dinas Bupati Banjar, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Diciduk di Pembatuan, PSK Ngaku Sekali ‘Sodok’ Rp 200 Ribu
apahabar.com

Kalsel

Pesawat Lebih Besar, Kloter Haji Kalsel Berkurang
apahabar.com

Kalsel

Paving Block Taman Kamboja Rusak, Isnaini Salahkan DLH  
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com