Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan Live Mola TV! MU vs Chelsea di Liga Inggris, Prediksi Skor, Line up dan Link Streaming Siaran Langsung

Saat Berkurban, Utamakan Golongan Ini yang Menerimanya

- Apahabar.com Kamis, 1 Agustus 2019 - 16:43 WIB

Saat Berkurban, Utamakan Golongan Ini yang Menerimanya

Ilustrasi. Foto-Istimewa

apahabar.com, KANDANGAN – Masyarakat muslim di Hulu Sungai Selatan (HSS) memiliki panduan mengenai ibadah kurban sesuai yang diperintahkan agama. Tujuannya, untuk memudahkan warga dalam menjalankannya.

Panduan ini dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) HSS. Melalui surat edaran dari Ketua Bidang Fatwa HM Zaki Mubarak Lc dan Ketua Komisi Fatwa H Abdul Wahid, dan diketahui Ketua MUI HSS KH M Riduan Baseri tertanggal 29 Juli 2019.

Baca Juga: Dusun di Haratai Loksado Bakal Dialiri Listrik

Dalam edaran itu, MUI ingin memberikan pemaparan terkait berbagai hal pelaksanaan kurban. Panduan tersebut, berisi penjelasan kriteria hewan kurban, kondisi hewan yang tidak sah dijadikan kurban.

Disamping itu, ada ketentuan jumlah orang yang berkurban, kemudian waktu berkurban, porsi pembagian daging kurban, hingga syarat pemotongan hewan kurbannya.

Adapun kriteria hewan kurban, jika domba usianya harus mencapai minimal satu tahun lebih atau sudah berganti giginya (al-jadza).

Sedangkan kambing kacang (maa’z) harus mencapai usia minimal dua tahun lebih. Untuk kerbau dan sapi mencapai usia minimal dua tahun lebih. “Hewan-hewan tersebut harus dalam kondisi sehat,” kata H Zaki Mubarak.

Mengenai kondisi hewan kurban yang tidak sah dijadikan kurban juga disebutkan. Yakni dari ciri fisik jelas dalam kondisi sakit, matanya jelas buta, kaki pincang serta badannya kurus tak berlemak.

Sedangkan ketentuan jumlah orang yang berkurban, seekor kambing atau domba untuk satu orang, dan satu ekor sapi atau kerbau bisa untuk tujuh orang.

Pelaksanaan waktu pemotongan, dimulai setelah matahari setinggi tombak atau seusai salat Idul Adha 10 zulhijah, sampai terbenam matahari tanggal 13 zulhijah.

MUI HSS juga merincikan pembagian daging kurban, yang bisa dibagi menjadi tiga bagian, namun tak mesti harus sama rata.

Ketiga bagian tersebut, pertama golongan fakir miskin, kedua untuk dihadiahkan, dan ketiga untuk yang berkurban serta keluarga, dengan porsi secukupnya.

Dengan catatan, porsi untuk dihadiahkan dan dikonsumsi sendiri sunah tidak lebih dari sepertiga daging kurban.

“Meski demikian memperbanyak pemberian kepada fakir miskin lebih diutamakan,” jelas Zaki Mubarak dan Ketua Komisi Fatwa H Abdul Wahid.

Baca Juga: Peringatan Harjad Kalsel, HSS Tuan Rumah ‘Gubernur Menyapa’  

Reporter: Simah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

HSS

HSS Masuk Nominasi KLA Tingkat Nasional
apahabar.com

HSS

Peringatan Hari Santri Nasional di HSS Berlangsung Meriah
apahabar.com

HSS

Gagal Duduk Kembali, Anggota DPRD 2014 – 2019 HSS Bakal Dapat Uang Jasa Pengabdian
apahabar.com

HSS

Pemkab HSS Sampaikan Raperda APBD 2020
apahabar.com

HSS

Tak Mau Gagap Teknologi, Pemkab HSS Minta Aparatur Desa Paham GPS
apahabar.com

HSS

Peringati Harjad Provinsi Kalsel di Kandangan Diwarnai Penandatanganan MoU
apahabar.com

HSS

8 Calon Pemandu Haji HSS Diseleksi
apahabar.com

HSS

Achmad Fikry Lantik 19 Pejabat HSS, 5 Promosi Jadi Pimpinan Tinggi Pratama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com