Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Setubuhi Anak Tiri, Ayah Bejat di Muara Teweh Dituntut 15 Tahun Penjara

- Apahabar.com Rabu, 28 Agustus 2019 - 19:40 WIB

Setubuhi Anak Tiri, Ayah Bejat di Muara Teweh Dituntut 15 Tahun Penjara

Ilustrasi. Foto - Net

apahabar.com, MUARA TEWEH – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, akhirnya memberikan tuntutan 15 tahun penjara kepada terdakwa YE (31) atas ulah bejatnya mencabuli anak tirinya.

Tuntutan hukuman maksimal kepada YE dibacakan JPU dalam sidang tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Muara Teweh, Rabu (28/08).

Menurut Teguh Iskandar selaku JPU pengganti, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum telah melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan, yakni memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya secara berlanjut sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan primer melanggar Pasal 81 ayat (3) jo Pasal 76D UU Nomor 35/2014.

Penasihat hukum terdakwa Herman Subagyo, usai sidang menerangkan kepada apahabar.com, sidang perkara kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur itu di pimpin oleh hakim Teguh Indasto. Selaku penasehat hukum terdakwa dia mengatakan akan mengajukan pembelaan atau pledoi atas tuntutan JPU terhadap terdakwa YE.

“Atas tuntutan JPU tersebut, kami akan melakukan pledoi pada sidang yang akan datang, pada Rabu (4/09) depan,” kata Herman Subagyo, Rabu (28/8) di Pengadilan Negeri Muara Teweh.

Diterangkan Herman,  JPU pengganti Teguh Iskandar dalam tuntutannya meminta hakim menghukum terdakwa YE dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda sebesar Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan dengan dikurangkan seluruhnya dari masa tahanan yang telah dijalani terdakwa. Serta membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 5 ribu.

Diketahui, YE ditangkap polisi pada Minggu, 16 Juni 2019 lalu di Pelabuhan Pasar Pendopo, Muara Teweh sekitar pukul 13.30 WIB. Ia beberapa kali mencabuli anak tirinya yang berusia di bawah umur. Sebelum beraksi, YE mengancam korban dengan cara kekerasan.

Baca Juga: Dari Sidang Jembatan Mandastana, PPTK Terindikasi Lalai

Baca Juga: Kantongi Sabu, Petugas Keamanan Hotel di Banjarmasin Dibekuk Polisi

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Korban Pencabulan di Bakumpai Mengalami Trauma
apahabar.com

Hukum

Sidang Eksepsi Ratna Sarumpaet Dijaga Ketat Kepolisian

Hukum

John Lee CS Beraksi, 2 Budak Sabu di HST Diringkus
apahabar.com

Hukum

Tragis, CEO Ojek Online Gokada Tewas Dimutalisi Pakai Gergaji
apahabar.com

Hukum

Tilep Rp 70 Juta, Kasir di Martapura Nyambi Jualan Baju
apahabar.com

Hukum

Ops Patuh Intan di Banjarmasin, Sudah Ribuan Pengendara Terjaring
apahabar.com

Hukum

Dipesan Tahanan Lapas Amuntai, Penyelundupan Sabu dalam Bra Digagalkan
apahabar.com

Hukum

Dimentahkan Bawaslu, Laporan Buruh di Banjarmasin Ditangani Kepolisian
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com