Sasar Mahasiswi Tanah Bumbu, Gembong Jambret Banjarmasin Bertekuk Lutut Banjarmasin Timur Tegang, Remaja Bersajam Kejar-kejaran di Kafe Arwana 2 Mahasiswa Tersangka, Rektor ULM Pasang Badan, Ada Dugaan Miskomunikasi di Kepolisian Sungai Hantakan Meluap, 12 Pondok di Pulau Mas HST Larut Terbawa Arus Libur Panjang di Marabahan, Kelotok Susur Sungai Barito Dibikin Kewalahan

Sering Lupa? Ini Cara Mudah Meningkatkan Daya Ingat

- Apahabar.com Senin, 5 Agustus 2019 - 05:45 WIB

Sering Lupa? Ini Cara Mudah Meningkatkan Daya Ingat

Ilustrasi. Foto- shutterstock.com

apahabar.com, JAKARTA – Anda yang pelupa, bisa mencontek tips untuk meningkatkan memori atau daya ingat anda dari juara lomba mengingat senior Australia. Ia justru menggunakan budaya kuno dari seluruh dunia untuk mempertahankan ingatannya.

Penulis dan akademisi Lynne Kelly, yang memenangi lebih dari 60 kategori di Kejuaraan Memori Australia pada tahun 2017 dan 2018, mengatakan ia adalah bukti nyata bahwa daya ingat bisa ditingkatkan.

“Saya memiliki ingatan yang benar-benar buruk,” kata Dr Kelly, yang tinggal di Castlemaine, negara bagian Victoria, Australia.

Setelah berjuang untuk belajar bahasa di sekolah, ia kaget bahwa sebagai orang dewasa ia bisa belajar dan mempertahankan kemampuan bahasa Prancis dan Mandarin.

“Saya tahu semua teknik ini dan siap digunakan kapanpun,” kata Dr. Kelly seperti dikutip dari ABC Indonesia, Sabtu (3/8/2019).

Ia mengatakan permainan seperti Sudoku hanya meningkatkan kemampuan orang untuk bermain Sudoku dan menjadi sangat berulang.

“Kenapa tidak menghafal sesuatu yang bermanfaat?” kata Dr Kelly.

Sebaliknya ia terpesona oleh kemampuan budaya kuno untuk menyimpan sejumlah besar informasi tentang tumbuhan dan hewan menggunakan metode memori.

Dalam bukunya Memory Craft, Dr Kelly mengeksplorasi berbagai teknik termasuk menggunakan lanskap dan perangkat fisik genggam untuk membantu menghafal informasi.

“Pada dasarnya Anda mengingat lokasi demi lokasi fisik dan mengaitkan informasi dengan hal itu,” kata Dr. Kelly.

“Otak anda akan mengaitkan lokasi fisik dengan informasi tersebut -itu disebut snapshot temporal (potret sementara).”

Miniatur Istana Memori

Ketika Dr Kelly pertama kali menemukan perangkat memori yang terbuat dari kayu dengan manik-manik, kerang, batu, dan benda-benda lain yang dipaku dengan hati-hati, ia pikir itu adalah “sampah” – sampai ia membuatnya sendiri.

Perangkat kayu portabel atau Lukasa ini berperan sebagai lanskap miniatur atau ‘istana memori’ dengan masing-masing manik bertindak sebagai lokasi di lanskap tersebut.

“Setiap manik terkait dengan sebuah cerita yang mengkodekan lebih banyak informasi, kemudian semakin banyak pengetahuan yang kompleks dibangun di atasnya,” kata Dr. Kelly.

“Otak anda akan melihat sesuatu untuk menautkan manik ke informasi yang anda kodekan.”

Setelah digunakan oleh masyarakat Luba dari Republik Demokratik Kongo (DRC), perangkat itu berisi informasi historis termasuk urutan upacara yang digunakan dalam menyanyi, menari dan menampilkan tradisi.

“Saya mulai mengkodekan panduan lapangan dari sekitar 400 burung asal Victoria, dan mengejutkan saya betapa efektifnya metode itu,” kata Dr. Kelly.

Penemuan awal ini membuatnya belajar tentang banyak perangkat daya ingat serupa di seluruh budaya lokal lainnya.

Peneliti dan pengajar bernama Alice Steel menjalankan sejumlah lokakarya berdasarkan ide-ide Dr Kelly.

Wakil direktur The Orality Center, sebuah organisasi yang meneliti sistem memori, ini terinspirasi setelah membaca Memory Craft.

Salah satu harta paling berharga yang dimilikinya adalah ‘hitungan musim dingin’ pribadi yang menceritakan kisah 37 tahun hidupnya.

Ini didasarkan pada praktik orang-orang Amerika asli, Sioux, yang melukis piktogram signifikan yang mewakili setiap tahun kehidupan mereka untuk membantu dalam menceritakan sejarah suku mereka.

Simbol utama dalam ‘hitungan musim dingin’ Steel adalah kelahirannya sendiri. Dalam spiral searah jarum jam, ia telah menambahkan memori paling signifikan dari setiap tahun dalam hidupnya, dengan kenangan masa kecil yang diambil dari ibunya.

“Semua orang yang terhubung dengan saya dan terkait, anggota keluarga saya, teman-teman saya, masuk ke dalamnya karena mereka semua adalah bagian dari ingatan saya,” kata Steel.

Kelahiran, kematian, dan perjalanan secara halus digambarkan dalam simbol-simbol yang berputar searah jarum jam. Warna merah menunjukkan kejadian tiap lima tahun.

“Sungguh menakjubkan memiliki seluruh hidup saya dikodekan ke satu objek kecil yang menyimpan semua kenangan berharga saya,” kata Steel.

“Setiap simbol sangat penting bagi saya, dan seiring berlalunya waktu, setiap musim dingin saya berharap bisa memakai yang baru.

“Ini akan membantu saya menceritakan kisah saya ke anak-anak saya.”

Baca Juga: Sistem Transportasi Publik Pintar Masa Depan Sedang Diuji

Baca Juga: Muslimah yang Ingin Berbisnis Wajib Serius dan Fokus

Baca Juga: Cara Kenali Penyakit Hepatitis B

Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Gaya

Mengenal Khasiat Jengkol, Makanan Khas Banjar Bercampur Lalaan
apahabar.com

Gaya

Tanggal Kedaluwarsa Pada Makanan Belum Tentu Tak Layak, Ini Penjelasannya
apahabar.com

Gaya

Pintu Kulkas Ternyata Bukan Tempat Terbaik Menyimpan Telur, Ini Alasannya
apahabar.com

Gaya

10 Manfaat Minum Madu Sebelum Tidur
apahabar.com

Gaya

Pakar Siber: Waspada Privasi dan Keamanan Saat Pakai VPN
apahabar.com

Gaya

Tips Bagi Memelihara Ikan Koi Hingga Menguntungkan
apahabar.com

Gaya

Sony Luncurkan Kamera Saku untuk Penggemar Videografi
apahabar.com

Gaya

Minuman Ini Bisa Sebagai Pengganti Kopi di Pagi Hari
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com