Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Siswa Tak Bisa Mengaji, SMP 3 Tamban Bikin TPA Sendiri

- Apahabar.com Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:24 WIB

Siswa Tak Bisa Mengaji, SMP 3 Tamban Bikin TPA Sendiri

Siswa Taman Pendidikan Alquran (TPA) yang meminjam musala milik SMPN 3 Tamban. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Diawali dari rasa prihatin terhadap siswa yang belum bisa mengaji, SMPN 3 Tamban di Desa Tinggiran 2 Luar, Kecamatan Tamban, berinisiatif membuka sendiri Taman Pendidikan Alquran (TPA).

TPA tersebut tak menggunakan bangunan tersendiri, melainkan memakai musala di lingkungan SMP. Aktivitas di TPA pun tidak mengganggu jam pelajaran, karena dilakukan selepas salat asar.

“Ide awal pembuatan TPA ini didasari fakta bahwa masih banyak siswa baru SMPN 3 Tamban yang belum bisa membaca Alquran,” jelas Kepala Sekolah SMPN 3 Tamban, Wawan Setiawan, Jumat (23/08).

Sedianya sudah berdiri TPA di Desa Tinggiran 2 Luar. Namun jarak TPA tersebut cukup jauh dijangkau penduduk yang menetap di dekat SMPN 3 Tamban.

“Juga akibat keterbatasan bilik, TPA tersebut sudah kelebihan peserta didik. Akhirnya salah seorang warga bernama Jamiah menyampaikan ide meminjam musala milik SMP untuk dijadikan TPA,” papar Wawan.

Dibuka dalam dua minggu terakhir, TPA SMPN 3 Tamban sudah memiliki puluhan anak didik yang kesemuanya merupakan siswa SD dari lingkungan sekitar.

“Tentu saja kami menyanggupi ide tersebut. Artinya ketika mereka kelak lulus SD dan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, kami memiliki calon siswa yang sudah bisa membaca Alquran,” beber Wawan.

Tak hanya memberikan ide, Jamiah sendiri lantas ditunjuk sebagai pengelola proyek masa depan itu, sekaligus menjadi salah seorang pengajar.

“Pelajaran berlangsung setiap Senin hingga Sabtu. Pengajaran juga dibantu Raudah yang merupakan siswi kelas VIII SMPN 3 Tamban,” jelas Wawan.

“Agar TPA ini berkelanjutan dan mendapat pengakuan resmi, kami sedang meminta izin kepada pihak terkait,” tandasnya.

Baca Juga: Ratusan Santri TKA/TPA Ikuti Wisuda di Masjid Agung Taqwa Kandangan

Baca Juga:  Iptu Sumarna Sempatkan Diri Ajari Anak-anak Mengaji

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

“Renungan Perihal Musik”, antara Apresiasi dan Kritik
apahabar.com

Kalsel

Sah! Keluarga Pastikan Jasad Mengapung di Paser Nelayan Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Resmi, PSBB di Banjarmasin Diperpanjang Lagi
apahabar.com

Kalsel

Kotabaru Masuk Urutan Pertama Daerah Paling Rawan Bencana di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Kalsel Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

AKP Didik Suhartanto: Berat Hati Tinggalkan Batola
apahabar.com

Kalsel

Usai PSU, Anggota Bawaslu Kalsel Dirawat Intensif
apahabar.com

Kalsel

Program TMMD Kodim 1014 Pangkalan Bun Dinilai Sangat Bermanfaat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com