Mulai Esok, RS Idaman Banjarbaru Kembali Terima Pasien Baru PPKM Level IV: Banjarmasin Jauh Lebih Boros Ketimbang Banjarbaru Ssttt.. Satu Pembunuh Perawat RSDI Banjarbaru Lolos Penyergapan di Jawa Laut Cerita Relawan Banjar: Pahitnya Daun Sungkai Bisa Menyembuhkan Bantu Pasien Isoman, Menteri Muhadjir Pantau Asman Toga di Banjarmasin Utara

Setubuhi Anak Tiri, Ayah Bejat di Muara Teweh Dituntut 15 Tahun Penjara

- Apahabar.com     Rabu, 28 Agustus 2019 - 19:40 WITA

Setubuhi Anak Tiri, Ayah Bejat di Muara Teweh Dituntut 15 Tahun Penjara

Ilustrasi. Foto - Net

apahabar.com, MUARA TEWEH – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, akhirnya memberikan tuntutan 15 tahun penjara kepada terdakwa YE (31) atas ulah bejatnya mencabuli anak tirinya.

Tuntutan hukuman maksimal kepada YE dibacakan JPU dalam sidang tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Muara Teweh, Rabu (28/08).

Menurut Teguh Iskandar selaku JPU pengganti, terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum telah melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan, yakni memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya secara berlanjut sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan primer melanggar Pasal 81 ayat (3) jo Pasal 76D UU Nomor 35/2014.

Penasihat hukum terdakwa Herman Subagyo, usai sidang menerangkan kepada apahabar.com, sidang perkara kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur itu di pimpin oleh hakim Teguh Indasto. Selaku penasehat hukum terdakwa dia mengatakan akan mengajukan pembelaan atau pledoi atas tuntutan JPU terhadap terdakwa YE.

“Atas tuntutan JPU tersebut, kami akan melakukan pledoi pada sidang yang akan datang, pada Rabu (4/09) depan,” kata Herman Subagyo, Rabu (28/8) di Pengadilan Negeri Muara Teweh.

Diterangkan Herman,  JPU pengganti Teguh Iskandar dalam tuntutannya meminta hakim menghukum terdakwa YE dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda sebesar Rp 100 juta subsider tiga bulan kurungan dengan dikurangkan seluruhnya dari masa tahanan yang telah dijalani terdakwa. Serta membebankan biaya perkara kepada terdakwa sebesar Rp 5 ribu.

Diketahui, YE ditangkap polisi pada Minggu, 16 Juni 2019 lalu di Pelabuhan Pasar Pendopo, Muara Teweh sekitar pukul 13.30 WIB. Ia beberapa kali mencabuli anak tirinya yang berusia di bawah umur. Sebelum beraksi, YE mengancam korban dengan cara kekerasan.

Baca Juga: Dari Sidang Jembatan Mandastana, PPTK Terindikasi Lalai

Baca Juga: Kantongi Sabu, Petugas Keamanan Hotel di Banjarmasin Dibekuk Polisi

Reporter: Ahc17
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Bawa Kabur Motor Teman, Seorang Pria di Banjarmasin Dibekuk Polisi
Kejari HST

HST

Selama 2021, Kejari HST Eksekusi Puluhan Terpidana Narkoba hingga Tipikor
apahabar.com

Hukum

Gerebek Apartemen, Diduga Ada Praktik Prostitusi
apahabar.com

Hukum

Dana Trainer Dibelikan Sepeda, ISSI Banjarmasin Kembalikan Duit ke Polisi
apahabar.com

Hukum

Tunggu Pembeli, Dua Pengedar Sabu di Banjarmasin Tengah Dibekuk
apahabar.com

Hukum

Miliki Sabu, Penjual Parfum di Kelayan Ditangkap Polisi
apahabar.com

Hukum

Novel: Terdapat Konflik Kepentingan Soal Laporan Ombudsman
Bawa Sabu, Pria Teluk Dalam Apes di Jafri Zam-Zam

Hukum

Bawa Sabu, Pria Teluk Dalam Apes di Jafri Zam-Zam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com